• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Koperasi Merah Putih, Fondasi Baru Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
20 Oktober 2025
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Penguatan ekonomi desa menjadi kunci dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh. Di tengah tantangan distribusi dan akses pangan, pemerintah menginisiasi pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan dari tingkat akar rumput. Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, gerakan ini lahir dari semangat gotong royong, menempatkan desa sebagai pusat produksi, pengolahan, dan distribusi pangan yang berkeadilan.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, menyebut koperasi desa sebagai simpul baru dalam sistem pangan nasional. Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam memastikan rantai pasok pangan berjalan efisien dan hasil produksi desa terserap dengan baik. “Kemandirian pangan berawal dari desa yang berdaya, koperasi menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengelola produksi, distribusi, dan konsumsi pangan secara mandiri,” ujar Andriko saat menghadiri peletakan batu pertama KopDesKel Merah Putih di Bekasi. (17/10/25)

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia menambahkan, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memperkuat arsitektur pangan nasional dengan memperluas jaringan distribusi hingga tingkat komunitas. Dengan pola pengelolaan kolektif, desa dapat menjaga ketersediaan pangan sekaligus memperkuat posisi ekonomi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat. “Kita membangun sistem pangan yang berakar dari kekuatan masyarakat itu sendiri. Semakin kuat desa, semakin kokoh fondasi kemandirian pangan kita,” ujarnya.

RelatedPosts

Muhadjir Effendy Hormati Putusan MK soal Izin Tambang Ormas, Muhammadiyah Tunggu Tindak Lanjut Pemerintah

Menkop Ferry Dialog dengan 10 Asosiasi Desa, Matangkan Operasional Koperasi Merah Putih

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menjelaskan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan wujud pelaksanaan semangat konstitusi yang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Ia menilai, koperasi menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat yang mendorong pemerataan kesejahteraan di seluruh desa.

Baca Juga  Lapas Garut Ekspor Kanopi Peneduh ke Eropa Diapresiasi Menteri Maman

“Koperasi membuat masyarakat desa tumbuh bersama dalam satu gerakan yang saling menguatkan, hal ini menumbuhkan gotong royong sebagai nilai utama dalam memperkuat ekonomi di tingkat desa,” kata Ferry.

Ferry menyebut, koperasi berperan sebagai penampung hasil produksi masyarakat dan pusat distribusi kebutuhan pokok. Dengan pengelolaan profesional, koperasi diharapkan mampu memperpendek rantai pasok, menciptakan harga yang adil, dan menghadirkan akses ekonomi yang setara bagi seluruh warga desa. “Koperasi membuka jalan agar hasil kerja masyarakat tidak berhenti di lahan dan jadi nilai ekonomi yang berputar di desa,” ujarnya.

Sejak ditetapkan melalui Instruksi Presiden dan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memasuki tahap operasional. Sebanyak 80.000 koperasi desa dan kelurahan akan dikembangkan secara bertahap di seluruh Indonesia. 

“Hari ini kami melakukan peletakan batu pertama pembangunan fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan KopDesKel Merah Putih yang dilakukan serentak di 800 lokasi di seluruh Indonesia, kami memastikan koperasi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ferry.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto juga menyatakan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi langkah konkret untuk memperkuat kedaulatan ekonomi di tingkat desa. Ia menilai, koperasi akan memperluas ruang bagi masyarakat desa untuk mengelola sumber daya secara produktif dan berkelanjutan.

“Desa yang kuat adalah dasar dari kemandirian bangsa. Melalui koperasi, desa dapat menata ekonominya sendiri dan memastikan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Yandri.

Ia mendorong seluruh unsur mulai dari Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kelompok tani, hingga pelaku UMKM untuk terlibat aktif dalam memperkuat kelembagaan koperasi. “KopDes Merah Putih membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka dengan harga yang layak. Distribusi menjadi lebih lancar dan kesejahteraan lebih merata,” katanya.

Baca Juga  Kolaborasi Daerah dan Komunitas Selamatkan Pangan Didorong Badan Pangan Nasional

Yandri juga menambahkan bahwa koperasi akan menjadi pusat ekonomi desa yang menyediakan kebutuhan pokok, seperti pupuk, sembako, dan sarana usaha produktif.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Bapanas Andriko menegaskan kembali, Bapanas berkomitmen memastikan agar koperasi menjadi bagian dari sistem pangan nasional yang berdaya tahan. Melalui mekanisme offtake dan dukungan logistik yang terintegrasi, hasil produksi desa akan terserap lebih baik dan memberi nilai tambah bagi masyarakat. “Kita ingin setiap hasil panen memiliki pasar, setiap produk lokal punya nilai ekonomi, dan setiap desa menjadi bagian dari kekuatan pangan nasional,” ujarnya.

Ia menilai, koperasi juga mendukung arah kebijakan diversifikasi pangan yang sedang didorong oleh Bapanas. Koperasi menjadi wadah untuk mengembangkan sumber pangan lokal seperti sorgum, umbi, jagung, dan hortikultura yang bernilai gizi tinggi serta berdaya saing. “Desa adalah ruang inovasi pangan, kemandirian pangan tumbuh ketika masyarakat mengelola potensinya sendiri secara maksimal,” kata Andriko.

Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan)/Kepala Bapanas (Kabapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berpotensi meraup keuntungan Rp 50 triliun per tahun dari 9 komoditas. Sebab, koperasi tersebut akan memangkas rantai pasok dari produsen sampai konsumen. 

”Ini potensinya sangat besar, dan yang paling penting bagi pangan dan pertanian adalah memutus, memperpendek rantai pasok. Yang dulu 8 lini menjadi 3 lini. Dari petani, koperasi, langsung ke konsumen, artinya apa, petaninya sejahtera, konsumennya tersenyum. Ini kesejahteraan petani naik, kemudian konsumen daya belinya naik yang dulunya beli 1 kilogram bisa lebih karena langsung hanya 3 lini,” terang Amran pada penandatanganan kerja sama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih antara TNI dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (10/10/25).***

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Apresiasi Kejaksaan, Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp13,25 Triliun dari Kasus CPO

Post Selanjutnya

SIAGA 98: Pernyataan KPK kepada Mahfud MD Tidak Aneh, Justru Sesuai Mekanisme Penegakan Hukum

RelatedPosts

Muhadjir Effendy Hormati Putusan MK soal Izin Tambang Ormas, Muhammadiyah Tunggu Tindak Lanjut Pemerintah

18 Juli 2026

Menkop Ferry Dialog dengan 10 Asosiasi Desa, Matangkan Operasional Koperasi Merah Putih

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Wamendes PDT Dukung Gagasan B8C Kaltim Bangun Desa Pertanian Modern, Siap Perkuat Ketahanan Pangan

16 Juli 2026

Kemendag Tangani 1.911 Layanan Konsumen di Semester I 2026, Pengaduan Elektronik hingga Paylater Mendominasi

15 Juli 2026

Tinggalkan Open Dumping, Menteri Jumhur Ajak Daerah Bangun Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkular

13 Juli 2026
Post Selanjutnya

SIAGA 98: Pernyataan KPK kepada Mahfud MD Tidak Aneh, Justru Sesuai Mekanisme Penegakan Hukum

Kemdiktisaintek Serukan Kampus untuk Ciptakan Ruang Aman bagi Sivitas Akademika, Harap Kasus Timothy Tak Terulang

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris, Tegur Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

21 Juli 2026

Ketua AMMI Ali Yusuf : KPK Lebih Netral Tangani Kasus Febrie

21 Juli 2026
Praktisi hukum sekaligus peneliti hukum maritim, Yerikho Manurung,(Istimewa)

Yerikho Manurung Dorong Reformasi Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Berbasis Ekonomi Biru

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Viral Dugaan Razia Potong Rambut Berlebihan di Sekolah Belitung, Siswa Jadi Sorotan, Dinas Pendidikan Diminta Bertindak Tegas

20 Juli 2026
Oplus_131072

Masinton Pasaribu Ajak Keluarga Besar PPTSB Bersinergi Bangun Tapanuli Tengah

20 Juli 2026

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

20 Juli 2026

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

20 Juli 2026

Dikritik PWI, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

20 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com