• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 9, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Ketum Korpri Sebut Ide Deputi SDM Kemenpan RB Bisa Memecah Belah, Ini Pernyataannya

Redaksi oleh Redaksi
27 Juni 2023
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- “ASN yang Berwawasan Kebangsaan” merupakan tema yang dibahas di Seri Webinar ke-19 KORPRI menyapa ASN, yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (27/6/2023).

Webinar yang dimoderatori oleh Khoerun Nisa Fadillah, Duta KORPRI 2021 dari ANRI ini menghadirkan Ketua Umum DP KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH., sebagai Keynote Speaker dengan narasumber Gubernur Lemhannas RI, Andi Widjajanto, S.Sos., M.Sc., dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri/Ketua Departemen Pembinaan Jiwa Korps dan Wawasan Kebangsaan DPKN, Dr. Bahtiar, M.Si.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Negara ini harus dijaga bersama-sama dan salah satu tugas KORPRI adalah menjaga NKRI. Ini tugas mulia, bukan hanya jargon dan lip service dan betul-betul harus dilakukan secara konkrit” kata Ketua Umum KORPRI ketika mengawali keynote speech.

RelatedPosts

Ucapan Ulang Tahun yang Menjadi Polemik

Kasus Bupati Kuansing Bergulir, KPK Didesak Usut Tuntas Amplop Putih Raja Juli Antoni

Polda Babel Sukses Gelar Kejuaraan E-Sport Kapolda Cup, Tim Jhon Kei Polresta Rebut Golden Tiket Ke Jakarta

Prof. Zudan menegaskan, ASN yang berwawasan kebangsaan bisa dijelmakan kedalam perkerjaan sehari-hari ditubuh birokrasi dengan menjaga martabat Bangsa dan marwah Negara.

“Sehingga semua program dapat sampai dan berdampak positif kepada masyarakat. Hal tersebut bisa dilakukan apabila NKRI terjaga,” tegasnya.

Prof. Zudan mewanti-wanti jangan sampai Indonesia terpecah, dengan mencontohkan India raya yang terpecah belah menjadi tiga negara, India, Pakistan dan Banglades karena tidak dapat menjaga keberagaman akibat perbedaan agama dan suku.

Ketum KORPRI ini mensyukuri Bangsa Indonesia tetap dapat menjaga keutuhan NKRI, dan kunci perekat NKRI adalah ASN. Untuk itu. dirinya menghimbau agar ASN berhati-hati membuat kebijakan dan mewacanakan sesuatu.

Baca Juga  Demi Persatuan Nasional, Aktivis Forkot: Ketimbang Berpolemik Segera Tindaklanjuti Gagasan Prabowo-Budiman

“Jangan sampai seolah-olah progresif revolusioner atau karena pemikiran yang liberal ternyata memecah belah Bangsa,” ucapnya.

Secara khusus Ketum KORPRI menyoroti dan mencermati kebijakan Deputi SDM Kementerian PANRB, Alex Deni, yang mewacanakan perubahan keanggotaan KORPRI dari stelsel pasif menjadi setelsel aktif.

Menurut Prof. Zudan wacana ini dangkal dan pragmatis, tidak memahami filosofi pendirian Korpri, tidak berdesign menjaga NKRI dan berpotensi memecah belah ASN, berpotensi kriminogenik dan viktimogenik, serta bertentangan dgn UU ASN.

Dengan tegas Ketum KORPRI menolak ide yang ingin merubah keanggotaan KORPRI dari pasif ke aktif, karena ini akan menjadi bibit perpecahan yang secara tidak sadar diinisiasi oleh KemenPANRB, sehingga niat menjaga NKRI akan gagal karena KORPRI sebagai pemersatu Bangsa sudah tidak satu lagi.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas yang diwakili Deputi Kebangsaan, Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, M.M., M.Tr., mengatakan bahwa ASN harus menjadi garda terdepan sekaligus banteng terakhir selama NKRI ada.

Meskipun UUD 1945, pasal 27 dan 30 terkait bela Negara yang menyatakan setiap warga negara wajib ikut serta dalam bela negara, kalau ada UU lebih diatas lagi, maka ASN disitulah tempatnya.

“Untuk itu, ASN perlu memahami nilai-nilai kebangsaan agar memiliki wawasan agar bisa memahami dan menghargai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sehingga menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” papar Edi Sucipto.

Dirjen Politik dan PUM yang diwakili Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wasbang Kemendagri, Dr. Drajat Wisnu Setyawan, M.M., memaparkan tentang Peran ASN sebagai perekat persatuan Bangsa untuk menjaga NKRI dalam Keberagaman.

Menurut Drajat, fungsi ASN adalah Pelaksana kebijakan publik, Pelayan Publik dan Perekat dan Pemersatu Bangsa.

Baca Juga  Jembatan Roboh di Cidaun Cianjur, Jalan Penghubung Antardesa Terputus

“Namun pada kenyataannya masih banyak yang menganggap rendahnya pelayanan public, seperti berbelit-belit dan melelahkan, lambat dan tidak pasti serta mahal,” tukasnya.

Terakhir ditegaskan, sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN maka dalam rangka mewujudkan cita-cita dan tujuan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dibutuhkan ASN; integritas, profesional, netral dan bebas integrasi politik.

“Bersih KKN, mampu menyelenggarakan pelayanan publik dan perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa,”tutup Drajat.

Seri Webinar yang setiap Selasa rutin diselenggarakan DPKN ini dikuti oleh lebih dari 1.000 partisipan baik melalui zoom meeting maupun live streaming Youtube.***

Red/K.104

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Deputi SDM KemPANRBKORPRIMenolak Wacana Anggota Korpri Stelsel Aktif
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Tingkatkan Kualitas SDM, KPK Teken MoU dengan Lemhannas

Post Selanjutnya

Jumhur ke LBP: Mau Berapa Nyawa Buruh Lagi Mati di PT. GNI Morowali Utara?

RelatedPosts

Ucapan Ulang Tahun yang Menjadi Polemik

8 Juli 2026

Kasus Bupati Kuansing Bergulir, KPK Didesak Usut Tuntas Amplop Putih Raja Juli Antoni

8 Juli 2026

Polda Babel Sukses Gelar Kejuaraan E-Sport Kapolda Cup, Tim Jhon Kei Polresta Rebut Golden Tiket Ke Jakarta

8 Juli 2026

Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Terseret Kasus Tipikor Ekspor Tanah Jarang, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka

8 Juli 2026

Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

8 Juli 2026

Syahganda Nainggolan: Konflik Global Buka Babak Baru Geopolitik, Indonesia Harus Perkuat Kepentingan Nasional

8 Juli 2026
Post Selanjutnya

Jumhur ke LBP: Mau Berapa Nyawa Buruh Lagi Mati di PT. GNI Morowali Utara?

FKMAD: Derita Petani Menanti Pupuk Bersubsidi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ucapan Ulang Tahun yang Menjadi Polemik

8 Juli 2026

Kasus Bupati Kuansing Bergulir, KPK Didesak Usut Tuntas Amplop Putih Raja Juli Antoni

8 Juli 2026

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

8 Juli 2026

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

8 Juli 2026

Polda Babel Sukses Gelar Kejuaraan E-Sport Kapolda Cup, Tim Jhon Kei Polresta Rebut Golden Tiket Ke Jakarta

8 Juli 2026

Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Terseret Kasus Tipikor Ekspor Tanah Jarang, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka

8 Juli 2026

Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

8 Juli 2026

Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

8 Juli 2026

Syahganda Nainggolan: Konflik Global Buka Babak Baru Geopolitik, Indonesia Harus Perkuat Kepentingan Nasional

8 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com