Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keluarga prasejahtera di Indonesia, PNM Cabang Garut tak hanya memberikan pendampingan usaha dalam sektor ekonomi, akan tetapi juga menyerahkan beasiswa kepada 33 anak nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan UlaMM (Unit Layanan Modal Mikro). Program yang dilaksanakan di berbagai kota ini merupakan bagian dari upaya PNM untuk menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan, tidak hanya melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha bagi orang tuanya, tetapi juga melalui dukungan pendidikan bagi generasi penerus. Beasiswa diberikan kepada anak-anak yang memiliki semangat belajar dan prestasi akademik sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan keluarga nasabah dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Melalui pemberdayaan ekonomi yang dijalankan kepada para ibu nasabah Mekaar dan pengusaha ULaMM, PNM meyakini bahwa pendidikan merupakan investasi penting yang dapat memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Hingga Juni 2026, PNM telah melayani lebih dari 23,3 juta perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia dan terus memperluas dampak pemberdayaan hingga ke aspek pendidikan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan beasiswa ini. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk membantu kebutuhan sekolah anak. Kami merasa diperhatikan dan didukung, bukan hanya dalam usaha tetapi juga dalam pendidikan anak-anak kami. Semoga PNM terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap salah satu orang tua penerima beasiswa.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, menyampaikan bahwa keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari berkembangnya usaha nasabah, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup keluarganya. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Melalui beasiswa ini, kami berharap anak-anak nasabah Mekaar dan ULaMM semakin termotivasi untuk belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita mereka. Sejalan dengan semangat PNM untuk tumbuh, peduli, dan menginspirasi, kami ingin terus hadir menemani perjuangan keluarga nasabah dalam membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui dukungan ini, PNM berharap semangat belajar anak-anak nasabah dapat terus tumbuh, seiring dengan perjuangan orang tua mereka dalam membangun usaha dan memperbaiki kehidupan keluarga. Karena bagi PNM, pemberdayaan bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga tentang membuka jalan yang lebih cerah bagi generasi berikutnya.***
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post