• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Mei 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Dari Soekarno ke Prabowo: Indonesia Kembali Bicara di Panggung Dunia

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
28 Agustus 2025
di Opini
A A
0
Aula Majelis Umum di Markas Besar PBB di New York

Aula Majelis Umum di Markas Besar PBB di New York (dok un.org)

ShareSendShare ShareShare

ditulis oleh :
Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98

(Simpul Aktivis Angkatan 98)
Ketua IRC for Reform

(Indonesia Raya Club for Reform)

Jakarta, Kabariku – Ketika Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berpidato di Debat Umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada 23 September 2025, banyak pihak melihatnya hanya sebagai kehadiran rutin seorang Kepala Negara.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Namun, jika ditelaah lebih dalam, momentum ini membawa makna diplomatik yang jauh lebih besar. Indonesia ditempatkan sebagai pembicara ketiga, tepat setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Detik, 23/8/2025, Kumparan, 23/8/2025). Sebuah posisi yang sarat simbol dan prestise.

RelatedPosts

Tragedi Rp 1.400 Per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

Mengakhiri Absen Panjang

Selama hampir satu dekade terakhir, Presiden Indonesia tidak pernah hadir langsung di forum Debat Umum PBB. Pada masa Presiden Joko Widodo, pidato selalu diwakili Menteri Luar Negeri, bahkan sempat dilakukan secara virtual pada Sidang Umum ke-76 tahun 2021 (Kumparan, 23/8/2025).

Karena itu, kembalinya Presiden RI ke podium PBB merupakan penegasan kembali komitmen Indonesia untuk hadir secara aktif di forum diplomasi global.

Simbol Keseimbangan Regional

Urutan pidato bukanlah sekadar formalitas. Tradisi PBB menempatkan Brasil dan Amerika Serikat sebagai dua pembicara awal, selebihnya diatur berdasarkan permintaan negara, tingkat pejabat yang hadir, dan pertimbangan keseimbangan regional.

Penempatan Indonesia di urutan ketiga menunjukkan pengakuan internasional atas peran strategis Indonesia sebagai jembatan antara berbagai blok geopolitik: Barat, Asia, Selatan Global, dan dunia Islam.

Baca Juga  Presiden Prabowo Pimpin Ratas: Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Pemerataan Ekonomi

Dengan posisi tersebut, Indonesia dipandang mampu menjadi penyeimbang regional di tengah polarisasi global.

Suara Indonesia diharapkan bisa menawarkan visi inklusif, mendorong multilateralisme, serta menghindarkan dunia dari jebakan rivalitas blok besar.

Keberhasilan Lobi Diplomatik

Posisi istimewa ini tentu tidak datang begitu saja. Dibaliknya terdapat kerja diplomasi panjang, baik melalui Kementerian Luar Negeri maupun jaringan diplomatik Indonesia di New York.

Di sini, peran Menteri Luar Negeri Sugiono menjadi krusial. Melalui diplomasi yang tenang namun efektif, Sugiono berhasil memastikan Indonesia mendapat tempat terhormat di awal sidang.

Ini menegaskan bahwa keberhasilan di panggung PBB bukan hanya hasil kepemimpinan presiden, tetapi juga buah kerja keras tim diplomasi yang solid.

Meneruskan Jejak Soekarno dan Semangat Non-Blok

Momen ini juga bisa dibaca sebagai jejak keberhasilan besar setelah Presiden Soekarno. Pada era awal kemerdekaan, Soekarno tampil di forum internasional dengan pidatonya yang menggugah, “To Build the World Anew” pada 1960, yang menegaskan peran Indonesia sebagai negara baru yang berani menawarkan visi tatanan dunia.

Soekarno kemudian bersama negara-negara Asia-Afrika melahirkan Gerakan Non-Blok, sebuah wadah politik luar negeri yang menolak tunduk pada hegemoni blok Barat maupun blok Timur.

Kini, enam dekade kemudian, Prabowo melanjutkan tradisi tersebut dengan konteks baru. Kehadiran Indonesia di urutan ketiga, setelah dua negara besar, menjadi simbol bahwa dunia menunggu suara Indonesia sebagai representasi Selatan Global dan Non-Blok.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal bahkan menyebut momen ini dapat dimaknai sebagai peluang Indonesia untuk menyuarakan visi “The Next World Order”, mirip dengan semangat Bung Karno pada era 1960-an (Merdeka, 24/8/2025).

Prabowo dan Indonesia Raya di Panggung Global

Lebih dari sekadar diplomasi, pidato ini juga menjadi sarana bagi Prabowo untuk mewujudkan gagasan Indonesia Raya. Konsep ini bukan hanya sebatas nasionalisme dalam negeri, tetapi ekspresi Indonesia sebagai bangsa besar yang menyumbang solusi bagi persoalan global.

Baca Juga  25 Tahun Mega Bintang “Api Perlawanan kepada Oligarki”

Jika Prabowo mampu mengartikulasikan kepentingan Indonesia sekaligus menawarkan visi kemanusiaan universal, maka Indonesia Raya benar-benar hadir di forum dunia- sebagau realitas politik.

Hadirnya Presiden Prabowo sebagai pembicara ketiga di Sidang Umum PBB bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah keberhasilan diplomasi Indonesia. Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia masih relevan, dipercaya, dan mampu memainkan peran sebagai penyeimbang di panggung global.

Dari Soekarno yang berani menawarkan visi dunia baru hingga Prabowo yang kini melanjutkan tradisi Non-Blok dengan semangat Indonesia Raya, diplomasi Indonesia membuktikan daya tahannya.

Tidak boleh dilupakan pula, peran Menlu Sugiono yang memastikan diplomasi Indonesia berjalan efektif menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan ini.

Tantangannya kini adalah bagaimana pidato tersebut tidak berhenti pada simbol, melainkan menjadi pijakan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tatanan dunia yang kian bergejolak.

Kita berharap agar disaat pidato di PBB nanti dapat disiarkan langsung dan disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia.***

Proklamasi, 28 Agustus 2025

#tegakmerahputih

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bicara di Panggung DuniaDebat Umum Sidang Majelis Umum PBBJejak SoekarnoPerserikatan Bangsa-BangsaPresiden Prabowo SubiantoSemangat Non-BlokSimbol Keseimbangan Regional
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Thom Haye Resmi Berseragam Persib Bandung untuk Musim 2025/26

Post Selanjutnya

Sekda dan Mantan Sekda Klaten Jadi Tersangka Korupsi Sewa Plaza, Kerugian Negara Rp6,88 Miliar

RelatedPosts

Tandiesak Parinding (Petani Sawit Mandiri/Eks.Pengurus Pusat GMKI) (Doc.pribadi)

Tragedi Rp 1.400 Per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

25 Mei 2026

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

20 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026
Post Selanjutnya
Sekda Aktif dan Mantan Klaten Jadi Tersangka Korupsi Plaza, Negara Rugi Rp6,88 Miliar/IST

Sekda dan Mantan Sekda Klaten Jadi Tersangka Korupsi Sewa Plaza, Kerugian Negara Rp6,88 Miliar

Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, SH., MH.

Polemik Tunjangan Rumah Anggota DPR Rp50 Juta per-Bulan, Begini Penjelasan Sufmi Dasco

Discussion about this post

KabarTerbaru

Rosan Sambut France-Indonesia High Level Business Council, Hasilkan Kesepakatan USD 3,5 Miliar

30 Mei 2026

Viral “Ngebalon” Whip Pink, Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Bareskrim

30 Mei 2026

ST Burhanuddin Terima Lifetime Achievement Award, Menko Polkam Dorong Budaya Prestasi Berintegritas Adhyaksa

30 Mei 2026
Sandri Rumanama mendorong Danantara membentuk BUMN transportasi digital untuk memaksimalkan potensi ekonomi nasional.(Istimewa)

Danantara Masuk GoTo, Sandri Rumanama Usul Pembentukan BUMN Transportasi Digital

30 Mei 2026

Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis, Bahas IEU-CEPA hingga Pertahanan

30 Mei 2026

ADPPI Minta Kementerian ESDM Koreksi Kepmen Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026

Komisi IV DPRD Garut Minta Bupati Tegas Selesaikan Polemik Korwil Disdik

29 Mei 2026

PP STN Dukung Inisiatif TNI Wujudkan Swasembada Pangan, Dorong Kolaborasi Petani-Nelayan

29 Mei 2026

Sukses Antar Persib Juara Dua Musim, Bojan Hodak Titip Pesan untuk Maung Bandung dan Bobotoh

29 Mei 2026

Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan dengan Pengawalan Kehormatan di Les Invalides Paris

29 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Luncurkan “KSP Mendekat”, Kastaf Dudung Pastikan Aduan Publik Ditangani Cepat dan Responsif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Azhar Permana: Kurban Alumni Universitas Pancasila Pererat Hubungan Kampus dan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Rp 1.400 Per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PBB DPC Garut Dikukuhkan, Usung Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kepulauan Seribu Dorong Kampung Nelayan Perkuat Ekonomi dan Pariwisata Bahari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Lola Nelria Oktavia Salurkan 13 Domba dan 7 Sapi Kurban di Garut dan Tasikmalaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com