• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Agustus 5, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Jebakan Batman Para Adipati

Redaksi oleh Redaksi
10 April 2022
di Opini, Politik
A A
0
ShareSendShare ShareShare
oleh
S. Indro Tjahyono
Pengamat Politik

Kabariku- Isu perpanjangan jabatan Presiden, kalau berdasar pemberitaan TEMPO, tampaknya secara diam-diam juga digerakkan pembantu terdekat Presiden.

Sekarang, isu tersebut berada pada tahap memobilisasi dukungan. Banyak para menteri yang mulai bersuara nyaring dengan harapan mereka akan tetap berada di kabinet pada periode ketiga pemerintahan Jokowi.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sebelumnya ada relawan yang mulai unjuk suara untuk mendukung periode ketiga jabatan Presiden Jokowi. Sedang sebagian belum menyatakan dukungan terhadap perpanjangan jabatan presiden. Mereka bersikap mendukung presiden Jokowi sampai 2024, selanjutnya menunggu arahan Jokowi setelah periode kedua berakhir.

RelatedPosts

Konten Hoaks ‘Demo Agustus’ Masif di Media Sosial, Direktur IPR: Masyarakat Jangan Terpancing

Salam Wa Rahmah: “Belajar dari Republik Islam Iran untuk Menghalau Badai Kehancuran Negeri”

Rocky Gerung: Keadilan Sosial Jadi Kunci Ekonomi, Singgung Ancaman Rupiah Tembus Rp25.000 per Dolar

Ada Agenda Tersembunyi
Beberapa Partai Politik, antaralain PAN dan PKB, juga melantunkan lagu yang sama. Tentu mereka juga berkeinginan akan digandeng masuk ke dalam jajaran eksekutif.

Tak kurang Kepala Desa melalui perhimpunannya turut mendukung perpanjangan jabatan presiden. Mobilisasi dukungan yang besar untuk gagasan yang diragukan keberhasilannya tentu juga mengundang pertanyaan besar.

Mungkin tujuannya bukan lagi untuk menyelamatkan proyek-proyek strategis nasional ,terutama proyek Ibu Kota Negara.

Tetapi ada agenda lain yang tersembunyi. Hal ini mengingat effortnya dan resiko politiknya sangat besar.

Presiden Jokowi jauh-jauh hari sudah menolak jabatannya diperpanjang untuk ketiga kali. Tetapi entah bagaimana, seperti dilaporkan TEMPO, elit (brutus ,kata Shakespeare) di sekitar Jokowi mulai gencar melempar umpan dan menggoreng isu penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden ketiga kali. Jokowi memang berdiam diri ketika isu-isu itu bergulir.

Baca Juga  Pengamat Ekonomi Sampaikan Masalah Utama Penyaluran Bansos Karena Data Penduduk yang Belum Sempurna

Jeda Kekuasaan
Terbukti kini Presiden Jokowilah yang dirugikan oleh semua keonaran atau ontran-ontran ini, karena semua citra yang dibangun lewat Nawacita hancur. Presiden sebelumnya juga telah dirugikan oleh Kabinet Indonesia Maju karena semua persoalan yang dihadapi pemerintah ditangani secara akrobatik melalui kebijakan yang berubah-ubah.

Sehingga setiap saat, Presiden harus mengeluarkan pernyataan berbeda dengan resiko dituduh sebagai penipu dan pembohong.

Dukungan politik terhadap Presiden Jokowi sejatinya cukup kuat di DPR-RI, sehingga jika memang ada masalah agar proyek gagasan presiden tidak mangkrak setelah turun tahta ,bisa dicari solusinya secara konstitusional, yuridis, dan teknokratis.

Pilihan inilah yang harus diambil oleh kabinet yang didukung oleh Koalisi Partai Politik Pendukung Pemerintah yang kuat secara politik. Namun keputusan memilih solusi politis agar proyek-proyek strategis berlanjut dengan cara menunda pemilu dan memperpanjang masa jabatan kemungkinan ditunggangi kepentingan lain, yakni untuk menciptakan jeda kekuasaan.

Jeda kekuasaan inilah yang diincar oleh partai politik dan kekuatan politik yang merasa Capres dan Cawapres sudah disetting oleh pihak tertentu.

Kedua, mereka juga berharap muncul perlawanan mahasiswa di mana-mana, sehingga lahir situasi darurat, pemerintah demisioner, kocok ulang kandidat presiden, dan kekuatan alternatif menang dalam pemilu. Upaya bertahap untuk transisi kekuasaan ini sering disebut dengan “kudeta merangkak”.

Presiden Mulai Sadar Dijerumuskan
Penundaan Pemilu sendiri sebenarnya tidak ada dasar hukumnya alias inkonstutusional. Kondisi itu justru akan melahirkan vakum kekuasaan yang berisiko dan undang-undang yang bisa mengatur kondisi tersebut adalah UU Nomor 23 Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya.

Otoritas presiden hampir tidak ada dalam keadaan tersebut, karena negara berada di bawah kepemimpinan kolektif yang melibatkan polisi dan TNI. Di lain pihak perpanjangan jabatan presiden merupakan kemustahilan ,karena membutuhkan amandemen undang-undang atau mungkin juga UUD.

Baca Juga  Trimedya Panjaitan: "Puan Maharani Tipe Pemimpin yang Tak Suka Berpura-Pura"

Presiden Jokowi sendiri akhirnya sadar dan menghentikan langkah yang digagas secara serampangan oleh para pembantunya. Menteri-menteri dilarang latah berbicara tentang perpanjangan jabatan presiden dan penundaan pemilu. Tetapi apa lacur, hujatan kepada presiden tentang hal itu terlanjur merebak dalam aksi-aksi mahasiswa di kota-kota besar.

Namun ada sesuatu yang aneh tentang bagaimana Presiden Jokowi memperlakukan pembantu-pembantunya yang nakal. Seperti biasa pola manajemen konflik dimainkan untuk menyingkirkan sebagian penggagas. Tetapi sebagian diperintahkan untuk membereskan segala prolog dan epilog sebagai dampak dari isu tersebut.

Raja Lalim Kualat
Karena itu tidak terjadi perpecahan atau konflik dengan adanya “internal struggle yang malu-malu” itu. Seperti anak kecil yang memecahkan gelas, tidak ditempeleng oleh ayahnya, tetapi hanya disuruh membersihkan beling-beling yang bertebaran. Mungkin juga pecahnya gelas itu ada andil dari kesalahan ayahnya.

Teori tentang demokrasi terlalu banyak, baik yang klasik maupun kontemporer. Tapi ada persepsi demokrasi yang mistis ketika dikatakan bahwa “suara rakyat, adalah suara Tuhan” (Robert Ferguson). Inilah mengapa ketika rakyat melakukan “aksi pepe” (aksi duduk berjemur di halaman kerajaan), Raja-raja Jawa segera memanggil mereka untuk didengar permintaannya sebagai pertanda adanya dawuh (perintah) dari Allah yang Maha Kuasa.

Tetapi juga ada Raja Jawa yang lalim, yang mengabaikan kehendak rakyat. Bahkan rakyat dan kerabat yang ikut berjuang mendirikan kerajaan, ditelantarkan, tanpa balas budi dan dibunuh. Raja akhirnya “kualat” sehingga selama memerintah dirundung petaka, dan lengser dengan suul khotimah.***

Minggu, 10 April 2022

Red/K.101
Tags: Jebakan Batman Para AdipatiPengamat Politikperiode ketiga jabatan Presiden JokowiS Indro Tjahyono
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Ketua Katar DKI Jakarta Nilai Positif Silaturahmi Sosial Ramadhan PERKAPJU

Post Selanjutnya

Terhadap Program Perhutanan Sosial, Kades Kedungsumber: Bukti Hadirnya Negara Mensejahterakan Petani Hutan

RelatedPosts

Konten Hoaks ‘Demo Agustus’ Masif di Media Sosial, Direktur IPR: Masyarakat Jangan Terpancing

5 Agustus 2026

Salam Wa Rahmah: “Belajar dari Republik Islam Iran untuk Menghalau Badai Kehancuran Negeri”

5 Agustus 2026

Rocky Gerung: Keadilan Sosial Jadi Kunci Ekonomi, Singgung Ancaman Rupiah Tembus Rp25.000 per Dolar

5 Agustus 2026

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

3 Agustus 2026

PSI Siapkan Sekretariat sebagai Rumah Aspirasi Masyarakat Garut, Fokus Bantu Warga Ambil Ijazah yang Ditahan

2 Agustus 2026

PSI Garut Resmikan Kantor DPD, DPW Jabar: Rumah Aspirasi dan Tempat Lahirnya Pemimpin Muda

2 Agustus 2026
Post Selanjutnya
Alham M Ubey, Sekum LSM PK PAN saat menjelaskan perhutanan sosial dibhadapan Kades Kedungsumber, Kec. Temayang, Bojonegoro dan lelompok tani hutan  desa setempat

Terhadap Program Perhutanan Sosial, Kades Kedungsumber: Bukti Hadirnya Negara Mensejahterakan Petani Hutan

Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Rekayasa Alih Arus Sekitar Istana Antisipasi Unjuk Rasa 11 April

Discussion about this post

KabarTerbaru

Malu Proyek Mangkrak dan Putus Kontrak,Bupati Lahat Bursa Zarnubi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berjalan

5 Agustus 2026

Konten Hoaks ‘Demo Agustus’ Masif di Media Sosial, Direktur IPR: Masyarakat Jangan Terpancing

5 Agustus 2026

Kepala Staf Kepresidenan Dudung: Tugas KSP Mengurai Bottleneck Program Prioritas Presiden

5 Agustus 2026

Pemkot Tangsel Tunda Pembelian Lahan Puspem, Fokus Genjot PSEL Cipeucang untuk Atasi Krisis Sampah

5 Agustus 2026
Dok.Foto:Istimewa

Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

5 Agustus 2026

Salam Wa Rahmah: “Belajar dari Republik Islam Iran untuk Menghalau Badai Kehancuran Negeri”

5 Agustus 2026

Menko Polkam Pastikan Kondisi Nasional Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Terpengaruh Hoaks

5 Agustus 2026
Kepala Dinas PUTR Cianjur

Dinas PUTR Cianjur Tegas, Lawan Segala Bentuk Korupsi

5 Agustus 2026
ruang konpers KPK

Geledah Dua Kantor Imigrasi, KPK Amankan Dokumen hingga Uang Asing SGD 8.500

5 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

4 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Pembina Utama Driver Legend Indonesia Lutfi Pramudya Iskandar (Istimewa)

    Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com