• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Kang Syakur Pemimpin Akademisi untuk Garut yang Hebat dan Bermartabat

Redaksi oleh Redaksi
12 November 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Penulis :
Galih F Qurbany

Aktivis 98

Kabariku- Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., atau yang akrab disapa Kang Syakur, adalah sosok pemimpin akademis yang menawarkan pendekatan rasional, terukur, dan solutif untuk mengembangkan Garut menjadi lebih maju dan bermartabat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam dunia politik yang sering diwarnai janji kosong, Kang Syakur, dengan latar belakang akademis dan teknokratik, hadir membawa kebijakan berbasis data dan analisis yang nyata, memastikan setiap program yang dirancangnya bukan sekadar janji, melainkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

Sebagai akademisi, Kang Syakur berpikir sistematis. Kebijakan-kebijakan yang ia rancang didasarkan pada data, analisis mendalam, dan pengamatan langsung atas kebutuhan masyarakat.

Sikap ini menunjukkan pemahaman bahwa kebijakan berbasis bukti cenderung lebih tahan lama dan efektif dalam menghadapi tantangan jangka panjang.

Kang Syakur berfokus pada solusi nyata dan terukur, yang lahir dari prinsip ilmiah serta kepedulian sosial yang mendalam—kombinasi yang jarang ditemukan di arena politik.

Meskipun berpikir teoritik dan ilmiah, Kang Syakur tidak jauh dari masyarakat. Ia memahami bahwa kebijakan yang baik harus merakyat dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan publik.

Pemimpin akademis seperti Kang Syakur mampu memadukan intelektualitas dengan empati, memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan lokal dan aspirasi rakyat Garut. Pendekatan berbasis analisis dan rasa ini menjadikan kebijakan Kang Syakur relevan dan berdaya guna.

Dalam konteks demokrasi, figur seperti Kang Syakur juga berperan sebagai pengawal kebebasan berpikir dan berekspresi. Filosof seperti John Stuart Mill dalam On Liberty menegaskan bahwa kebebasan berpikir adalah esensi bagi kemajuan masyarakat.

Baca Juga  Curhat di Kaki Gunung Papandayan, dr Helmi Budiman Sampaikan Hal Penting untuk Kemajuan Petani Garut

Kang Syakur, sebagai akademisi, mendukung keterbukaan demokrasi dan menghargai kontrol sosial sebagai alat penyeimbang. Pemikiran ilmiah yang ia bawa ke arena politik mencerminkan keseimbangan antara rasionalitas dan manfaat jangka panjang.

Seperti yang dijelaskan dalam literatur oleh Joseph Schumpeter dan Robert A. Dahl, pemimpin akademis berfungsi sebagai “pengawas” demokrasi yang mampu menjaga kualitas pemerintahan melalui analisis berbasis data, bukan sekadar mengandalkan populisme.

Sosok akademis seperti Kang Syakur juga memiliki ciri khas tersendiri dalam politik: ia tidak memberikan janji yang berlebihan. Dengan latar belakang intelektual dan integritas yang tinggi, Kang Syakur berpegang teguh pada prinsip bahwa janji adalah utang.

Bagi Kang Syakur, lebih baik memberi sedikit program yang solutif dan berdampak ketimbang mengobral janji yang kosong. Sikap ini mencerminkan dedikasi terhadap nilai-nilai akademis serta komitmen pada moralitas dan kejujuran dalam melayani rakyat.

Sebagai pemimpin, Kang Syakur memahami bahwa politik yang berorientasi pada ilmu pengetahuan bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk membangun pemerintahan yang maju dan bermartabat.

Ia menghindari politik transaksional dan memilih mengedepankan konsep berbasis penelitian dan analisis ilmiah.

Dengan integritas yang teruji, Kang Syakur siap menawarkan solusi nyata bagi berbagai masalah mendasar yang dihadapi Garut, seperti kemiskinan, ketimpangan, dan keterbatasan infrastruktur. Solusi yang ditawarkannya mengedepankan efektivitas jangka panjang, bukan sekadar popularitas sesaat.

Latar belakang intelektualnya tidak terlepas dari warisan pendidikan yang kuat dalam keluarga. Kakeknya, Prof. H. Anwar Musaddad, adalah seorang kyai dan pendidik yang dihormati; ayahnya, Prof. Dr. H. Cecep Syarifudin (alm.), dan ibunya, Prof. Dr. Hj. Umu Salamah, juga tokoh intelektual yang menanamkan nilai-nilai pendidikan dalam dirinya.

Warisan ini tidak hanya memperkaya intelektualitas Kang Syakur, tetapi juga membentuk karakter yang menghargai pendidikan sebagai landasan pembangunan karakter. Nilai-nilai keluarga ini terinternalisasi dalam dirinya, menjadikannya pemimpin yang berprinsip kuat dalam etika dan integritas.

Baca Juga  Foto Erick Thohir di Mesin ATM, Hasanuddin: "Tindakan Diluar Tujuan Perbankan Tidak Wajar dan Etis"

Dalam dunia pendidikan, Kang Syakur menjabat sebagai Rektor Universitas Garut (UNIGA). Melalui perannya ini, ia telah berhasil membangun institusi yang menjadi wadah bagi generasi muda Garut dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi profesional.

Kang Syakur memastikan bahwa UNIGA menjadi pilar pembentukan karakter dan intelektual yang siap membangun Garut dan Indonesia. Jabatan rektor yang ia emban menunjukkan kapasitas dan pengalamannya dalam mengelola lembaga besar dengan visi progresif.

Dalam setiap langkahnya, Kang Syakur tidak hanya berbicara dengan retorika politik, tetapi juga dengan bukti konkret akan kemampuannya menghadirkan perubahan.

Sosok akademisi yang matang ini menawarkan visi dan solusi yang realistis serta berlandaskan data, menunjukkan kepada publik bahwa pemimpin akademis memiliki kemampuan untuk menjawab persoalan mendasar yang dihadapi Garut. Keputusannya didasarkan pada analisis mendalam, bukan emosi atau ambisi sesaat.

Sebagai intelektual yang lahir dari keluarga pendidik, dengan pengalaman sebagai pemimpin institusi pendidikan, Kang Syakur adalah figur yang sangat layak memimpin Garut.

Literatur dari para pemikir demokrasi seperti Dahl, Mill, dan Schumpeter menegaskan bahwa pemimpin intelektual yang menghargai ilmu pengetahuan serta integritas adalah kunci bagi demokrasi yang sehat. Kang Syakur memenuhi kriteria ini, menawarkan pemerintahan yang rasional, terbuka, dan penuh dedikasi untuk kemajuan bersama.

Dengan latar belakang yang kuat, pengalaman yang luas, serta visi yang berakar pada nilai-nilai intelektualitas dan moralitas, Kang Syakur siap membawa Garut menuju masa depan yang lebih cerah.

Garut yang maju, hebat, dan bermartabat ada di depan mata bersama kepemimpinan Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU-seorang akademisi yang bukan hanya berjanji, tetapi telah terbukti mampu membangun dan menginspirasi masyarakat untuk meraih perubahan yang nyata dan berkelanjutan.***

Baca Juga  Prof. DR. OC Kaligis: "Jebakan Anies Baswedan terhadap Presiden Joko Widodo"

Garut, 12 November 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Pilkada Garut 2024Pilkada serentak 2024
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Besok, Mabes Polri Lepas Komjen Pol Agus Andrianto dengan Gelar Jenderal Kehormatan

Post Selanjutnya

Konten Kreator Deskay Kaunang Ajak Teman Seprofesi dan Pegiat Balap Motor Garut untuk Pilih Paslon 01 Helmi-Yudi

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025

BBM Oplosan di SPBU Resmi: Tanggung Jawab Siapa?

24 November 2025

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

23 November 2025

Tanah, Laut, dan Negara yang Tersesat: Menegakkan Dialektika Petani dan Nelayan di Tengah Kontradiksi Kebijakan Agraria

17 November 2025
Post Selanjutnya

Konten Kreator Deskay Kaunang Ajak Teman Seprofesi dan Pegiat Balap Motor Garut untuk Pilih Paslon 01 Helmi-Yudi

Kejagung Sita Uang Rp301 Miliar dalam Perkembangan Perkara PT Duta Palma Korporasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo pimpin ratas bersama Menteri di Hambalang, Minggu (11/1/2025) (dok. Instagram Sekretariat Kabinet)

Ratas di Hambalang, Seskab Teddy: Revitalisasi Industri Garmen hingga Chip Nasional

12 Januari 2026
Cesar Meylan Pelatih Fisik baru Timnas

PSSI Tunjuk Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia

12 Januari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang membahas penguatan transformasi industri di sektor tekstil hingga chip otomotif di kediamannya kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet)

Prabowo Matangkan Transformasi Industri Nasional dari Tekstil hingga Chip Otomotif

12 Januari 2026
Konferensi pers penetapan 5 orang tersangka dari 8 orang tertangkap tangan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026 di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Minggu (11/1/2026)

OTT KPP Madya Jakut, KPK Tetapkan Lima Tersangka Suap Pajak Tambang Modus “All In”

12 Januari 2026
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026
Penggerebekan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis di salah satu kawasan perumahan di Tangerang, Banten

BNN Gerebek Pabrik Narkotika MDMB-4en-Pinaca di Tangerang, “Koki” hingga Kurir Diamankan

11 Januari 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

    Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com