Jumhur ke LBP: Mau Berapa Nyawa Buruh Lagi Mati di PT. GNI Morowali Utara?

Jakarta, Kabariku- Nasib naas menerpa seorang pekerja lokal Indonesia yang meregang nyawanya di PT. GNI (Gunbuster Nickel Industri) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, akibat kecelakaan kerja. Peristiwa kecelakaan kerja tersebut terjadi di fasilitas grinding smelter 1 pada Senin (26/6/2023).

Diketahui, dalam insiden tersebut satu orang tenaga kerja lokalmeninggal dunia dan dua orang tenaga asing asal Tiongkok mengalami luka-luka, serta beberapa orang tenaga lokal dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan.

Syafri yang Anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara mengatakan, Ini adalah kejadian yang terus berulang. Hal ini terjadi karena PT. GNI tidak patuh terhadap aturan pemerintah.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat berang dan mengalamatkan keberangannya pada Luhut Binsar Panjaitan atau LBP yang menurutnya seringkali menjadi semacam “bodyguard” dari perusahaan-perusahaan asal RRC itu.

“LBP, kamu kan yang suka bela-bela perusahaan dari China itu, mau berapa nyawa buruh lagi hilang di tempat kerja yang tidak taat aturan itu?,” cetus Jumhur meluapkan kejengkelannya. Selasa (27/6/2023).

Jumhur mengaku masih ingat betul, ketika pertama kali TKA China dimudahkan datang ke Indonesia, LBP bilang mereka pekerja terampil.

Sementara itu dengan berlindung dibalik Proyek Strategis Nasional seolah perusahaan-perusahaan dari RRC itu jadi kebal hukum.

“Jujur sajalah ada apa sebenarnya kalian rezim ini kok begitu tunduk pada RRC? TKA nya bego-bego kalian bilang terampil dan tak tergantikan. Memasukan TKA yang bego-bego itu melanggar UUD 1945, karena pekerjaan dan penghidupan yang layak itu dimaksudkan untuk orang Indonesia, bukan untuk TKA China yang bego-bego itu,” tandas Jumhur.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan