Palembang, Kabariku – Direktur Utama Ocean Nusantara Group, Charma Afrianto, menyatakan optimisme terhadap pengembangan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat di Sumatera Selatan sebagai pusat konektivitas pelayaran global.
Menurut Charma, pelabuhan tersebut akan melayani berbagai jenis kapal, mulai dari kapal kontainer, tanker, hingga kapal curah. Tanjung Carat juga diproyeksikan menjadi pintu gerbang utama perdagangan luar negeri dan distribusi logistik antarnegara.
“Pelabuhan ini akan memfasilitasi arus ekspor dan impor serta alih muat barang dalam skala internasional,” ujar Charma dalam peresmian kantor Ocean Nusantara Group, Selasa (15/4/2026).
Ia menambahkan, keberadaan pelabuhan ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja sama antarnegara, termasuk dalam aspek diplomasi dan pertahanan melalui kunjungan kapal-kapal asing.
Charma menegaskan, Ocean Nusantara Group akan berperan aktif dalam mendukung pembangunan pelabuhan tersebut. Perusahaan juga siap membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menarik investor dari berbagai sektor industri.
“Investor seperti pabrik baja, pabrik mobil, dan pabrik motor diharapkan dapat berinvestasi dan membangun fasilitas produksi serta pergudangan di kawasan Tanjung Carat,” katanya.
Ia menilai kawasan tersebut memiliki potensi menjadi intermoda terlengkap di Asia Tenggara, dengan dukungan sistem transportasi yang terintegrasi.
Lebih lanjut, Charma mengungkapkan bahwa pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat merupakan hasil dari penantian panjang selama puluhan tahun.
“Sudah 50 tahun penantian panjang ini, dan baru terwujud pembangunannya setelah kepemimpinan Herman Deru sebagai Gubernur Sumatera Selatan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Charma juga mendorong pemerintah daerah untuk membentuk badan investasi khusus guna mempermudah perizinan serta mempercepat realisasi investasi.
Selain itu, Ocean Nusantara Group membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, khususnya yang dilalui aliran sungai, dalam pengelolaan pelabuhan.
Di akhir pernyataannya, Charma berharap Pelabuhan Tanjung Carat dapat berkembang menjadi pelabuhan modern berbasis digitalisasi dan ramah lingkungan (green port), serta menjadi salah satu pelabuhan dengan jaringan hub internasional terbesar.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com























Discussion about this post