• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Tarif Trump 19 Persen untuk Indonesia Jadi Sorotan Utama Media Global

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
17 Juli 2025
di Ekonomi
A A
0
Presiden Prabowo Subianto berbicara lewat telepon dengan Presiden AS Donald Trump membahas tentang tarif impor/Setkab

Presiden Prabowo Subianto berbicara lewat telepon dengan Presiden AS Donald Trump membahas tentang tarif impor/Setkab

ShareSendShare ShareShare

Jakarta,  Kabariku – Kebijakan tarif impor terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Indonesia tengah menjadi sorotan utama media global. Surat kabar internasional seperti Bangkok Post, The Guardian, hingga Reuters menempatkan isu ini di halaman depan mereka selama dua hari terakhir. Hal ini menandakan betapa strategisnya posisi Indonesia dalam peta perdagangan global saat ini.

Diketahui, pada 15–16 Juli 2025, Presiden Trump secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan dikenai tarif impor sebesar 19 persen untuk ekspor barang ke Amerika Serikat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Angka ini jauh lebih rendah dari tarif 32 persen yang sempat diumumkan sebagai ancaman pada April lalu dan direncanakan berlaku mulai 1 Agustus.

RelatedPosts

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

Kinerja Semester Satu BTPN Syariah, Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%

Syahganda Dorong Koperasi Jadi Kekuatan Baru, Tinggalkan Dominasi Oligarki

Penurunan tarif tersebut merupakan hasil langsung dari diplomasi intensif antara kedua negara. Pertemuan bilateral di Washington D.C. pada 9 Juli antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan delegasi RI dengan Menteri Perdagangan AS dan Kepala USTR membuahkan hasil: penundaan penerapan tarif tinggi dan kesepakatan tarif yang lebih moderat.

Media internasional seperti Financial Times, The Economic Times, New York Post, dan euronews ikut menyoroti poin-poin kesepakatan yang dianggap penting untuk stabilitas perdagangan regional.

Komitmen Dagang Bernilai Puluhan Miliar Dolar

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Indonesia setuju tidak mengenakan tarif balasan terhadap produk-produk Amerika Serikat. Tak hanya itu, Indonesia juga berkomitmen untuk:

• Membeli energi AS senilai US$15 miliar
• Mengimpor produk agrikultur AS senilai US$4,5 miliar
• Mengakuisisi 50 unit pesawat Boeing

Baca Juga  Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pengangkatan CPNS pada Juni dan PPPK Oktober 2025

Langkah ini dinilai sebagai upaya Indonesia untuk menjaga hubungan strategis dengan AS, sekaligus menyeimbangkan neraca dagang di tengah iklim proteksionisme global yang kembali menguat.

Dampak Ekonomi dan Respons Pasar

Reuters pun menyoroti respon Bank Indonesia yang menyambut baik kesepakatan ini. Reuters memuat pernyataan resmi BI yang menyebut tarif 19 persen masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu daya saing ekspor nasional.

Bahkan, untuk merespons potensi peningkatan ekspor dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuannya menjadi 5,25 persen pada 16 Juli.

Media global pun menyoroti respon pasar yang dinilainya positif dengan ditandai oleh indeks saham di Indonesia dan Asia cenderung stabil. Hal ini mencerminkan optimisme investor terhadap arah hubungan dagang Indonesia–AS pasca-kesepakatan.

Meski demikian, kedua negara masih menunggu detil implementasi resmi, terutama terkait mekanisme penetapan tarif, verifikasi asal barang, dan pengaturan khusus untuk pengiriman barang dari negara ketiga—yang dikenal sebagai praktik transshipment.

Transshipment

Salah satu isu paling krusial dalam kesepakatan Indonesia- AS ini adalah pengaturan ketat terhadap praktik transshipment, yakni pengiriman barang dari negara ketiga ke AS melalui Indonesia.

Dengan kebijakan tersebut, barang dari negara ketiga dengan tujuan AS yang terkena 32 persen, hanya terkena 19 persen jika melewati Indonesia.

Namun kebijakan tersebut ada persyaratan ketat. Presiden Trump secara gamblang menyatakan:

“Kami tidak akan mentoleransi penghindaran tarif. Jika barang hanya dikemas ulang di Indonesia untuk menghindari tarif, maka tarif 32 persen tetap berlaku,” tegas Trump dalam konferensi pers, dikutip The Guardian.

Secara teknis, tarif 19 persen hanya berlaku jika barang dari negara ketiga—seperti China, Vietnam, atau Thailand—diproses ulang secara substansial di Indonesia. Jika hanya transit atau sekadar repackaging, maka tarif 32 persen bisa dikenakan oleh otoritas bea cukai AS.

Baca Juga  Menko Perekonomian Airlangga Kunjungi Ponpes dan UMKM Garut

Ini berarti Indonesia tidak bisa berfungsi sebagai jalur pintas atau “pintu belakang” bagi negara-negara Asia untuk menghindari tarif tinggi dari Trump. Sebaliknya, Indonesia bisa mengambil peluang strategis dengan menyediakan fasilitas assembling, perakitan ulang, atau manufaktur tambahan untuk menciptakan nilai tambah yang diakui oleh AS sebagai “made in Indonesia.***

Tags: Presiden Prabowotarif imporTarif Trump
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Hoegeng Awards 2025 jadi Momentum Kapolri Teguhkan Komitmen Reformasi dan Pelayanan Terbaik

Post Selanjutnya

KPK Tahan 4 Pejabat Kemnaker dalam Kasus Pemerasan RPTKA, Dugaan Suap Capai Rp53,7 Miliar

RelatedPosts

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026

Kinerja Semester Satu BTPN Syariah, Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%

29 Juli 2026

Syahganda Dorong Koperasi Jadi Kekuatan Baru, Tinggalkan Dominasi Oligarki

29 Juli 2026

Menkop Ferry Julianto : Prabowo Kembalikan Ekonomi Konstitusi, Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Utama Distribusi Subsidi

29 Juli 2026

Mundurnya Perry Warjiyo, Ekonom InFast Bestari: Gubernur BI Mendatang Sebaiknya Pro Growth

28 Juli 2026

Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Ditutup, UMKM Lokal Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

27 Juli 2026
Post Selanjutnya
ruang konpers KPK

KPK Tahan 4 Pejabat Kemnaker dalam Kasus Pemerasan RPTKA, Dugaan Suap Capai Rp53,7 Miliar

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Boelan Tresyana

Dugaan Korupsi Kemendikbudristek: Kejagung Ungkap Kasus Chromebook, KPK Selidiki Google Cloud

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026
Oplus_131072

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

1 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.D.L.P.,

Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Ruang Ekspresi Sekaligus Pelestarian Budaya Sunda

1 Agustus 2026

BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

1 Agustus 2026

Dari Engineer Profesional ke Jalan Dakwah, Kang Iman Bangun Masjid dan Generasi Qur’ani di Wanaraja

1 Agustus 2026

Pemkot Tangsel Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, E-PPID hingga AI Helita Dioptimalkan

1 Agustus 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Buruh: Kedekatan yang Dibangun Lewat Dialog, Perlindungan dan Aksi Nyata

1 Agustus 2026

GAGAL MAKAR – Kini Bangun Opini Lewat Survei

31 Juli 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com