• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Seni Budaya

24 Juli Ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional, Ini Ciri Khas Kebaya Indonesia dan Negara Tetangga

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
24 Juli 2025
di Seni Budaya
A A
0
Ibu-ibu di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kebaya Nasional 2025/ Dok Pemprov Sumatera Selatan

Ibu-ibu di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kebaya Nasional 2025/ Dok Pemprov Sumatera Selatan

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku –Tanggal 24 Juli telah ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional. Penetapan ini dilakukan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023. Tujuannya, untuk melestarikan kebaya sebagai identitas nasional dan warisan budaya bangsa.

Mengapa memilih tanggal 24 Juli? Sebab, pada tanggal ini ada peristiwa bersejarah yaitu Kongres Wanita Indonesia (Kowani) X pada tanggal 24 Juli 1964.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Kebaya pun kini telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Mengutip penjelasan Rahmi Hidayati, Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), sosok yang mendaftarkan kebaya Indonesia ke UNESCO, ada lima negara yang terdaftar memiliki budaya kebaya, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand.

RelatedPosts

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

Hidayati menambahkan, UNESCO kemudian secara resmi menetapkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda dunia pada 4 Desember 2024.

Ciri Khas Kebaya Indonesia

Meski konsepnya serupa, kebaya di tiap negara memiliki ciri khas masing-masing. Di Indonesia sendiri, kebaya banyak ragam. Ada kebaya kutubaru, Kartini, encim, hingga kebaya Basiba (Minang), Sumba, dan Baduy. Masing-masing jenis kebaya mencerminkan identitas lokal yang memperkuat budaya nasional.

Kebaya Indonesia sering dipadukan dengan kain tradisional seperti batik, tenun, atau songket sebagai bawahan. Kemudian dari segi bahan, dapat terbuat dari sutra, brokat, katun, atau beludru.

Sementara dari sisi penggunaan, kebaya dikenakan dalam berbagai acara, mulai dari acara formal hingga sehari-hari, dan merupakan pakaian nasional.

Kebaya Negara Tetangga

Malaysia: Kebaya Malaysia yang paling dikenal adalah kebaya Nyonya, yang dikenakan oleh komunitas Tionghoa peranakan. Modelnya pas di badan dan memiliki motif bunga yang khas. Sementara kainnya dengan kain sarung batik. Kebaya Nyonya dikenakan dalam acara pernikahan, perayaan, dan acara formal lainnya. Selain kebaya Nyonya, Malaysia juga memiliki baju kurung, yaitu blus longgar yang dipadukan dengan rok panjang.

Baca Juga  Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

Kamboja: Ciri khas kebaya Kamboja bermotif dan desain yang lekat dengan budaya Khmer, lebih dekoratif dan penuh bordiran.

Singapura: Singapura memiliki bentuk kebaya yang dikenal luas melalui seragam awak kabin Singapore Airlines, yang sejak 1972 menampilkan siluet kebaya ramping dengan motif klasik. Meskipun dirancang oleh perancang Prancis, Pierre Balmain, kebaya ini tetap mengedepankan bentuk dasar kebaya tradisional, menjadikannya simbol nasional yang dikenal di dunia internasional.

Thailand: bentuk kebaya Thailand dikenal sebagai chitlada. Busana ini terdiri atas blus berkancing di depan dan bawahan berupa sarung tradisional (sinh), biasa dikenakan dalam acara resmi kerajaan.

Brunei Darussalam: Kebaya di Brunei Darussalam lebih mirip kebaya Malaysia namun memiliki potongan lebih longgar, selaras dengan nilai-nilai kesopanan dalam budaya Islam. Siluetnya mengarah pada bentuk blus panjang, dengan ornamen yang lebih sederhana namun tetap anggun. Penggunaannya umum dalam acara adat dan resmi kenegaraan.

Itulah ciri khas kebaya Indonesia dan negara-negara tetangga yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber. Selamat merayakan Hari Kebaya Nasional 2025!***

Tags: 24 JuliHari Kebaya Nasional 2025Kebaya Indonesia
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Tindaklanjuti Perintah Presiden, Bareskrim Sita 201 Ton Beras Oplosan, Sejumlah Produsen Digeledah

Post Selanjutnya

Mutasi jadi Pati Itwasum Jelang Purnatugas di Polri Tak Ganggu Posisi Setyo Budiyanto di KPK

RelatedPosts

Claudia Desy Erwiena Br Ginting Munthe mencuri perhatian dalam Singing Competition Indomaret Pakuan Regency Bogor (Istimewa)

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

4 Juli 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

2 Desember 2025

DWP Kemensos Kunjungi Galeri Yose Art, Gali Potensi Seni Anak-Anak Istimewa Sekaligus Jajaki Kolaborasi dengan Pengrajin UMKM

6 Oktober 2025
Wamenpar Ni Luh Puspa berkesempatan mencoba proses menenun Sekomandi dengan alat tenun tradisional gedogan, Dalam kunjungan kerja ke Rumah Tenun Sekomandi, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/8/2025)./Kemenpar

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

30 Agustus 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Pemerintah Tetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Menbud Fadli Zon Ungkap Alasannya

20 Juli 2025
Post Selanjutnya
Ketua KPK, Komjen Pol. Drs. Setyo Budiyanto, SH., MH.

Mutasi jadi Pati Itwasum Jelang Purnatugas di Polri Tak Ganggu Posisi Setyo Budiyanto di KPK

Data sementara, satu rumah roboh akibat gempa Poso Kamis malam (24/7)

Poso Diguncang Gempa M5,7 dan 11 Kali Gempa Susulan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

28 Juli 2026

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Inspektorat Tangsel Perkuat Budaya Integritas ASN Lewat NGORBIT, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Mundurnya Perry Warjiyo, Ekonom InFast Bestari: Gubernur BI Mendatang Sebaiknya Pro Growth

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

28 Juli 2026

Langit Tepas Papandayan Garut Jadi Panggung Dunia, 13 Negara Meriahkan Festival Layang-Layang Internasional

28 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com