• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Januari 9, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Jebakan Batman Para Adipati

Redaksi oleh Redaksi
10 April 2022
di Opini, Politik
A A
0
ShareSendShare ShareShare
oleh
S. Indro Tjahyono
Pengamat Politik

Kabariku- Isu perpanjangan jabatan Presiden, kalau berdasar pemberitaan TEMPO, tampaknya secara diam-diam juga digerakkan pembantu terdekat Presiden.

Sekarang, isu tersebut berada pada tahap memobilisasi dukungan. Banyak para menteri yang mulai bersuara nyaring dengan harapan mereka akan tetap berada di kabinet pada periode ketiga pemerintahan Jokowi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebelumnya ada relawan yang mulai unjuk suara untuk mendukung periode ketiga jabatan Presiden Jokowi. Sedang sebagian belum menyatakan dukungan terhadap perpanjangan jabatan presiden. Mereka bersikap mendukung presiden Jokowi sampai 2024, selanjutnya menunggu arahan Jokowi setelah periode kedua berakhir.

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

Kajian Online Minta Maaf dan Hapus Konten soal SBY, Andi Arief: Demokrat Tunggu Akun Lain

Bantah SBY Dibalik Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief Ajak Kader Demokrat Tetap Solid

Ada Agenda Tersembunyi
Beberapa Partai Politik, antaralain PAN dan PKB, juga melantunkan lagu yang sama. Tentu mereka juga berkeinginan akan digandeng masuk ke dalam jajaran eksekutif.

Tak kurang Kepala Desa melalui perhimpunannya turut mendukung perpanjangan jabatan presiden. Mobilisasi dukungan yang besar untuk gagasan yang diragukan keberhasilannya tentu juga mengundang pertanyaan besar.

Mungkin tujuannya bukan lagi untuk menyelamatkan proyek-proyek strategis nasional ,terutama proyek Ibu Kota Negara.

Tetapi ada agenda lain yang tersembunyi. Hal ini mengingat effortnya dan resiko politiknya sangat besar.

Presiden Jokowi jauh-jauh hari sudah menolak jabatannya diperpanjang untuk ketiga kali. Tetapi entah bagaimana, seperti dilaporkan TEMPO, elit (brutus ,kata Shakespeare) di sekitar Jokowi mulai gencar melempar umpan dan menggoreng isu penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden ketiga kali. Jokowi memang berdiam diri ketika isu-isu itu bergulir.

Baca Juga  KPK Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas Terpadu 2022 untuk PKS

Jeda Kekuasaan
Terbukti kini Presiden Jokowilah yang dirugikan oleh semua keonaran atau ontran-ontran ini, karena semua citra yang dibangun lewat Nawacita hancur. Presiden sebelumnya juga telah dirugikan oleh Kabinet Indonesia Maju karena semua persoalan yang dihadapi pemerintah ditangani secara akrobatik melalui kebijakan yang berubah-ubah.

Sehingga setiap saat, Presiden harus mengeluarkan pernyataan berbeda dengan resiko dituduh sebagai penipu dan pembohong.

Dukungan politik terhadap Presiden Jokowi sejatinya cukup kuat di DPR-RI, sehingga jika memang ada masalah agar proyek gagasan presiden tidak mangkrak setelah turun tahta ,bisa dicari solusinya secara konstitusional, yuridis, dan teknokratis.

Pilihan inilah yang harus diambil oleh kabinet yang didukung oleh Koalisi Partai Politik Pendukung Pemerintah yang kuat secara politik. Namun keputusan memilih solusi politis agar proyek-proyek strategis berlanjut dengan cara menunda pemilu dan memperpanjang masa jabatan kemungkinan ditunggangi kepentingan lain, yakni untuk menciptakan jeda kekuasaan.

Jeda kekuasaan inilah yang diincar oleh partai politik dan kekuatan politik yang merasa Capres dan Cawapres sudah disetting oleh pihak tertentu.

Kedua, mereka juga berharap muncul perlawanan mahasiswa di mana-mana, sehingga lahir situasi darurat, pemerintah demisioner, kocok ulang kandidat presiden, dan kekuatan alternatif menang dalam pemilu. Upaya bertahap untuk transisi kekuasaan ini sering disebut dengan “kudeta merangkak”.

Presiden Mulai Sadar Dijerumuskan
Penundaan Pemilu sendiri sebenarnya tidak ada dasar hukumnya alias inkonstutusional. Kondisi itu justru akan melahirkan vakum kekuasaan yang berisiko dan undang-undang yang bisa mengatur kondisi tersebut adalah UU Nomor 23 Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya.

Otoritas presiden hampir tidak ada dalam keadaan tersebut, karena negara berada di bawah kepemimpinan kolektif yang melibatkan polisi dan TNI. Di lain pihak perpanjangan jabatan presiden merupakan kemustahilan ,karena membutuhkan amandemen undang-undang atau mungkin juga UUD.

Baca Juga  PDIP Ingatkan Potensi Kemarahan Publik Jika Pilkada Dikembalikan ke DPRD

Presiden Jokowi sendiri akhirnya sadar dan menghentikan langkah yang digagas secara serampangan oleh para pembantunya. Menteri-menteri dilarang latah berbicara tentang perpanjangan jabatan presiden dan penundaan pemilu. Tetapi apa lacur, hujatan kepada presiden tentang hal itu terlanjur merebak dalam aksi-aksi mahasiswa di kota-kota besar.

Namun ada sesuatu yang aneh tentang bagaimana Presiden Jokowi memperlakukan pembantu-pembantunya yang nakal. Seperti biasa pola manajemen konflik dimainkan untuk menyingkirkan sebagian penggagas. Tetapi sebagian diperintahkan untuk membereskan segala prolog dan epilog sebagai dampak dari isu tersebut.

Raja Lalim Kualat
Karena itu tidak terjadi perpecahan atau konflik dengan adanya “internal struggle yang malu-malu” itu. Seperti anak kecil yang memecahkan gelas, tidak ditempeleng oleh ayahnya, tetapi hanya disuruh membersihkan beling-beling yang bertebaran. Mungkin juga pecahnya gelas itu ada andil dari kesalahan ayahnya.

Teori tentang demokrasi terlalu banyak, baik yang klasik maupun kontemporer. Tapi ada persepsi demokrasi yang mistis ketika dikatakan bahwa “suara rakyat, adalah suara Tuhan” (Robert Ferguson). Inilah mengapa ketika rakyat melakukan “aksi pepe” (aksi duduk berjemur di halaman kerajaan), Raja-raja Jawa segera memanggil mereka untuk didengar permintaannya sebagai pertanda adanya dawuh (perintah) dari Allah yang Maha Kuasa.

Tetapi juga ada Raja Jawa yang lalim, yang mengabaikan kehendak rakyat. Bahkan rakyat dan kerabat yang ikut berjuang mendirikan kerajaan, ditelantarkan, tanpa balas budi dan dibunuh. Raja akhirnya “kualat” sehingga selama memerintah dirundung petaka, dan lengser dengan suul khotimah.***

Minggu, 10 April 2022

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Jebakan Batman Para AdipatiPengamat Politikperiode ketiga jabatan Presiden JokowiS Indro Tjahyono
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Ketua Katar DKI Jakarta Nilai Positif Silaturahmi Sosial Ramadhan PERKAPJU

Post Selanjutnya

Terhadap Program Perhutanan Sosial, Kades Kedungsumber: Bukti Hadirnya Negara Mensejahterakan Petani Hutan

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026

Kajian Online Minta Maaf dan Hapus Konten soal SBY, Andi Arief: Demokrat Tunggu Akun Lain

7 Januari 2026

Bantah SBY Dibalik Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief Ajak Kader Demokrat Tetap Solid

5 Januari 2026
PDIP menilai wacana Pilkada lewat DPRD berpotensi memicu kemarahan publik. Andreas Hugo Pareira menegaskan hak pilih

PDIP Ingatkan Potensi Kemarahan Publik Jika Pilkada Dikembalikan ke DPRD

30 Desember 2025
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono

Gerindra Dukung Pemilukada Dipilih DPRD, Sugiono: Efisien Tanpa Hilangkan Esensi Demokrasi

30 Desember 2025
Kegiatan Madrasah Kader Partai (MKP) DPC PPP Kabupaten Garut bagi pemuda Daerah Pemilihan (Dapil) 6 yang dilaksanakan di Villa Jayasakti 1, Rancabuaya, Kabupaten Garut, selama dua hari, 25–26 Desember 2025

Perkuat Akar Rumput, PPP Garut Fokus Kaderisasi Pemuda Dapil 6 Lewat MKP

26 Desember 2025
Post Selanjutnya
Alham M Ubey, Sekum LSM PK PAN saat menjelaskan perhutanan sosial dibhadapan Kades Kedungsumber, Kec. Temayang, Bojonegoro dan lelompok tani hutan  desa setempat

Terhadap Program Perhutanan Sosial, Kades Kedungsumber: Bukti Hadirnya Negara Mensejahterakan Petani Hutan

Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Rekayasa Alih Arus Sekitar Istana Antisipasi Unjuk Rasa 11 April

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, bersama pihak terkait melaksanakan peninjauan aktivitas penambangan Galian C di 3 lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Banyuresmi dan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (5/1/2026).

Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

9 Januari 2026
Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo

KPK Dukung Reformasi Yudisial MA: Perkuat Integritas Aparatur Peradilan Tutup Celah KKN

9 Januari 2026

Refleksi 52 Tahun Malari dan HUT ke-26 Indemo: Korupsi Ancaman Demokrasi dan Ekologi

9 Januari 2026
Ketua DPRD Garut Aris Munandar menerima audiensi

Aris Munandar Tegaskan DPRD Garut Siap Fasilitasi Penyelesaian Dampak Penutupan Tambang Pasir

9 Januari 2026
Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama (Doc.Ist)

Materi Stand Up Diadukan, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

9 Januari 2026
Hasan Nasbi mengunjungi kediaman Joko Widodo di Solo. Ia menegaskan pertemuan tersebut merupakan silaturahmi pribadi, bukan agenda politik.(Ist)

Inilah Bocoran Pembicaraan Kunjungan Senyap Hasan Nasbi ke Rumah Jokowi di Solo

9 Januari 2026
Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

8 Januari 2026
FORHATI Nasional menggelar rapat pleno untuk memperkuat sinergi kepengurusan dan peran strategis perempuan dalam mendukung agenda Indonesia Emas 2045. (Irfan/kabariku.com)

FORHATI Nasional Tegaskan Arah Program Perempuan dalam Agenda Indonesia Emas 2045

8 Januari 2026
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim usai menghadiri persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

JPU Sindir Nadiem “Galau” di Kasus Chromebook, Pendukung Sambut Meriah di Ruang Sidang

8 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Profil Komjen (Purn) Chryshnanda Dwilaksana, mantan Kalemdiklat Polri dan Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri

    Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 139 Personel Polres Garut Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Ijazah Jokowi: Partai Demokrat Layangkan Somasi atas Konten yang Seret Nama SBY

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com