• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Waktunya Prabowo Meletakkan Dasar Ekonomi Baru, Mulai dari BUMN

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
21 Agustus 2025
di Opini
A A
0
Gedung Kementerian BUMN sebelumnya bernama Gedung Garuda Indonesia gedung perkantoran di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta

Gedung Kementerian BUMN sebelumnya bernama Gedung Garuda Indonesia gedung perkantoran di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta (dok bumn.go.id)

ShareSendShare ShareShare

Penulis :
Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98 dan Ketua IRC for Reform

Kabariku – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang penghentian pembayaran tantiem kepada direksi dan komisaris BUMN bukanlah sekadar langkah penghematan fiskal. Ini harus dilihat sebagai pijakan awal menuju reformasi fundamental BUMN. Langkah ini menandai perubahan paradigma: bahwa BUMN bukan hanya alat korporasi negara yang mengejar profit, tetapi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Di saat yang sama, pemerintah juga menggulirkan rencana merger dan penghapusan sejumlah BUMN. Ini membuka pertanyaan besar: apa sebenarnya arah dan fungsi BUMN di masa depan? Langkah restrukturisasi tersebut harus didasarkan pada pedoman strategis yang jelas dan tidak boleh dijalankan semata karena alasan efisiensi administrasi.

RelatedPosts

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

BUMN dan Arah Ekonomi Nasional

Dalam konteks pemerintahan kini, Prabowo harus mulai meletakkan dasar ekonomi baru bagi Indonesia. Dan itu hanya mungkin dilakukan jika BUMN diarahkan untuk mendukung kebijakan ekonomi strategis seperti industri pertahanan nasional, hilirisasi industri nasional, dan mendorong program nasional Koperasi Merah Putih, program makan bergizi gratis, sekolah rakyat,  kesehatan nasional dan pembukaan lapangan kerja. Hal ini harus menjadi kerangka utama formulasi ekonomi nasional: membangun kemandirian, memperkuat ketahanan ekonomi, dan memastikan pemerataan.

Dengan pendekatan itu, BUMN tidak hanya menjadi “korporasi negara”, tetapi menjadi simpul penggerak ekonomi rakyat. Mereka harus memainkan peran penting dalam menciptakan rantai pasok nasional – dari produksi, distribusi, sampai akses publik – yang mendukung agenda kerakyatan pemerintah.

Baca Juga  Presiden Prabowo Undang Presiden dan Wapres Terdahulu serta Ketum Partai Politik ke Istana

Reformasi BUMN Harus Selektif dan Terbuka

Karena itu, merger dan penghapusan BUMN tidak boleh dilakukan secara serampangan. BUMN hanya layak dipertahankan apabila memenuhi dua syarat utama: pertama, berfungsi di sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak; dan kedua, berperan sebagai katalis dalam sektor yang tidak sepenuhnya dapat diserahkan pada mekanisme pasar.

Sebaliknya, BUMN yang hanya memperbesar birokrasi, tidak efisien, atau bersaing tidak sehat dengan sektor swasta sebaiknya ditinjau ulang. Namun, penghapusan atau peleburan tersebut harus terlebih dahulu diaudit oleh badan atau tim independen.

Tujuannya adalah untuk mengetahui secara utuh posisi aset, utang, serta potensi konflik hukum dengan pihak ketiga. Audit ini menjadi kunci transparansi dan pencegahan praktik “cuci gudang” yang menutupi kesalahan atau penyimpangan masa lalu.

Cegah Tumpang Tindih Otoritas

Satu hal penting yang juga harus dibenahi dalam reformasi BUMN adalah potensi tumpang tindih otoritas antara Kementerian BUMN dan Badan Pengelola Investasi Danantara. Ketidakjelasan ini berisiko menimbulkan konflik internal, ketidakpastian kebijakan, dan distrust dari investor maupun masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintahan  harus segera merumuskan pembagian peran dan kewenangan yang jelas, akuntabel, dan terkoordinasi antar lembaga. Tanpa kejelasan kelembagaan, reformasi BUMN akan berjalan setengah hati dan bahkan membuka celah persoalan baru.

Ajak Aktivis Reformasi 98 untuk Kawal Perubahan

Di tengah proses besar ini, Presiden perlu menggandeng kalangan aktivis 98 untuk terlibat secara aktif. Kalangan ini memiliki rekam jejak, visi reformasi, serta keberanian untuk bersikap kritis dan tidak sekadar menjadi penggembira. Mereka terbiasa bersuara lantang, tidak sekadar mencari “asal bapak senang”, dan justru mampu menjadi pengawal moral dan etika dalam setiap proses perubahan.

Baca Juga  KPK Tahan Dua Pejabat PT PP Terkait Proyek Fiktif Divisi EPC Rp46,8 Miliar

Sayangnya, selama beberapa waktu terakhir, kelompok ini cenderung diabaikan — bahkan nyaris hanya dijadikan pelengkap simbolik. Padahal, jika diberi ruang dan kepercayaan, mereka bisa menjadi mitra strategis dalam memastikan bahwa reformasi BUMN dan arah ekonomi baru Indonesia benar-benar dijalankan demi rakyat, bukan segelintir elit.

Optimisme atas Kepemimpinan Prabowo

Saya optimis, Prabowo memiliki kapasitas dan kompetensi untuk melakukan reformasi ini secara menyeluruh dan terarah. Prabowo bukan hanya berlatar belakang militer yang nasionalis, tetapi juga seorang pengusaha profesional, intelektual dan politisi berpengalaman. Ia adalah figur yang selama pasca-reformasi relatif tidak terlibat dalam berbagai kekeliruan kebijakan besar yang melukai publik.

Lebih dari itu, Prabowo memahami bagaimana ekonomi Orde Baru dibangun, mengetahui semangat dan tuntutan reformasi, dan memiliki visi jangka panjang bagi Indonesia ke depan. Dan yang paling penting: Prabowo adalah sosok yang tidak mudah ditekan oleh kekuatan ekonomi dan politik, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Ini menjadi modal penting untuk mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan nasional, bukan pada kepentingan oligarki, pasar bebas tanpa kendali, atau tekanan geopolitik luar.

Inilah momen di mana Prabowo bisa menempatkan dirinya tidak hanya sebagai presiden, tetapi sebagai arsitek ekonomi nasional baru — yang membangun dari fondasi reformasi.***

Jakarta, 21 Agustus 2025

Opini tayang di Sorot Merah Putih

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriDasar Ekonomi BaruHasanuddin koordinator SIAGA 98IRC for ReformPresiden Prabowo Subianto
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

PT KAI Segera Luncurkan Kereta Petani dan Pedagang untuk Menggerakan Ekonomi Masyarakat

Post Selanjutnya

Kado Kemerdekaan, PLN Salurkan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

RelatedPosts

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

8 Juli 2026

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

7 Juli 2026

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

5 Juli 2026

Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

5 Juli 2026

Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

3 Juli 2026

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026
Post Selanjutnya
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu (kedua dari kiri) berfoto bersama salah satu penerima manfaat program Light Up The Dream (LUTD) pascapenyalaan simbolis listrik Program LUTD di Sorong, Papua Barat Daya pada Rabu (20/8).

Kado Kemerdekaan, PLN Salurkan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Discussion about this post

KabarTerbaru

Hatta Taliwang: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Bukan Ciptakan Rente Baru

9 Juli 2026

Kemendag Gandeng Metro Department Store, 11 Jenama Fesyen Lokal Resmi Tembus Ritel Modern

9 Juli 2026
dok YLBHI

YLBHI Kecam Penggerusan Supremasi Sipil melalui Pelibatan TNI dalam Penegakan Hukum

9 Juli 2026

Milenial Jadi Motor Ekonomi Kreatif, Prof. Willy Arafah: Berani Eksekusi Ide Kunci Raih Sukses

9 Juli 2026

SETARA Institute Desak Dugaan Penghalangan Penyidikan Korupsi Diusut Tuntas, Dukung Langkah Kortas Tipikor

9 Juli 2026

Milad Perdana WBI, Organisasi Perempuan Garut Siapkan Program Pendidikan hingga Penanganan Sosial

9 Juli 2026

Blackout Jawa Disorot, CERI Minta Polri Usut Tambang Batu Bara Kakap

9 Juli 2026

Demokrat Jabar Targetkan Siapkan 8.000 Saksi Hadapi Pemilu 2029

9 Juli 2026
Oplus_131072

SIAGA 98 Desak Kortas Tipikor Polri Buka Terang Keterkaitan Penggeledahan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah

9 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com