Garut, Kabariku – Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, mengunjungi tiga keluarga korban kebakaran di Kampung Rengas RT 01 RW 02, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Sabtu (25/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan uang tunai sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak musibah.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB itu menghanguskan rumah milik Heri Santoso, Umar Sahid, dan Hasan Suhendar.
Saat peristiwa terjadi, Heri Santoso diketahui sedang bekerja di Bandung. Sementara Umar Sahid tengah berjualan kupat tahu di wilayah Cikalong, perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Purwakarta. Adapun Hasan Suhendar merupakan menantu dari Heri Santoso.
Dalam kesempatan itu, Yudha menyampaikan rasa empatinya kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal beserta harta benda akibat kebakaran.
“Saya hadir untuk memberikan sedikit bantuan sembako dan uang tunai sebagai bentuk empati serta dukungan kepada tiga keluarga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Yudha.
Ia menjelaskan, selain rumah, para korban juga kehilangan berbagai barang berharga dan dokumen penting. Saat ini ketiga keluarga tersebut untuk sementara mengungsi di rumah kerabat mereka, Ibu Neni, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Yudha pun meminta Pemerintah Kabupaten Garut segera menyalurkan bantuan bahan bangunan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) agar proses pembangunan kembali rumah para korban bisa segera dilakukan.
Selain bantuan pemerintah, ia juga mendorong optimalisasi pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan serta dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut.
“CSR jangan hanya berasal dari Bank BJB atau BPR Garut, tetapi juga dari berbagai badan usaha lainnya agar diprioritaskan membantu warga yang terkena musibah. Begitu pula BAZNAS, setelah melakukan asesmen, diharapkan dapat memberikan bantuan sehingga keluarga korban dapat membangun kembali rumah mereka,” katanya.
Menurutnya, dana zakat yang dikelola BAZNAS Garut, yang bersumber dari zakat ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah, termasuk korban kebakaran.
Yudha berharap Bupati Garut dapat mengoordinasikan seluruh potensi bantuan, baik dari pemerintah daerah, CSR perusahaan, maupun BAZNAS, agar proses pemulihan para korban dapat berlangsung lebih cepat.
“Semoga melalui kolaborasi berbagai pihak, Pak Hen Santoso, Pak Umar Sahid, dan Pak Hasan Suhendar dapat segera membangun kembali rumah mereka sehingga keluarga mereka kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Mari kita bahu-membahu mencari solusi bagi warga yang sedang tertimpa musibah,” pungkasnya.



















Discussion about this post