• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Agustus 5, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Refleksi Hakikat Kemerdekaan, Prof. Muhammad Said Sebut Bahaya Transmisi Ideologi Non-Pancasila Lebih Dahsyat

Redaksi oleh Redaksi
20 Agustus 2023
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Dalam sebuah diskusi santai beberapa Alumni Lemhannas RI membahas berbagai dinamika perkembangan negara dan bangsa, termasuk merefleksikan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-78.

Beberapa diantara alumni Lemhannas yang terlibat diskusi santai tersebut antara lain Dr. (HC) Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.Mar., Pengamat Maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center, Stevy Hanny Supena, SE., MM., Direktur PT. Sembilan Tryas Logisttik Indonesia dan Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Centre serta Prof. Dr. Muhammad Said, Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Centre dan Direktur Executive Para Sophia Indonesia, yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, mereka mengadakan pertemuan berkala sambil mendiskusikan isu-isu kontemporer, mulai dari tema manajemen supply chain logistic, potensi ekonomi maritim, dan krisis ketahanan pangan.

RelatedPosts

Satreskrim Polres Belitung Gerebek 50 Ton Pasir Timah, Berakhir Miskomunikasi dengan Satlap Tri Cakti

Sat Polairud Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 265 Kilogram Pasir Timah ke Palembang, Dua Warga Sumsel Diamankan

Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah, Tim 9 Bersiap Periksa Tersangka Kasus TPPU

Dalam kesempatannya, Prof. Dr. Muhammad Said mengajak mengheningkan cipta merefleksikan hakekat kemerdekaan setelah 78 tahun Indonesia merdeka.

Dia mengajak kita bermuhasabah, bertafakur merenungkan penderitaan lahir batin para pahlawan di masa lalu dan mendoakan yang terbaik bagi mereka di sisi Tuhan.

“Heningkan cipta memiliki makna strategis. Selain penguatan sense of responsibility sebagai penikmat kemerdekaan, juga mengkontekstualisasikan penjajahan dan kemerdekaan dengan kondisi faktual hari ini,” tuturnya. Sabtu (19/8/2023).

“Tujuannya selain untuk menghindari kesalahpahaman (miss understanding) bahwa hari ini tidak ada lagi penjajah yang harus dilawan, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran yang membuat kita berat meninggalkan zona nyaman. Penjajahan ala modern lebih dahsyat,” lanjutnya.

Baca Juga  Ilham Habibie: Visi Jabar ASIH akan Ciptakan Lapangan Kerja Baru Demi Perekonomian Lebih Baik

Prof. Muhammad Said menyebut, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), misalnya harus diakui dan diterima kontribusi konstruktifnya dalam meningkatkan perbaikan dan kualitas diri, serta membawa kemudahan dalam seluruh sektor kehidupan.

Tapi pada sisi lain, ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan nasionalnya begitu dahsyat seperti terjadi transmisi ideologi non-Pancasila yakni kapitalisme, komunisme, dan ideologi agama.

“Begitu pula Jaringan narkoba merusak jiwa dan masa depan anak bangsa, serta pornografi yang merusak prefrontal cortex (PFC) dimana berfungsi sebagai filter moral. Bahkan, dampaknya lebih luas; secara ideologi, politik, ekonomi, sosial-budaya dan ketahanan keamanan,” tegas Prof. Muhammad.

Ditambahkan Prof. Muhammad Said, dalam akhir diskusi santai bahwa kita mempunyai beberapa tugas berat hari ini dan kedepan.

Pertama, merawat dan mengembangkan kemerdekan dengan cara edukatif dan dalam koridor etika dan moral Pancasila.

Kedua, “Ego diri” sebagai penjajah terbesar harus ditaklukkan untuk kemerdekaan diri dan keselamatan, dan persatuan Indonesia.

Ketiga, Bela Negara (Hubbul wathan) sesuai profesi adalah tanggungjawab yang harus kita tingkatkan; bukan memangku senjata untuk berperang.

Keempat, menghindari tafsir sempit makna Jihad dan Kafir pada orang lain yang berbeda dengan kita agar tidak lagi terjadi kekerasan dan pembunuhan atas nama agama dan Tuhan.

Kelima, para pemimpin nasional dan daerah meninggalkan legacy, role model dalam tata kelola negara dengan memprioritaskan kepentingan rakyat dan menepikan kepentingan personal, keluarga dan kelompok.

Keenam, Partai Politik harus berfungsi sebagai media pendidikan politik dan demokrasi, mengkader generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme, patriotisme, dan wawasan kebangsaan yang kuat sebagai modal akselerasi Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terkuat keempat dunia setelah Tiongkok, India, dan Amerika.***

Baca Juga  Prihatin Atas Insiden 27 Januari di Mapolda Jabar. Jubir D'RAGAM: "Kami Tetap Bersatu Dalam Langkah Konstitusional"

Red/K.104

Tags: Alumni Lemhanas RIRefleksi Hakikat Kemerdekaan
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Peranan Pers di HUT RI ke-78, Bersinergi Bukan Alergi, Mari Berkarya Dengan Bijaksana Terus Melaju untuk Indonesia Maju

Post Selanjutnya

Seleksi Terbuka JPT Madya dan Pratama KPK 2023, Berikut 23 Nama yang Lolos Tahap Penulisan Policy Brief

RelatedPosts

Oplus_16777216

Satreskrim Polres Belitung Gerebek 50 Ton Pasir Timah, Berakhir Miskomunikasi dengan Satlap Tri Cakti

5 Agustus 2026

Sat Polairud Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 265 Kilogram Pasir Timah ke Palembang, Dua Warga Sumsel Diamankan

4 Agustus 2026

Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah, Tim 9 Bersiap Periksa Tersangka Kasus TPPU

4 Agustus 2026
Oplus_131072

Ditreskrimsus Polda Babel Tahan Tiga Tersangka Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno, Negara Rugi Rp5,19 Miliar

4 Agustus 2026

Ferry Juliantono Dorong Koperasi Kelola Panel Surya dan Armada Angkutan Pupuk

4 Agustus 2026

Menteri Jumhur: Hakim Lingkungan Harus Utamakan Pemulihan Ekosistem demi Indonesia Emas 2045

4 Agustus 2026
Post Selanjutnya

Seleksi Terbuka JPT Madya dan Pratama KPK 2023, Berikut 23 Nama yang Lolos Tahap Penulisan Policy Brief

KPU Umumkan DCS untuk Pemilu 2024, 260 Bacaleg dari 6 Partai Tidak Memenuhi Syarat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Oplus_16777216

Satreskrim Polres Belitung Gerebek 50 Ton Pasir Timah, Berakhir Miskomunikasi dengan Satlap Tri Cakti

5 Agustus 2026

Sat Polairud Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 265 Kilogram Pasir Timah ke Palembang, Dua Warga Sumsel Diamankan

4 Agustus 2026

Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah, Tim 9 Bersiap Periksa Tersangka Kasus TPPU

4 Agustus 2026
Oplus_131072

Ditreskrimsus Polda Babel Tahan Tiga Tersangka Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno, Negara Rugi Rp5,19 Miliar

4 Agustus 2026

Ferry Juliantono Dorong Koperasi Kelola Panel Surya dan Armada Angkutan Pupuk

4 Agustus 2026

Menteri Jumhur: Hakim Lingkungan Harus Utamakan Pemulihan Ekosistem demi Indonesia Emas 2045

4 Agustus 2026
Dok.Foto: istimewa

Pramono Minta Pagar Mal Dibongkar, Polri Tegaskan Keamanan Jakarta Terkendali

4 Agustus 2026

GMNI Jakarta Timur Desak Penegakan Hukum Profesional: “Negara Tidak Boleh Kalah oleh Febrie Adriansyah”

4 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Komisi III DPR Bantah Isu Surpres Penggantian Kapolri, Habiburokhman: Tidak Benar

4 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

4 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Pembina Utama Driver Legend Indonesia Lutfi Pramudya Iskandar (Istimewa)

    Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com