• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juni 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Badan Pangan Nasional Dorong Bank Indonesia Bantu Stabilkan Perberasan di Daerah untuk Perkuat Peran sebagai Strategic Advisor Pemda

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
31 Oktober 2025
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Upaya pemerintah mengendalikan inflasi dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan segenap pemangku kepentingan. Ini harus dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari pusat sampai daerah. Tingkat inflasi secara nasional pun turut ditopang dari tingkat inflasi di daerah.

Berkaca dari itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) turut mendorong peran krusial Bank Indonesia di setiap provinsi sebagai strategic advisor pemerintah daerah. Salah satu yang patut diamati perkembangan di daerah adalah kondisi perberasan. Mulai dari dinamika harga sampai ketersediaan bagi kebutuhan masyarakat di daerah.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Jadi inflasi nasional year on year itu 2,65 persen. Kemudian komunitas penyumbang inflasi antara lain yang paling besar emas 0,53 persen, cabai merah 0,19 persen, bawang merah 0,19 persen, beras 0,17 persen hingga daging ayam ras 0,15 persen,” papar Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy saat mengisi Focus Group Discussion (FGD) bersama Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara di Jakarta pada Kamis (30/10/2025).

RelatedPosts

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik Tahun 2026

Sufmi Dasco Apresiasi Langkah Cerdas BI Soal Kurangi Ketergantungan Dolar AS

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Pemberdayaan di Masyarakat

“Sementara inflasi di Provinsi Sulawesi Tenggara sampai September, year on year itu 3,68 persen. Artinya ini masih di atas rata-rata inflasi nasional. Ini cukup tinggi,” tambah Sarwo.

Dalam sajian data Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memang tercatat mengalami inflasi secara tahunan di level 3,68 persen. Kelompok pengeluaran tertinggi adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 2,43 persen. Kendati begitu, inflasi September tersebut mulai membaik sejak titik puncak di 2025 yang sempat berada di 3,72 persen pada Juli.

Baca Juga  APKLI Perjuangan Canangkan Gerakan Pasar Rakyat, Gubernur DKI: Ini Sejalan Visi Presiden Prabowo

“Untuk perkembangan harga beras nasional, baik beras premium dan medium masih ada lebih dari HET (Harga Eceran Tertinggi). Mudah-mudahan awal bulan depan ini ini sudah normal semua di bawah HET. Terlebih pemerintah saat ini sedang meningkatkan pengawasan bersama Satgas Pengendalian Harga Beras,” kata Sarwo lagi.

“Kalau harga beras di Sultra masih relatif normal, meskipun beras premium di atas HET sedikit, tapi masih normal. Mudah-mudahan dengan adanya tim pengawasan harga ke lapangan ini bisa langsung bergerak normal. Mari Bank Indonesia di provinsi juga bahu-membahu,” sambung Sarwo.

Beras sendiri dicatat BPS memiliki tingkat inflasi yang melandai. Di September 2025 bahkan mengalami deflasi 0,13 persen. Kondisi berbeda ada pada inflasi harga bergejolak (volatile food) atau inflasi pangan yang berada di 6,44 persen secara tahunan. Namun inflasi pangan tahunan sendiri di tahun sebelumnya pernah cukup tinggi hingga 10,33 persen di Maret 2024 dan berhasil ditekan hingga akhir tahun.

Terkait itu, Menteri Pertanian/Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman pernah menuturkan swasembada pangan dimulai dari daerah selepas serah terima jabatan sebagai Kepala Bapanas (13/10/2025) lalu. Menurutnya, telah terjadi peningkatan jumlah daerah yang mampu menopang kebutuhan konsumsi masyarakatnya sendiri, terutama komoditas beras.

“Kata kuncinya adalah mimpi kita sekarang alhamdulillah. Contohnya, Kalimantan yang dulunya mengambil beras dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, biaya ngangkutnya ditanggung oleh masyarakat. Sekarang ini kita swasembada dari 6 provinsi, kalau tidak salah, 4 sudah swasembada di pulau Kalimantan, sehingga inflasi, alhamdulillah posisi mungkin lima besar terbaik dunia,” pungkasnya.

Adapun salah satu torehan positif pada era pemerintahan Presiden Prabowo adalah dengan ditempatkannya Indonesia menjadi negara ke-4 sebagai produsen beras terbesar sedunia. Ini dilaporkan dalam Food Outlook Biannual Report on Global Food Markets yang dipublikasikan oleh FAO Juni ini.

Baca Juga  Kejar Target 31.000 Unit Tahun Ini, BlGN Catat 7.477 SPPG Telah Beroperasi

Disebutkan pula, perkiraan produksi beras Indonesia pada periode 2025/2026 dapat mencapai 35,6 juta ton. Sementara negara produsen beras terbesar yang pertama adalah India dengan 146,6 juta ton. Lalu Tiongkok 143 juta ton dan di tempat ketiga adalah Bangladesh dengan 40,7 juta ton. 

Akan tetapi dibandingkan 3 negara tersebut, Indonesia mencatatkan perkembangan produksi yang paling eksponensial terhadap periode sebelumnya, yakni 4,5 persen. Peningkatan produksi beras tersebut menempatkan Indonesia berada di urutan ke-2 dunia setelah Brasil.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Serapan Anggaran Tertinggi dan Jadi Miniatur Program Perumahan Nasional, Menteri PKP Apresiasi Capaian BP3KP Jawa II

Post Selanjutnya

Menag : Kita Jangan Memperkenalkan Perang Suci Tapi yang Kita Perkenalkan Adalah Kedamaian Suci

RelatedPosts

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik Tahun 2026

16 Juni 2026

Sufmi Dasco Apresiasi Langkah Cerdas BI Soal Kurangi Ketergantungan Dolar AS

15 Juni 2026

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Pemberdayaan di Masyarakat

3 Juni 2026
Ilustrasi foto (Istimewa)

Kurs Rupiah Tertekan, Founder Kontra Narasi Soroti Impor Migas dan Program Ambisius Pemerintah

1 Juni 2026
Sandri Rumanama mendorong Danantara membentuk BUMN transportasi digital untuk memaksimalkan potensi ekonomi nasional.(Istimewa)

Danantara Masuk GoTo, Sandri Rumanama Usul Pembentukan BUMN Transportasi Digital

30 Mei 2026

Bukan Hanya Mengurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Mengalirkan Manfaat

25 Mei 2026
Post Selanjutnya

Menag : Kita Jangan Memperkenalkan Perang Suci Tapi yang Kita Perkenalkan Adalah Kedamaian Suci

Pemberdayaan UMKM dan Kerja Sama Lawan Kejahatan Lintas Batas Didorong Presiden Prabowo

Discussion about this post

KabarTerbaru

Komnas HAM: Program MBG Perlu Evaluasi Menyeluruh, Ini Sembilan Rekomendasi Perbaikannya

16 Juni 2026

BSI dan PEMKAB GARUT Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah dan Layanan Haji

16 Juni 2026

Komnas HAM Ungkap Persoalan MBG, dari Transparansi Operasional hingga Perlindungan Pekerja SPPG

16 Juni 2026

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik Tahun 2026

16 Juni 2026

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Dapur dan Data Penerima Jadi Prioritas

16 Juni 2026

Pemkot Pagar Alam Tiru Pemkot Tangsel Soal Pengelolaan Pendapatan Daerah Lewat Transformasi Digital

16 Juni 2026

Kapolres Tangsel, Jenguk dan Bantu Driver Ojol Korban Kecelakaan Tunggal di Flyover Rawabuntu

16 Juni 2026

Global Bond Danantara Oversubscribed 4,6 Kali, Rosan: Bukti Kepercayaan Investor Dunia Tetap Tinggi

16 Juni 2026

Mensesneg: Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Pasar melalui Deregulasi dan Hilirisasi

16 Juni 2026

Mensesneg: Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Pasar melalui Deregulasi dan Hilirisasi

16 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Tersangka Baru MBG Diduga Atur Mitra SPPG dan Setor Uang ke Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Tahun Tanpa Kepastian, Laskar MALARI Progati Tuntut Pengakuan Status Ojol Lewat Perppu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98: Penyidikan Dugaan Korupsi di BGN Tidak Memerlukan Justice Collaborator, Waspadai Penyebaran Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com