• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

Masyarakat Sipil Layangkan Somasi ke Presiden Prabowo, Desak Penetapan Status Darurat Bencana Nasional

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
10 Desember 2025
di Nasional
A A
0
Dampak Banjir Aceh-Sumatera

Dampak Banjir Aceh-Sumatera (dok YLBHI)

ShareSendShare ShareShare

Pernyataan Sikap Masyarakat Sipil atas Bencana Ekologis di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Jakarta, Kabariku – Ratusan organisasi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam koalisi lingkungan dan advokasi hukum melayangkan somasi kepada Presiden Prabowo Subianto.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Mereka mendesak pemerintah segera menetapkan status darurat bencana nasional atas tragedi ekologis berupa banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

RelatedPosts

Puan Maharani Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Rentetan OTT Kepala Daerah oleh KPK

Andre Rosiade: Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Posko Polri Siaga di Jalur Mudik Lebaran 2026

Buruan Daftar! Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret

Dalam pernyataan sikap yang dirilis di Jakarta, koalisi menyatakan keprihatinan mendalam atas besarnya dampak kemanusiaan, kerusakan infrastruktur, kerugian sosial-ekonomi, serta rusaknya lingkungan secara masif.

Mereka menilai lambatnya penetapan status darurat bencana nasional telah memperburuk kondisi di lapangan.

Korban Tewas Capai 974 Orang, Ratusan Hilang

Hingga 8 Desember 2025, data BNPB menunjukkan jumlah korban terus meningkat: 974 orang meninggal dunia, 298 orang hilang, dan angka tersebut diperkirakan masih bertambah karena banyak wilayah yang belum dapat dijangkau.

Selain itu, puluhan ribu warga terpaksa mengungsi. Kondisi di lokasi pengungsian dinilai sangat rentan, terutama bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan lansia.

Minimnya layanan kesehatan inklusif, sanitasi, air bersih, serta kebutuhan khusus perempuan menjadi sorotan utama.

“Setiap jam keterlambatan adalah bentuk kelalaian negara terhadap keselamatan warganya,” tegas koalisi dalam pernyataannya.

Akses Terputus, Bantuan Terhambat

Kerusakan infrastruktur besar-besaran menyebabkan akses jalan terputus dan jaringan komunikasi lumpuh.

Kondisi ini menghambat proses evakuasi, pelayanan medis, dan distribusi logistik. Banyak wilayah masih terisolasi tanpa pasokan memadai.

Baca Juga  Bob Hasan: Baleg DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas 2025

Koalisi menyebut skala bencana ini mustahil ditangani pemerintah daerah saja, sehingga diperlukan intervensi penuh pemerintah pusat, termasuk anggaran nasional, rekonstruksi terpadu, dan mobilisasi sumber daya lintas kementerian.

Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Kejahatan Ekosida

Selain meminta percepatan penanganan korban, masyarakat sipil menekankan pentingnya menindak pihak-pihak yang diduga berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan.

Mereka menyebut kerusakan ekologis ini bukan sekadar akibat faktor alam, melainkan dipicu oleh eksploitasi berlebihan oleh korporasi, termasuk aktivitas ilegal.

Menurut koalisi, situasi ini telah memenuhi unsur Kejahatan Ekosida, sehingga penanganannya tidak cukup hanya melalui gugatan perdata, tetapi juga harus masuk ranah pidana.

Penetapan bencana nasional dinilai menjadi pintu masuk bagi investigasi menyeluruh lintas daerah.

“Masyarakat memiliki hak konstitusional untuk menuntut negara dan perusahaan yang lalai atau berperan dalam kerusakan lingkungan,” ujar Masyarakat Sipil.

Koalisi juga menilai pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap kepemilikan perusahaan dan potensi konflik kepentingan, termasuk dugaan hubungan dengan elite politik atau pejabat pemerintah.

Status Bencana Nasional Dinilai Mendesak

Menurut koalisi, pelibatan pemerintah pusat menjadi satu-satunya jalan untuk memastikan keselamatan warga, mempercepat penanganan darurat yang sensitif gender, dan membuka ruang bagi tata kelola yang lebih transparan.

Penetapan status bencana nasional disebut telah memenuhi seluruh indikator, mulai dari skala kerusakan, jumlah korban, dampak sosial-ekonomi, hingga kemampuan daerah yang tidak lagi memadai.

“Kami mendesak Presiden segera mengambil keputusan demi kemanusiaan, keselamatan, dan masa depan masyarakat terdampak”.

113 Organisasi Turut Menandatangani

Pernyataan ini ditandatangani lebih dari seratus organisasi, termasuk:

Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
WALHI Bangka Belitung
WALHI Riau
WALHI Aceh
WALHI Bengkulu
WALHI Jambi
WALHI Lampung
WALHI Sumatera Barat
WALHI Sumatera Selatan
WALHI Sumatera Utara
WALHI Nusa Tenggara Barat
WALHI Nusa Tenggara Timur
WALHI Bali
WALHI Maluku Utara
WALHI Papua
WALHI Jawa Timur

Baca Juga  Mantan Ketua DPD RI, Irman Gusman Tegaskan Urgensi Status Bencana Nasional untuk Sumatera

WALHI Jawa Barat
WALHI Jawa Tengah
WALHI Yogyakarta
WALHI Jakarta
WALHI Kalimantan Barat
WALHI Kalimantan Selatan
WALHI Kalimantan Timur
WALHI Kalimantan Tengah
WALHI Sulawesi Tengah
WALHI Sulawesi Barat
WALHI Sulawesi Selatan

WALHI Sulawesi Tenggara
WALHI Sulawesi Utara
WALHI Gorontalo

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI),
LBH Banda Aceh, 
LBH Medan, 
LBH Pekanbaru
LBH Padang, 
LBH Palembang, 
LBH Bandar Lampung, 
LBH Jakarta,
LBH Bandung,
LBH Semarang, 
LBH Surabaya, 

LBH Yogyakarta, 
LBH Bali, 
LBH Samarinda, 
LBH Makassar,
LBH Manado, 
LBH Papua, 

LBH Project Base Papua Merauke, 
LBH Project Base Kalimantan Barat, 
Transparency International Indonesia
SHEEP Indonesia
Yayasan Pionir Bulungan
Solidaritas Perempuan Bungoeng Jeumpa Aceh,

Greenpeace Indonesia
Solidaritas Perempuan
Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA)
Yayasan Penabulu
Jaringan Lokadaya Nusantara
Yayasan Auriga Nusantara
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)

Serikat Pekerja Kampus (SPK)
Perkumpulan Jaringan Pantau Gambut
Ekologi Maritim Indonesia (EKOMARIN)
Transnational Palm Oil Labour Solidarity (TPOLS) Network

Kolektif Kabel Bandung
Sawit watch
The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research
Suara Kebebasan
Jaringan Advokasi Tambang (JATAM)

Students For Liberty (SFL) Indonesia 
Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif (SINDIKASI)
Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI)

PBHI Sumatera Utara
PBHI Sumatera Barat
PBHI Lampung
PBHI Jakarta
PBHI Jawa Barat
PBHI Jawa Tengah
PBHI Yogyakarta
PBHI Bali
PBHI Kalimantan Barat
PBHI Sulawesi Selatan

Center for Knowledge Indonesia (CKI)
Trend Asia
FITRA NTB
350 Indonesia
Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) 
Sahabat Persada Alam (SPA) Koalisi Persampahan Nasional (KPNas)
Yayasan Kajian Sampah Nasional (YKSN)
Working Group ICCA Indonesia (WGII)
Eksekutif Nasional Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK)
Perkumpulan HuMa Indonesia

Baca Juga  LBH-YLBHI Regional Barat Minta Negara Tetapkan Darurat Nasional dan Moratorium Izin Konsesi

Sajogyo Institute
Yayasan TIFA
Perempuan Mahardhika
Perkumpulan Kaoem Telapak
Kawula17
Pusat Studi Desa dan Adat STPMD “APMD” Yogyakarta
Apel Green Aceh
POKJA30 Kaltim
Indonesia Corruption Watch (ICW)
Biotani Bahari Indonesia
Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA)
Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN)

Jedakata
Publish What You Pay (PWYP) Indonesia
Lembaga Tiga Beradik
JPIK Jambi
Arise! Indonesia
CERAH
Enter Nusantara
Perkumpulan Sumsel Bersih
JPIK Sumsel.

Koalisi menegaskan bahwa tanpa langkah cepat dari pemerintah, jumlah korban dan kerusakan diperkirakan akan terus bertambah. Mereka menutup pernyataan dengan harapan agar Presiden Prabowo segera mengambil keputusan strategis demi keselamatan publik.***

Baca juga :

LBH-YLBHI Regional Barat Minta Negara Tetapkan Darurat Nasional dan Moratorium Izin Konsesi

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bencana Aceh-SumateraMasyarakat SipilSomasi ke Presiden Prabowostatus Darurat Bencana Nasional
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kejati Jabar Tersangkakan Eks Sekretaris dan Wakil Ketua DPRD Bekasi Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan

Post Selanjutnya

Menkeu Purbaya Sebut Skema Pajak Batu Bara di UU Cipta Kerja Bikin Penerimaan Negara Minus

RelatedPosts

dok Parlementaria

Puan Maharani Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Rentetan OTT Kepala Daerah oleh KPK

10 Maret 2026

Andre Rosiade: Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Posko Polri Siaga di Jalur Mudik Lebaran 2026

10 Maret 2026

Buruan Daftar! Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret

8 Maret 2026

YLBHI Apresiasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen dkk, Hakim Nyatakan Dakwaan Jaksa Gugur

7 Maret 2026

Tokoh Agama Apresiasi Langkah Presiden Bangun Bangsa dan Perdamaian Dunia, Ahmad Muzani: Demi Keutuhan RI

6 Maret 2026

MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

6 Maret 2026
Post Selanjutnya
Pemerintah menyiapkan bea keluar setelah restitusi PPN batu bara menekan penerimaan negara.(Foto: Istimewa)

Menkeu Purbaya Sebut Skema Pajak Batu Bara di UU Cipta Kerja Bikin Penerimaan Negara Minus

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (Foto:Istimewa)

KPK OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dalam Operasi Senyap

Discussion about this post

KabarTerbaru

Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

12 Maret 2026
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin/ Diskominfo

Bupati Garut Dorong Program MBG Prioritaskan Bahan Baku dari Masyarakat Lokal

12 Maret 2026

Rapat Strategis di Hambalang, Seskab Teddy: Bahas Swasembada Pangan, Energi, dan Kesiapan Idulfitri

12 Maret 2026

KDM Usulkan Cikuray Jadi Tahura, Aktivis Lingkungan Pertanyakan Kesiapan Pemkab

11 Maret 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Danantara menyetor hingga Rp 800 triliun per tahun ke kas negara.(Ist)

Target Presiden Prabowo untuk Danantara: Setoran Rp 800 Triliun per Tahun dari Hasil Investasi

11 Maret 2026
Watch Club buka store ke-41 di Puri Indah Mall Jakarta Barat (Foto:Istimewa)

Ekspansi Watch Club: Store Baru di Puri Indah Mall Sajikan Jam Tangan Original dari Brand Global

11 Maret 2026

Kabaharkam: Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026 Kedepankan Toleransi dan Moderasi Beragama

11 Maret 2026

Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

11 Maret 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Gugatan Praperadilan Kandas, Hakim PN Jaksel: Penetapan Tersangka Yaqut Sah

11 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com