• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Februari 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Momentum Kebangkitan Nasional: Menggugah Semangat Generasi Muda Membangun Jakarta

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
22 Mei 2025
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Oleh: Robi Maulana, Koordinator Program Gerak Jakarta

Jakarta, Kabariku –  Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Ia adalah momen reflektif yang menuntut pertanyaan tajam: apa arti kebangkitan hari ini, dan sejauh mana ia berakar dalam pembangunan kota kita—Jakarta? Dalam ingatan sejarah, kebangkitan nasional lahir dari kesadaran kolektif generasi muda, kaum terdidik, dan golongan progresif yang menolak tunduk pada ketertindasan dan kebodohan. Semangat itulah yang seharusnya menjadi roh pembangunan Jakarta kini. Sebuah kota yang adil, cerdas, dan berpihak pada rakyat banyak.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Jakarta, sebagai ibu kota negara dan episentrum politik-ekonomi nasional, tidak bisa dilepaskan dari dinamika sejarah pergerakan nasional. Lahirnya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak munculnya kaum intelektual pribumi yang memiliki kesadaran atas pentingnya membangun bangsa secara mandiri. Kini, lebih dari seabad kemudian, kita menyaksikan tantangan baru yang tak kalah pelik: ketimpangan sosial, kemiskinan struktural, dan eksklusi generasi muda dari proses pembangunan kota yang mereka tinggali.

RelatedPosts

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mencatat bahwa sekitar 17,7% pemuda usia 20–24 tahun di Jakarta tergolong NEET (Not in Employment, Education, or Training). Masalah ini menandakan bahwa kebangkitan nasional belum sepenuhnya menjelma menjadi kebijakan kota yang memberdayakan kaum muda. Padahal, dalam sejarahnya, pemuda adalah penggerak perubahan. Mereka bukan sekadar penonton urbanisasi, melainkan harus diposisikan sebagai aktor yang menentukan wajah Jakarta ke depan.

Pembangunan kota yang sejati tidak cukup hanya dengan proyek infrastruktur, jalan tol, dan pencakar langit. Kebangkitan sejati menuntut lahirnya masyarakat terdidik yang kritis terhadap ketimpangan dan sadar akan hak-hak kewarganegaraannya. Kesadaran inilah yang dulu menjadi dasar kebangkitan nasional, dan kini harus dimaknai ulang dalam konteks kota modern yang menghadapi tantangan seperti krisis iklim, kemiskinan digital, dan marjinalisasi warga pinggiran.

Baca Juga  Kemiskinan Rakyat Kita: Catatan untuk Muhammad Jumhur Hidayat

Sayangnya, orientasi pembangunan Jakarta hari ini masih terlalu elitis. Riset Perkumpulan GERAK tahun 2024 menunjukkan bahwa 61% alokasi proyek strategis daerah DKI Jakarta lebih banyak menyasar kawasan pusat kota dan elite urban, sementara kawasan seperti Jakarta Utara dan sebagian wilayah Jakarta Barat masih mengalami defisit layanan dasar seperti sanitasi, ruang terbuka hijau, dan transportasi publik yang memadai. Kondisi ini membuktikan bahwa pembangunan belum menyentuh semangat kebangkitan nasional yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Kebangkitan Nasional juga mengajarkan pentingnya keberpihakan pada pendidikan. Jakarta sebagai kota yang memiliki APBD lebih dari Rp 80 triliun, seharusnya menjadi pelopor kota berpendidikan unggul. Kenyataannya, kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah negeri unggulan di pusat kota dan sekolah-sekolah di wilayah padat penduduk seperti Tambora atau Cilincing masih tinggi. Sejatinya, pendidikan adalah fondasi utama membangun warga kota yang kritis, partisipatif, dan berdaya.

Peran pemuda dalam menggerakkan kebangkitan Jakarta tidak bisa ditunda. Generasi Z dan milenial kota hari ini adalah pemilik masa depan perkotaan. Mereka perlu diberikan ruang untuk terlibat dalam perencanaan kota, anggaran partisipatif, inovasi sosial, hingga agenda lingkungan. Inisiatif seperti Jakarta Youth City Council atau Forum Musrenbang Pemuda bisa menjadi langkah konkret agar kebijakan kota tidak lepas dari aspirasi generasi penerus bangsa.

Jakarta tidak akan pernah menjadi kota global yang berkelas dunia jika ia gagal menjadi kota yang memanusiakan warganya. Maka, kebangkitan Jakarta bukan hanya tentang ekonomi digital atau proyek ibu kota baru, melainkan tentang bagaimana kota ini membentuk masyarakat terdidik, setara, dan terlibat aktif dalam pengambilan keputusan publik. Di sinilah semangat Hari Kebangkitan Nasional menemukan relevansinya: membangun kota dengan kesadaran, bukan hanya dengan beton.

Baca Juga  Bupati Lantik Ade manadin, Karnoto : Leadership dan Manajerial Kadisdik Dipertaruhkan

Jadikan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai pemantik gerakan kolektif untuk membangun Jakarta yang inklusif dan adil. Generasi muda, masyarakat terdidik, dan warga kota harus bersatu mewujudkan kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga tercerahkan secara sosial. Jakarta yang kita impikan harus lahir dari kebangkitan kesadaran, bukan hanya dari agenda-agenda elite.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Gerak JakartaKebangkitan NasionalMembangun JakartaRobi Maulana
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Sejumlah Tokoh Muda Temui Wamensos Agus Jabo, Dorong Pengusulan HB II sebagai Pahlawan Nasional

Post Selanjutnya

Kapolda Jabar Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Amin Garut: Wujud Kepedulian Polri terhadap Anak Negeri

RelatedPosts

Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

18 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026
Ahmad Ramdani, Camat Pangatikan

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

12 Februari 2026
Post Selanjutnya
Kunjungan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan ke LKSA Panti Asuhan Al-Amin Jalan Cipanas, Tarogong, Garut. Kamis (22/05/2025).

Kapolda Jabar Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Amin Garut: Wujud Kepedulian Polri terhadap Anak Negeri

Lewat PERINTIS, ASN Muda Pemkab Bandung Tampil di Garis Depan Lawan Korupsi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Panggil Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

25 Februari 2026

Viral di Medsos, Satlantas Polres Garut Tindak Tegas Dua Pengendara Aksi Balap Liar

25 Februari 2026

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

25 Februari 2026

Menuju Polri Bersih dan Profesional, Irwasum Apresiasi Pelatnas KPK untuk Transformasi Institusi

25 Februari 2026
Penjemputan belasan pekerja hiburan asal Jabar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jabar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 12 orang pekerja diduga kuat menjadi korban TPPO. /Dok. Polda Jabar/

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

25 Februari 2026
Film Laut Bercerita segera tayang pada 2026. Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia terlibat dalam adaptasi novel bestseller karya Leila S. Chudori.(Istimewa)

Pal8 Pictures Umumkan Pemain Lengkap Film Laut Bercerita, Reza Rahadian Perankan Biru Laut

24 Februari 2026

Mesin Birokrasi dan Pilot Kepemimpinan: Menelisik Objektivitas dalam Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut

24 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Absen di Sidang Praperadilan Yaqut, Ini Alasannya

24 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

Dalami Suap Proyek Kereta, KPK Butuh Keterangan Eks Menhub Budi Karya Sumadi

24 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com