Garut, Kabariku – Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikajang pada Rabu (8/4/2026) mengakibatkan longsor di Desa Cipangramatan. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga rumah warga tertimpa material longsor, satu rumah terancam, serta satu akses jalan lingkungan terputus.
Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Emak Iin (90) di Kampung Leuwi Leutak RT 06 RW 01, Dadang di Kampung Potongan RT 03 RW 01, serta Ena Sumpena di Kampung Sagara Keling RT 04 RW 02 Desa Cipangramatan.
Pada Sabtu (11/4/2026), Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan, bersama tim URC BPBD Garut, unsur Pemerintah Kecamatan Cikajang, Pemerintah Desa Cipangramatan, serta jajaran PAC dan Ranting PDI Perjuangan setempat meninjau langsung lokasi terdampak sekaligus memberikan bantuan kepada korban.
Dalam kunjungannya, Yuda menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga, khususnya kepada Emak Iin yang sudah lanjut usia dan rumahnya mengalami kerusakan berat.
“Kami hadir untuk memastikan korban mendapatkan perhatian. Terutama Emak Iin yang sudah berusia 90 tahun, tentu harus menjadi prioritas dalam penanganan,” ujar Yuda.
Ia menjelaskan, BPBD Garut telah menyalurkan bantuan berupa family kit dan matras kepada para korban. Sementara itu, khusus untuk Emak Iin juga diberikan tambahan bantuan berupa peralatan dapur seperti wajan, panci, serta pakaian.
Selain itu, Yuda secara pribadi turut memberikan bantuan sembako dan santunan uang kepada Emak Iin dan Ena Sumpena sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak.
Secara tidak langsung, Yuda menilai bahwa langkah penanganan lanjutan harus segera dilakukan, terutama terkait perbaikan rumah warga yang rusak berat. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui dinas terkait agar bergerak cepat.
“Kami berharap Pemkab Garut melalui Disperkim bisa segera membantu perbaikan rumah Emak Iin di Kampung Leuwi Leutak. Kondisinya sangat memprihatinkan dan beliau sudah lansia,” tegasnya.
Selain penanganan jangka pendek, Yuda juga menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Ia mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) sebagai wadah penyaluran dana CSR.
Menurutnya, keberadaan forum tersebut akan sangat membantu dalam mempercepat penanganan bencana dan pemulihan masyarakat.
“Pemkab Garut harus segera membentuk forum TJSLP agar dana CSR dari berbagai badan usaha bisa diarahkan membantu warga yang terkena musibah,” ungkapnya.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat semakin kuat, sehingga penanganan bencana di Kabupaten Garut bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah setempat bersama BPBD juga terus melakukan pendataan dan penanganan lanjutan guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi, sekaligus mengantisipasi potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com






















Discussion about this post