Jakarta, Kabariku – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) melalui berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam upaya pencegahan narkotika.
Penguatan program tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah tingkat SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta tersebut turut disaksikan jajaran Forkopimda DKI Jakarta, pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.
Generasi Muda sebagai Peer Educator dan Agen Perubahan
Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan guna mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dalam sambutannya, Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi muda Indonesia.
“Kita berupaya dan berharap anak-anak kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Komjen Suyudi.
Wujud Indonesia Emas 2045 Menuju Indonesia Bersinar
Kepala BNN berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain sehingga berkembang menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.
Menutup sambutannya, Komjen Suyudi berpesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
“Jadilah cahaya penerang di lingkungan kalian dan jangan beri ruang bagi narkotika untuk menghancurkan mimpi serta masa depan,” tandasnya.
BNN juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika yang dilakukan saat ini tidak ditujukan untuk memerangi individu, melainkan melawan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pendekatan pemulihan bagi korban serta pembinaan bagi generasi penerus bangsa.*
Baca juga :
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post