Tingkatkan Kualitas SDM, KPK Teken MoU dengan Lemhannas

Jakarta, Kabariku- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, dalam rangka meningkatkan hubungan kelembagaan.

Penandatangannya langsung dilakukan oleh Ketua KPK Firli Bahuri bersama Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto di Gedung Panca Graha Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2023).

Dalam sambutannya, Firli menyambut baik kerja sama yang terjalin untuk waktu 5 tahun kedepan ini. Apalagi di kesempatan kali ini, tidak hanya KPK, Lemhannas juga melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan beberapa lembaga serta perguruan tinggi di Indonesia dalam upaya membangun ketahanan nasional.

“KPK tidak pernah berhenti dan tidak pernah lelah untuk melakukan pemberantasan korupsi. Dan hari ini, komitmen itu kembali ditegaskan dalam penandatangan MoU dengan Lemhannas. Semoga nilai integritas yang sudah kita tanda tangani bisa membawa Indonesia mewujudkan cita-citanya di 2045 mendatang,” jelas Firli.

Adapun bentuk kerjasama yang terjalin meliputi Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan dan pelatihan, pertukaran tenaga ahli, dan pelaksanaan pengkajian dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

Kerja sama lainnya adalah Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) serta Program Pengendalian Gratifikasi, Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi, juga bidang lain sesuai kebutuhan.

Sebelumnya, KPK sudah berkerjasama dengan Lemhannas, salah satunya dengan mengirimkan SDM-nya untuk menjalani pendidikan dan pelatihan dalam upaya terus meningkatkan kompetensi pegawai KPK.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto mengatakan penandatanganan ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi dan berjejaring demi menyelesaikan masalh-masalah kebangsaan, pembangunan, kesejahteraan, keamanan Indonesia.

“Kami menawarkan kerja sama untuk bersama-sama berkolaborasi dengan mandat kami sejak 58 tahun lalu. Yang pertama menjadi sekolah geopolitik, yang kedua yaitu mencetak kepemimpinan nasional,” tutur dia.

“Sehingga yang bekerja sama dengan kami pasti akan mendapat sentuhan geopolitik dan sentuhan bagaimana kita menyiapkan kader kita untuk menjadi pemimpin nasional,” lanjutnya menutup.

Turut hadir pada kegiatan ini, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Kartika Handaruningrum, Wakil Gubernur Lemhannas RI Mohamad Sabrar Fadhilah.

Hadir juga, Sekretaris Utama Lemhannas RI Purwadi Arianto, jajaran deputi dan para pejabat struktural Lemhannas RI, jajaran rektor perguruan tinggi, serta perwakilan dari masing-masing lembaga.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan