• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, April 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Megawati–Prabowo: Negarawan di Tengah Gejolak

El Badhi oleh El Badhi
1 September 2025
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Oleh: Bimo Putranto
Pendiri Rumah Keluarga Bersama/RKB

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” (Ir. Soekarno)

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Kabariku – Kehadiran Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka pada 31 Agustus 2025 menjadi penanda penting dalam dinamika politik nasional. Di tengah gelombang demonstrasi dan situasi sosial yang menghangat, pertemuan Megawati dengan Presiden Prabowo Subianto bersama para pimpinan partai politik menunjukkan upaya serius untuk menjaga stabilitas negara.

RelatedPosts

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

Makar sebagai Struktur Cara Berpikir Saiful Mujani

Membangun Solidaritas Negara Islam

Saya melihat langkah Megawati tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga strategis. Kehadiran beliau menegaskan bahwa di atas semua perbedaan politik, ada kepentingan lebih besar: bangsa dan rakyat. Pertemuan ini menepis keraguan publik bahwa elite politik terbelah. Justru sebaliknya, Megawati dan Prabowo tampil sebagai sosok negarawan yang memberi teladan kebersamaan di tengah krisis.

Kehadiran seluruh ketua umum partai politik di Istana menegaskan pentingnya rekonsolidasi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ini menjadi momentum politik yang berharga: bangsa Indonesia menunjukkan kematangan, bahwa elite politik masih bisa duduk bersama ketika kepentingan rakyat menuntut.

Menepis Teori Konspirasi dan Dalang

Di tengah berkembangnya teori konspirasi dan tudingan adanya “dalang” di balik huru-hara, saya menilai pertemuan di Istana adalah bantahan nyata. Aspirasi masyarakat yang mengemuka melalui demonstrasi semestinya dipahami lebih dahulu sebagai peristiwa alamiah, lahir dari akumulasi kekecewaan atas kondisi sosial-politik pasca reformasi yang belum sepenuhnya menjawab harapan rakyat.

Justru teori dalang berbahaya karena bisa menutup pintu pemahaman yang lebih jernih. Beberapa pihak bahkan mencoba mereduksi situasi ini dengan usulan jalan pintas, seperti pencopotan Kapolri atau reshuffle kabinet. Menurut saya, langkah semacam itu bukanlah solusi sejati. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang menyentuh akar masalah, bukan pengorbanan simbolis.

Baca Juga  Jebakan Batman Para Adipati

Tugas Seorang Negarawan

Saya meyakini, Prabowo sebagai presiden sah pilihan rakyat harus membaca gejolak ini sebagai alam bawah sadar kegelisahan publik. Banyak janji reformasi yang dirasakan masyarakat belum terwujud. Kini publik menaruh harapan besar agar Prabowo menyempurnakan pekerjaan rumah para pendahulunya dengan cepat dan menyentuh akar masalah.

Kemarahan publik yang sporadis dan militan harus ditangkap dalam bingkai negara hukum, negara demokrasi, dan negara kesejahteraan. Inilah momentum bagi Prabowo untuk mengeliminasi kekuatan pragmatis yang masih membayangi, sekaligus menegaskan dirinya sebagai presiden tanpa bayang-bayang masa lalu.

Reformasi bukan milik elit semata, melainkan milik rakyat. Di sinilah kepemimpinan Prabowo diuji: apakah mampu mengembalikan reformasi ke pangkuan rakyat atau hanya menjadi jargon politik semata.

Pertemuan para elite politik, termasuk Megawati dan Prabowo, juga akan sangat membantu aparatur keamanan dalam menstabilisasi situasi di lapangan. Namun, bila stabilisasi tidak tercapai, maka sepatutnya dilakukan langkah penataan kelembagaan dan kebijakan, agar negara tidak hanya bertahan secara simbolis, tetapi juga mampu menjawab persoalan substantif.

Gejolak dan Stabilitas Pasar

Yang menarik, gejolak politik beberapa hari terakhir tidak terlalu berdampak serius pada Bursa Efek Indonesia. Memang benar, IHSG sempat jatuh 2,27% ke level 7.771 poin pada 29 Agustus 2025, salah satu pelemahan harian terdalam di Asia. Namun pasar cepat menstabilkan diri, ditutup melemah 1,53% di level 7.830 poin pada akhir pekan. Secara year-to-date, IHSG bahkan masih tumbuh 10,63%.

Direktur BEI Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa pelemahan ini hanyalah koreksi teknikal, bukan krisis fundamental. Dalam keterangannya, ia menyebut: “Investor tidak perlu panik, karena pasar kita masih solid, dan pergerakan ini lebih bersifat teknis jangka pendek” (CNBC Indonesia, 29/8/2025).

Baca Juga  Menimbang Ulang Keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace dan Sinyamelan Anies Baswedan

Sementara itu, analis Mirae Asset, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan: “Kondisi ini wajar dan historis, karena bulan September cenderung bearish sebelum rebound di Oktober” (Kontan, 30/8/2025).

Bank Indonesia juga memastikan stabilitas tetap terjaga. Deputi Gubernur BI Juda Agung menekankan: “Likuiditas perbankan aman, rupiah terjaga, dan tidak ada tanda kepanikan pasar” (Kompas, 30/8/2025).

Bagi saya, hal ini membuktikan kelas menengah dan kaum profesional masih memiliki kepercayaan penuh terhadap Presiden Prabowo. Apalagi dengan hadirnya Megawati di Istana, pasar membaca sinyal stabilitas politik semakin terjaga.

Pernyataan Menteri Pertahanan

Apa yang disampaikan Menteri Pertahanan, Syafrie Syamsudin dalam konprensi pers Minggu, 31 Agustus 2025 bahwa perlunya bekerja bersama-sama dan kerja bersama-sama, saya memaknai sebagai evaluasi simbolik kepada aparat keamanan khususnya di lapis pimpinan.

Simpulan

Gejolak politik memang harus disikapi dengan hati-hati, tetapi tidak boleh ditutup dengan teori konspirasi. Aspirasi rakyat harus dipahami sebagai peringatan agar pemerintah tidak lengah. Pertemuan Megawati, Prabowo, dan seluruh ketua umum partai adalah simbol kebersamaan elite bangsa yang menenangkan.

Data bursa efek pun menunjukkan kepercayaan pasar tetap kuat, menandakan keyakinan pada arah kepemimpinan nasional.

Saya percaya, jika Presiden Prabowo mampu menjawab kegelisahan rakyat dengan keberanian mengambil keputusan, tanpa bayang-bayang masa lalu, maka Indonesia akan melangkah menuju demokrasi yang matang dan negara kesejahteraan yang nyata.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Presiden Prabowo Apresiasi Partai Tegas Pecat Anggota DPR Bermasalah, Dorong Reformasi Parlemen

Post Selanjutnya

KPK Panggil Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Haji

RelatedPosts

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

Makar sebagai Struktur Cara Berpikir Saiful Mujani

11 April 2026
Ilustrasi

Membangun Solidaritas Negara Islam

3 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) dan Polisi Shanghai

23 Maret 2026
Post Selanjutnya
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas akan dipanggil KPK/Kemanag

KPK Panggil Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Haji

Wakil Kepala Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo saat memimpin patroli skala besar di Jakarta, Minggu (31/8/2025). (Humas Polri)

Patroli Gabungan TNI-Polri Digelar hingga RT/RW untuk Cegah Aksi Anarkis dan Penjarahan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Rudi Rubijaya : GTRA Merupakan Amanah Pemerintah untuk Mewujudkan Pemerataan Akses Lahan

16 April 2026

PERADI-IWAKUM Teken MoU, Perkuat Prinsip Negara Hukum dan Advokasi Wartawan

16 April 2026

Satu Tahun Perjalanan MBG, Cak Imin: Penguatan SPPG Dorong Ekonomi Daerah

16 April 2026

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi

16 April 2026

TAUD: Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus Bukan Ranah Peradilan Militer

16 April 2026

DPR-Pemerintah Satu Sikap di MK: Anggaran MBG Konsekuensi Logis dalam Pos Pendidikan

16 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kantor Wilayah IX, Maryono (Istimewa)

Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Pengawasan dan Layanan Digital demi Jaga Kepercayaan Nasabah

16 April 2026
Setelah 50 tahun penantian, Pelabuhan Tanjung Carat mulai dibangun. Charma Afrianto menyoroti peran Herman Deru (Istimewa)

Setelah 50 Tahun, Pelabuhan Tanjung Carat Dibangun; Charma Afrianto Ungkap Peran Herman Deru

15 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com