• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juni 4, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Koperasi Merah Putih, Fondasi Baru Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
20 Oktober 2025
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Penguatan ekonomi desa menjadi kunci dalam membangun sistem pangan nasional yang tangguh. Di tengah tantangan distribusi dan akses pangan, pemerintah menginisiasi pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan dari tingkat akar rumput. Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, gerakan ini lahir dari semangat gotong royong, menempatkan desa sebagai pusat produksi, pengolahan, dan distribusi pangan yang berkeadilan.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, menyebut koperasi desa sebagai simpul baru dalam sistem pangan nasional. Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam memastikan rantai pasok pangan berjalan efisien dan hasil produksi desa terserap dengan baik. “Kemandirian pangan berawal dari desa yang berdaya, koperasi menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengelola produksi, distribusi, dan konsumsi pangan secara mandiri,” ujar Andriko saat menghadiri peletakan batu pertama KopDesKel Merah Putih di Bekasi. (17/10/25)

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia menambahkan, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memperkuat arsitektur pangan nasional dengan memperluas jaringan distribusi hingga tingkat komunitas. Dengan pola pengelolaan kolektif, desa dapat menjaga ketersediaan pangan sekaligus memperkuat posisi ekonomi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat. “Kita membangun sistem pangan yang berakar dari kekuatan masyarakat itu sendiri. Semakin kuat desa, semakin kokoh fondasi kemandirian pangan kita,” ujarnya.

RelatedPosts

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Pemberdayaan di Masyarakat

Kurs Rupiah Tertekan, Founder Kontra Narasi Soroti Impor Migas dan Program Ambisius Pemerintah

Danantara Masuk GoTo, Sandri Rumanama Usul Pembentukan BUMN Transportasi Digital

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menjelaskan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan wujud pelaksanaan semangat konstitusi yang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Ia menilai, koperasi menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat yang mendorong pemerataan kesejahteraan di seluruh desa.

Baca Juga  Rupiah akan Diredenominasi, Rp 1.000 Jadi Rp 1

“Koperasi membuat masyarakat desa tumbuh bersama dalam satu gerakan yang saling menguatkan, hal ini menumbuhkan gotong royong sebagai nilai utama dalam memperkuat ekonomi di tingkat desa,” kata Ferry.

Ferry menyebut, koperasi berperan sebagai penampung hasil produksi masyarakat dan pusat distribusi kebutuhan pokok. Dengan pengelolaan profesional, koperasi diharapkan mampu memperpendek rantai pasok, menciptakan harga yang adil, dan menghadirkan akses ekonomi yang setara bagi seluruh warga desa. “Koperasi membuka jalan agar hasil kerja masyarakat tidak berhenti di lahan dan jadi nilai ekonomi yang berputar di desa,” ujarnya.

Sejak ditetapkan melalui Instruksi Presiden dan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memasuki tahap operasional. Sebanyak 80.000 koperasi desa dan kelurahan akan dikembangkan secara bertahap di seluruh Indonesia. 

“Hari ini kami melakukan peletakan batu pertama pembangunan fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan KopDesKel Merah Putih yang dilakukan serentak di 800 lokasi di seluruh Indonesia, kami memastikan koperasi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ferry.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto juga menyatakan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi langkah konkret untuk memperkuat kedaulatan ekonomi di tingkat desa. Ia menilai, koperasi akan memperluas ruang bagi masyarakat desa untuk mengelola sumber daya secara produktif dan berkelanjutan.

“Desa yang kuat adalah dasar dari kemandirian bangsa. Melalui koperasi, desa dapat menata ekonominya sendiri dan memastikan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Yandri.

Ia mendorong seluruh unsur mulai dari Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kelompok tani, hingga pelaku UMKM untuk terlibat aktif dalam memperkuat kelembagaan koperasi. “KopDes Merah Putih membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha kecil untuk memasarkan produk mereka dengan harga yang layak. Distribusi menjadi lebih lancar dan kesejahteraan lebih merata,” katanya.

Baca Juga  Menkeu Purbaya Sebut Skema Pajak Batu Bara di UU Cipta Kerja Bikin Penerimaan Negara Minus

Yandri juga menambahkan bahwa koperasi akan menjadi pusat ekonomi desa yang menyediakan kebutuhan pokok, seperti pupuk, sembako, dan sarana usaha produktif.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Bapanas Andriko menegaskan kembali, Bapanas berkomitmen memastikan agar koperasi menjadi bagian dari sistem pangan nasional yang berdaya tahan. Melalui mekanisme offtake dan dukungan logistik yang terintegrasi, hasil produksi desa akan terserap lebih baik dan memberi nilai tambah bagi masyarakat. “Kita ingin setiap hasil panen memiliki pasar, setiap produk lokal punya nilai ekonomi, dan setiap desa menjadi bagian dari kekuatan pangan nasional,” ujarnya.

Ia menilai, koperasi juga mendukung arah kebijakan diversifikasi pangan yang sedang didorong oleh Bapanas. Koperasi menjadi wadah untuk mengembangkan sumber pangan lokal seperti sorgum, umbi, jagung, dan hortikultura yang bernilai gizi tinggi serta berdaya saing. “Desa adalah ruang inovasi pangan, kemandirian pangan tumbuh ketika masyarakat mengelola potensinya sendiri secara maksimal,” kata Andriko.

Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan)/Kepala Bapanas (Kabapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berpotensi meraup keuntungan Rp 50 triliun per tahun dari 9 komoditas. Sebab, koperasi tersebut akan memangkas rantai pasok dari produsen sampai konsumen. 

”Ini potensinya sangat besar, dan yang paling penting bagi pangan dan pertanian adalah memutus, memperpendek rantai pasok. Yang dulu 8 lini menjadi 3 lini. Dari petani, koperasi, langsung ke konsumen, artinya apa, petaninya sejahtera, konsumennya tersenyum. Ini kesejahteraan petani naik, kemudian konsumen daya belinya naik yang dulunya beli 1 kilogram bisa lebih karena langsung hanya 3 lini,” terang Amran pada penandatanganan kerja sama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih antara TNI dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (10/10/25).***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Apresiasi Kejaksaan, Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp13,25 Triliun dari Kasus CPO

Post Selanjutnya

SIAGA 98: Pernyataan KPK kepada Mahfud MD Tidak Aneh, Justru Sesuai Mekanisme Penegakan Hukum

RelatedPosts

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Pemberdayaan di Masyarakat

3 Juni 2026
Ilustrasi foto (Istimewa)

Kurs Rupiah Tertekan, Founder Kontra Narasi Soroti Impor Migas dan Program Ambisius Pemerintah

1 Juni 2026
Sandri Rumanama mendorong Danantara membentuk BUMN transportasi digital untuk memaksimalkan potensi ekonomi nasional.(Istimewa)

Danantara Masuk GoTo, Sandri Rumanama Usul Pembentukan BUMN Transportasi Digital

30 Mei 2026

Bukan Hanya Mengurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Mengalirkan Manfaat

25 Mei 2026

PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar

24 Mei 2026

Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Pernyataan Presiden Prabowo ‘Warga Desa Tak Pakai Dolar’

18 Mei 2026
Post Selanjutnya

SIAGA 98: Pernyataan KPK kepada Mahfud MD Tidak Aneh, Justru Sesuai Mekanisme Penegakan Hukum

Kemdiktisaintek Serukan Kampus untuk Ciptakan Ruang Aman bagi Sivitas Akademika, Harap Kasus Timothy Tak Terulang

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur

Disperkim Cianjur Terus Konsisten Menjaga Fasilitas Publik

4 Juni 2026
Mirna Novita melaporkan dugaan fitnah ke Polda Bali di tengah sengketa hak asuh anak.

Sengketa Hak Asuh Anak, Ibu di Bali Dituduh Murtad dan Pakai Narkoba

4 Juni 2026

Bupati Garut Dukung Peningkatan Pariwisata Budaya dan Target Tuan Rumah Festival Seni Qasidah ke – 2 Se – Jawa Barat

4 Juni 2026
Foto : Anies Baswedan (Istimewa)

Gerak-Gerik yang Tak Hilang dari Radar

4 Juni 2026

Polres Garut Telah Tetapkan Tersangka Kepada Terduga Pelaku Penggelapan Tanah di Cibatu

4 Juni 2026
Silmy Karim ditahan KPK setelah OTT Imigrasi yang diduga terkait pengurusan izin tinggal WNA.(Istimewa)

Dugaan Jual-Beli Izin Tinggal WNA Jadi Pangkal Kasus yang Menyeret Silmy Karim

4 Juni 2026
Istana menghormati proses hukum yang menjerat Wamen Imipas Silmy Karim (Setneg)

Kasus KPK Menjerat Silmy Karim, Istana Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pejabat Bermasalah

4 Juni 2026

Kejagung Beberkan Modus Tiga Tersangka Korupsi MBG, Atur Mitra hingga Mark Up Pengadaan

4 Juni 2026

Kelulusan Gemilang, Letkol Teddy Indra Wijaya Ukir Prestasi Taskap Terbaik dengan Predikat Virajaty Dikreg LXVII Seskoad

4 Juni 2026

Kelulusan Gemilang, Letkol Teddy Indra Wijaya Ukir Prestasi Taskap Terbaik dengan Predikat Virajaty Dikreg LXVII Seskoad

4 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Diselidiki, Kejagung Periksa Sejumlah Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com