Tapanuli Tengah,Kabariku.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah terus bergerak secara strategis dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana. Upaya tersebut mendapat dorongan penting melalui kunjungan kerja Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI, Dr. Yayat Ruyat, yang diterima langsung Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi, Senin (6/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan rehabilitasi serta pembangunan kembali kawasan terdampak bencana di Tapanuli Tengah.
Bupati Masinton Pasaribu Tegaskan Pemkab Tapteng Berkomitmen Proses Pemulihan Menyentuh Kebutuhan Masyarakat.
Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa Pemkab Tapteng berkomitmen memastikan proses pemulihan berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui berbagai lembaga strategis sangat diperlukan agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
Sementara itu, Deputi Bidang Geoekonomi DPN RI Dr. Yayat Ruyat menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.
Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Tapanuli Tengah merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan pembangunan wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait percepatan pemulihan infrastruktur, penguatan ketahanan wilayah, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pascabencana turut menjadi pembahasan utama.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap sinergi yang terjalin dengan Dewan Pertahanan Nasional dapat memperkuat berbagai program pemulihan dan pembangunan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara normal dan perekonomian daerah kembali tumbuh secara berkelanjutan.
.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post