• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

KA Papandayan Rute Garut-Gambir Resmi Beroperasi Mulai Hari Ini

Redaksi oleh Redaksi
25 Januari 2024
di Kabar Terkini, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Hadirnya KA Papandayan ini akan mempermudah akses masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke Bandung maupun Jakarta tanpa kemacetan

Garut, Kabariku- Kereta Api (KA) Papandayan resmi di launching bersama dengan KA Pangandaran pada kegiatan Joy Ride KA Papandayan di Halaman Stasiun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (24/1/2024).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Launching KA Papandayan dengan rute Garut-Gambir ini turut dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Marsekal TNI (Purn), Hadi Tjahjanto, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, dan tamu undangan lainnya.

RelatedPosts

IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

Polri Resmikan Logo Layanan Polisi 110, Ini Makna dan Filosofi di Baliknya

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengungkapkan bahwa adanya launching KA Papandayan ini akan berdampak baik terhadap pembangunan di Kabupaten Garut.

Dengan hadirnya KA Papandayan ini, imbuh Barnas, akan mempermudah akses masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke Bandung maupun Jakarta tanpa kemacetan.

“Oleh karena itu, kami mengapresiasi pada pemerintah pusat dan Gubernur Jawa Barat yang sudah mensinergikan sehingga Kabupaten Garut diberikan kesempatan untuk transportasi kereta api ini,” ucap Barnas.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi langkah Bupati Garut sebelumnya, Rudy Gunawan, yang telah mempelopori hadirnya kembali kereta api di Kabupaten Garut.

Melalui rute baru ini, tentunya Kabupaten Garut harus mempersiapkan beberapa hal, salah satunya yaitu moda transportasi yang bisa digunakan untuk menjangkau ke tempat rekreasi dari Stasiun Garut.

“Dan nanti kami akan komunikasikan dengan teman-teman yang bagaimana supaya aman, nyaman, cepat, dan tepat, terhadap fasilitas yang bisa diberikan termasuk mungkin juga nanti kita juga ingin mengajak pengusaha-pengusaha lain untuk mendukung bagaimana tempat-tempat yang dibutuhkan,” katanya.

Baca Juga  Resmikan Mubes IKA Unpad XI, Bey: Ketua Terpilih Harus Tingkatkan Sinergi dan Kualitas Pendidikan

Ia berharap, kedepannya rute pemberangkatan KA Papandayan dari Kabupaten Garut bisa bertambah, sehingga tidak hanya satu kali dalam satu hari, sehingga masyarakat Garut ataupun pengunjung lainnya dapat berangkat ataupun pulang menggunakan kereta.

“Mungkin dua kali karena nanti kita juga akan koordinasi dengan KAI apakah pagi ada nggak begitu, atau sore, jadi dua kali itu pagi dan sore misalnya supaya betul nanti pulangnya juga bisa pakai kereta, perginya bisa pakai kereta itu yang diharapkan,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, pihaknya mendukung dan menyambut baik dibukanya jalur baru yang berdampak positif pada konektivitas, pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di berbagai daerah Jawa Barat.

“Tentunya dengan dioperasikannya KA Papandayan dan KA Pangandaran akan memperkuat konektivitas antar kota dan antar daerah di Jabar serta membuka lebih banyak lagi pintu peluang pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas penduduk,” kata Bey.

Bahkan Bey sempat berseloroh dengan para Kepala Daerah agar dalam melaksanakan kunjungan kerja menemuinya di Bandung, Pj Bupati dan Wali Kota menggunakan transportasi KA Papandayan dan KA Pangandaran.

“Tanpa menunjukkan tiket KA, kunjungan kerja tidak akan diterima,” ujarnya sembari tertawa.

Langkah PT KAI tersebut disambut baik jajaran Pemdaprov Jabar dan pemda kabupaten/kota dengan segera dipersiapkannya KA Feeder dan shuttle penunjang untuk menghubungkan Stasiun Garut dan Stasiun Banjar ke tempat-tempat wisata.

“Sudah saya mintakan (ke Kepala Dinas Perhubungan Jabar) untuk segera menyiapkan baik feeder atau shuttle ke tempat wisata dari Stasiun Garut dan Stasiun Banjar,” tambah Bey.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungannya kepada Dirut KAI guna mengembangkan double track dan stasiun yang bagus.

“Semuanya akan kami dukung, termasuk stasiun-stasiun yang saat ini masih idle nanti akan dibantu untuk disertifikatkan, kami akan bantu,” ungkapnya.

Baca Juga  KPK Bersama Kementerian PUPR Cegah Korupsi dan Kikis Suap di Sektor Perumahan

Hadi Tjahjanto juga menyampaikan kesan dirinya saat menaiki moda transportasi kereta api, dimana ketika di perjalanan dirinya merasa nyaman serta tidak merasa mumet karena tidak mengalami kemacetan.

“Badan terasa enak dan mata dimanjakan dengan pemandangan-pemandangan, sawah, rumah penduduk, kemudian juga duduk nyaman karena ada AC,” ujarnya.

Terakhir, ia mengucapkan selamat atas diluncurkannya KA Papandayan dan KA Pangandaran. Hadi berkomitmen, pihaknya akan mendukung tata ruang di Kabupaten Garut maupun di Kota Banjar.

Dikesempatan yang sama, Dirut KAI, Didiek Hartantyo, menyampaikan bahwa dilaksanakannya Joy Ride ini dalam rangka mulai dioperasikannya KA Pangandaran dan KA Papandayan.

Didiek menerangkan, KA Papandayan ataupun Pangandaran, dilengkapi dengan kereta eksekutif dan kelas ekonomi premium.

Pada Joy Ride kali ini, Didiek menerangkan bahwa pihaknya senantiasa berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan setia KAI, dengan menciptakan pengalaman baru yaitu dihadirkannya KA Panoramic yang menyuguhkan pemandangan memukau selama perjalanan berlangsung.

“Kita bisa melihat Gunung Cikuray dengan clear ya (atau) jernih dengan kaca yang lebar, jadi Pak Pj Gubernur dan para pejabat Kabupaten Garut mesti mencoba, untuk bisa menimbulkan animo pariwisata di Kabupaten Garut, di Tasik dan Banjar,” terangnya.

Didiek menambahkan, diluncurkannya KA Papandayan dan Pangandaran ini akan memberi dampak positif salah satunya bagi masyarakat Garut yang akan berkunjung ke Jakarta tidak perlu berganti kereta di Bandung untuk mendapatkan layanan kelas eksekutif.

Ia berharap, pihaknya dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengembangkan daerah-daerahnya, baik dari segi pariwisata maupun lainnya sehingga dapat menumbuhkan kegiatan transportasi.

“Ini harapan kami dapat menumbuhkan sektor pariwisata, budaya dan perekonomian di Jawa Barat ini,” tandasnya.

Peluncurkan tiga KA baru, yaitu KA Papandayan relasi Garut-Gambir (PP), KA Pangandaran relasi Banjar-Gambir (PP), dan KA Malabar dengan keberangkatan pagi relasi Bandung-Malang (PP), pada Rabu (24/1/2024).

Peluncuran KA Papandayan ini dalam upaya memberi pilihan perjalanan dengan kereta api kepada masyarakat, khususnya dari Stasiun Garut ke Gambir PP, yang selama ini hanya dilayani oleh KA Cikuray relasi Garut-Cibatu-Kiara Condong-Pasar Senen.

Baca Juga  2024, Pemerintah Pusat Komitmen Realisasikan Lima Proyek Infrastruktur di Jabar

Sedangkan peluncuran KA Pangandaran memberikan pilihan bagi masyarakat yang menggunakan kereta api dari arah Jakarta menuju Bandung, Tasikmalaya, Ciamis hingga Banjar atau sebaliknya.

KA Malabar yang sebelumnya keberangkatan dari Stasiun Bandung, pukul 17.20 WIB, saat ini ditambah keberangkatan pagi, pukul 09.50 WIB, menuju Stasiun Malang.

Peluncuran KA baru ini juga ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sehingga semakin banyak pilihan bepergian menggunakan transportasi kereta api.

Ketiga KA tersebut terdiri dari dua kelas layanan, yaitu kelas eksekutif dan ekonomi.

Tarif KA Papandayan dibanderol dengan harga Rp252.000 untuk kelas eksekutif, dan Rp156.000 untuk kelas ekonomi.

Sedangkan tarif KA Pangandaran dibanderol dengan harga Rp296.000 untuk kelas eksekutif dan Rp180.000 untuk kelas ekonomi.

Kedua tarif kereta tersebut sudah termasuk promo sebesar 20 persen yang berlaku hingga 31 Januari 2024.

Berikut jadwal keberangkatan tiga KA baru tersebut:

1.KA Papandayan:
-Berangkat dari Stasiun Garut, pukul 12.30 WIB, tiba di Stasiun Gambir pukul 17.45 WIB (berangkat dari Stasiun Bandung pukul 15.00 WIB).
-Berangkat dari Stasiun Gambir, pukul 06.30 WIB, tiba di Stasiun Garut, pukul 11.20 WIB (tiba di Stasiun Bandung, pukul 09.15 WIB).

2.KA Pangandaran:
-Berangkat dari Stasiun Banjar, pukul 16.55 WIB, tiba di Stasiun Gambir, pukul 00.49 WIB (berangkat dari Stasiun Bandung, pukul 22.00 WIB).
-Berangkat dari Stasiun Gambir, pukul 09.30 WIB, tiba di Stasiun Banjar, pukul 16.25 WIB (tiba di Stasiun Bandung, pukul 12.15 WIB).

3.KA Malabar keberangkatan pagi:
-Berangkat dari Stasiun Malang, pukul 05.40 WIB, tiba di Stasiun Bandung, pukul 17.58 WIB.
-Berangkat dari Stasiun Bandung, pukul 09.50 WIB, tiba di Stasiun Malang, pukul 22.55 WIB.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Joy Ride KA PapandayanKA PapandayanKementerian ATR BPNPj Gubernur Jawa BaratRute Garut-Gambir
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Tancap Gas! Persaudaraan 98 Sumut Sebarkan Program Unggulan Prabowo-Gibran di Medan

Post Selanjutnya

Rugikan negara Rp127,1 Miliar, KPK: Korupsi Bansos Beras Kemensos Segera Disidangkan

RelatedPosts

IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

7 Juni 2026

Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

7 Juni 2026

Polri Resmikan Logo Layanan Polisi 110, Ini Makna dan Filosofi di Baliknya

6 Juni 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Menteri Jumhur Serukan Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim

6 Juni 2026
Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pentingnya sinergi DPR, pemerintah, dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas (Istimewa)

Dasco Kumpulkan Gubernur BI dan Menkeu, Bahas Strategi Jaga Pertumbuhan Ekonomi

6 Juni 2026

Diterpa Isu Penghentian Operasional, BGN Tegaskan MBG Tetap Berjalan di Seluruh Indonesia

6 Juni 2026
Post Selanjutnya

Rugikan negara Rp127,1 Miliar, KPK: Korupsi Bansos Beras Kemensos Segera Disidangkan

KPU Provinsi Jawa Barat Lantik Serentak 983.199 KPPS

Discussion about this post

KabarTerbaru

KPK_Lelang_kabariku_dwiwarna

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi pada 18 Juni, Ada iPhone Rp200 Ribuan hingga Properti Miliaran

8 Juni 2026

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

7 Juni 2026
dok KPK

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

7 Juni 2026

Korupsi MBG adalah Laku Nista

7 Juni 2026

20 Lembaga Lingkungan Siap Sukseskan Usulan Raperda Inisatif Pengelolaan Mata Air

7 Juni 2026

IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

7 Juni 2026

Pemerintah Hormati Proses Hukum Silmy Karim, Presiden Prabowo Teken Surat Pemberhentian

7 Juni 2026

Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

7 Juni 2026

Komitmen Berantas Korupsi, Pemerintah Optimalkan Pengawasan Kementerian dan Lembaga

6 Juni 2026

Komitmen Berantas Korupsi, Pemerintah Optimalkan Pengawasan Kementerian dan Lembaga

6 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Kejagung menahan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo.(Istimewa)

    Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Diselidiki, Kejagung Periksa Sejumlah Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com