• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 3, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Pernyataan Akhir Tahun SIAGA 8

Redaksi oleh Redaksi
30 Desember 2021
di Kabar Terkini, Peristiwa, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare
oleh
Hasanuddin, SH
Jubir SIAGA 8

SOAL KESEPAKATAN BUPATI GARUT DAN KLINIK MEDINA

Kabariku- Pernyataan Bupati Garut, H. Rudy Gunawan melalui video yang beredar di media sosial yang salah satunya berjudul Bupati Garut: Saya akan ambil Langkah hukum, dan khususnya terkait pemberitaan tentang Klinik Medina (saat ini berstatus RS).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Terhadap hal tersebut, SIAGA 8 perlu menjelaskan, bahwa selain ada Unsur Masyarakat lain, SIAGA 8 juga pernah menyampaikan hal tersebut kepada DPRD Garut melalui penyampaian aspirasi dan pengaduan di Komisi III, tanggal 20 Desember 2021, dengan maksud perlu dilakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) melalui BPK RI untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang independen dan objektif dengan tingkat kepercayaan yang memadai terhadap pengelolaan keuangan negara dan pertanggung jawaban keuangan negara.

RelatedPosts

Harun Masiku Masih Buron Sejak 2020, KPK Sediakan Kanal Pengaduan untuk Informasi 5 DPO Korupsi

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

Dalam Pertemuan dengan Komisi III, SIAGA 8 telah menyampaikan pandangan  umum tentang perlunya dilakukan PDTT terhadap dugaan kebocoran APBD Garut TA. 2014-2021 oleh karena pendalaman lebih lanjut dapat dilakukan DPRD melalui fungsi pengawasan dan PDTT BPK RI, salah satunya mengenai “Klinik Medina dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Garut.

Namun, karena hal tersebut telah mendapat tanggapan Bupati Garut, maka perlu kiranya kami menyampaikan pendapat dengan batasan-batasan tertentu terkait dengan hal tersebut, sebagai berikut;

Pertama, SIAGA 8 merespon hal ini berdasarkan pernyataan Bupati Garut sendiri di media JPPN, Selasa, 20 Oktober 2020, yang menyatakan bahwa rumah sakit milik swasta di daerah belum siap menangani pasien Covid-19 dan menyatakan mengandalkan RSUD dr. Slamet  dan Klinik Medina, dan selanjutnya kami mendapatkan dokumen Kesepakatan Bersama antara Pemda Garut dan Klinik Medina, yang ditandatangani oleh H. Rudy Gunawan selaku Bupati Garut dan Kokon Darmawan selaku Direktur Klinik Medina pada tanggal 27 Maret 2020;

Kedua, Dokumen Kesepakatan tersebut adalah dokumen bersifat terbuka, bukan dalam kualifikasi informasi yang dikecualikan atau rahasia. Oleh sebab itu dokumen kesepakatan tersebut dapatlah diuji publik dan dijelaskan autentik tidaknya dokumen tersebut sehingga dapat diajukan tanggapan, atau setidaknya diajukan beberapa pertanyaan yang bersifat teknis prosedural, diantaranya;

Apakah benar RS Swasta belum siap?, sehingga mengharuskan Bupati Garut membuat kesepakatan dengan sebuah Klinik?, bukankah dalam kapasitas sebagai Bupati Garut dan juga Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten dapat mendelegasikan dan/atau kesepakatan tersebut bukanlah kewenangan Bupati, melainkan kewenangan dinas/badan teknis dibawahnya, misalnya Dinas Kesehatan atau RSUD dr. Slamet?.

Apakah karena pertimbangan dan faktor tertentu terkait dengan alokasi dan penganggaran bersumber dari APBD sehingga harus Bupati (yang juga selaku ketua Tim Gugus Tugas) yang menandatangani?,

Jika hal ini terkait dengan alokasi dan penganggaran, maka bukankah hal tersebut bisa di alokasikan pada anggaran Dinas Kesehatan atau RSUD sebagai bagian dari pengalokasian anggaran terfokus pada penanganan bencana kesehatan Covid 19 atau Refokusing Anggaran?, sehingga tata kelolanya atau kerjasamanya dapat dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan/atau RSUD dr. Slamet sebagai RS Rujukan dengan pihak ketiga.

Ataukah hal ini sudah diketahui pihak Dinkes atau RSUD bahwa akan menimbulkan persoalan dikemudian hari karena mengandung pendapat mengenai dugaan adanya interest tertentu, sehingga para pihak tersebut tidak mau mengambil resiko, atau sebagai bagian dari pertimbangan manajemen resiko oleh sebab hubungan tertentu antara Bupati dan Klinik Medina?, dan mengapa hal ini tidak disarankan atau disampaikan kepada Bupati Garut?, atau apakah para pihak tersebut menjadi bagian dari proses kesepakatan?.

Bukankah Penetapan RSUD dr. Slamet sebagai RS Rujukan Covid 19 sendiri dengan penandatanganan kesepakatan sangat berdekatan waktu (pada bulan yang sama), dimana RSUD dr. Slamet ditetapkan sebagai RS Rujukan pada tanggal pada tanggal 10 Maret 2020 berdasarkan Kep Menkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/169/2020, dan Kesepakatan Bersama Pemda Garut dan Klinik Medina Penggunaan Ruang Rawat Inap untuk Penanganan Pasien Covid 19 (ODP dan PDP) pada tanggal 27 Maret 2020, dimana sebagai RS Rujukan tentu saja RS Rujukan sedang dalam proses persiapan sarana-prasana penunjang penanganan Covid-19.

Sementara pada rentang waktu itu ODP, PDP dan Pasien bergejala covid-19 masih dalam batas-batas bisa ditangani RSUD dan Faskes milik pemerintah/daerah lainnya yang tersedia (sebagaimana data pasien pada saat itu, baik ditingkat kabupaten, maupun Provinsi Jawa Barat dan keputusan penutupan beberapa puskesmas).

Apakah, Kerjasama tersebut diketahui atau menjadi rekomendasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Garut, sebagai pihak yang diberikan tugas dan wewenang penanggulangan dan penanganan Kebencanaan Kesehatan Covid 19?,

Pertanyaan yang sifatnya teknis prosedural ini dapatlah dijelaskan dalam ruang lingkup fungsi pengawasan DPRD dan PDTT BPK RI sehingga terang benderang tanpa prasangka atau dugaan tanpa fakta, akibat tanpa penjelasan atau ketertutupan terhadap dokumen publik ini, serta khusunya yang menyangkut.

Ketiga, menjawab atas pertanyaan prosedur pengambilan kebijakan keputusan Kerjasama tersebut, yang berkaitan dengan apakah dapat digunakan atau Kerjasama tersebut masuk dalam kualifikasi sebagaimana Perjanjian Kerjasama Dengan Pihak Ketiga berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerjasama Daerah dan Tugas dan Wewenang DPRD berdasarkan Peraturan Tata Tertib DPRD Garut Nomor 1 Tahun 2020 Pasal 24 huruf I yang menyatakan; “memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama dengan daerah lain atau dengan pihak ketiga yang membebani masyarakat dan daerah kabupaten dan/atau pendanaan kerja sama daerah dengan daerah lain yang belum teranggarkan dalam APBD tahun anggaran berjalan, yang persetujuannya ditetapkan dalam rapat paripurna”.

Yang kedua ketentuan ini bersumber dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Yang tentu saja dapat diuji Keputusan tersebut dalam ruang lingkup kepatuhan terhadap perundang-undangan, ataukah DPRD memang menyetujui dan/atau ikut serta dalam proses kesepakatan tersebut?

Termasuk menguji apakah Kerjasama ini masuk dalam kualifikasi ketentuan pengadaan barang dan jasa dan/atau prosedur tertentu lainnya dimana ada tahapan salah satunya dibuka penawaran terhadap semua fasilitas Kesehatan (Faskes) swasta di Kabupaten Garut dan persetujuan DPRD sebagaimana Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerjasama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerjasama Daerah Dengan Pihak Ketiga.

Ketiga hal yang dikemukakan tersebut, kami berhadap dapat dijawab melalui PDTT BPK RI, atau setidaknya menggunanakan mekanisme lain dalam ruang lingkup fungsi pengawasan DPRD sebagaimana yang sudah kami tempuh, pada tanggal 20 Desember 2021.

Namun, karena Bupati dan Klinik Medina akan menempuh upaya hukum, maka keputusan tersebut patutlah kami hormati, karena pada prinsipnya memberikan keterangan melalui mekanisme DPRD dan/atau PDTT BPK RI atau Aparat Penegak Hukum (APH), juga sama kualifikasinya juga memberikan pendapat.

Dan atau setidaknya, karena telah dinyatakan secara terbuka, dan dibuka ruang pada upaya hukum, maka kami dapat mengambil inisiatif memberikan keterangan terlebih dahulu sebagai bentuk Warga Negara beritikat baik bagi terangnya suatu persoalan yang menyangkut kebijakan publik, sambil menunggu proses di DPRD dan/atau kemungkinan dapat dilakukan PDTT oleh BPK RI.

Meskipun hal tersebut tidak ditujukan kepada kami, melainkan pihak lainnya, namun untuk kepentingan meluruskan prosedur dan mekanisme menguji keputusan administrasi publik dan/atau tata Kelola keuangan dan penyelenggaraan negara.

Akhir Kata, Selamat Tahun Baru, semoga Bupati Garut diberikan Kesehatan dan kekuataan di Tahun 2022.
Garut, 30 Desember 2021.

Red/K.101
Baca Juga  SIAGA 8 Temui Langsung Kedua Bakal Calon Ketua Umum KONI Garut. Berikut yang Disampaikan

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bupati Garut Rudy GunawanDPRD GarutLBH PadjadjaranSIAGA 8
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Melihat Video dan Membaca Hati Penyidik Datangi Bahar Bin Smith

Post Selanjutnya

Kado Awal Tahun untuk Aliansi D’RAGAM

RelatedPosts

dok KPK

Harun Masiku Masih Buron Sejak 2020, KPK Sediakan Kanal Pengaduan untuk Informasi 5 DPO Korupsi

2 Juli 2026

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

2 Juli 2026

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026

Jaksa Agung Burhanuddin dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Resmikan Gedung Baru Kejari Jakarta Utara

30 Juni 2026

Kemenhan Ungkap Alasan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Wajib Ikut Latsarmil

27 Juni 2026

Polresta Tangerang Ringkus Enam Polisi Gadungan Pelaku Penculikan dan Pemerasan

27 Juni 2026
Post Selanjutnya

Kado Awal Tahun untuk Aliansi D'RAGAM

Situs Resmi Dinas Kesehatan Garut Bisa Diakses Kembali

Discussion about this post

KabarTerbaru

Karier Cemerlang Lalu Muhammad Iwan Berakhir di Pusaran Kasus Korupsi MBG

3 Juli 2026

Mendag Budi Santoso Lantik Tiga Pejabat Kemendag, Tekankan Pentingnya Solusi untuk Kemajuan Bangsa

3 Juli 2026

Jampidsus Limpahkan Berkas Perkara Kolonel BU ke Jampidmil, Dugaan Korupsi Pengadaan MBG Diusut Koneksitas

3 Juli 2026

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Modus Impor Berkedok Barang Dagangan Resmi

3 Juli 2026

LPMPP UBB dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Bangka Belitung Sinkronkan Kurikulum Berbasis OBE untuk Lulusan Siap Kerja

2 Juli 2026

462 Pendaftar dari 35 Negara Ikuti Seleksi Mahasiswa Internasional UBB Tahun 2026

2 Juli 2026

Berkas P21, Polda Babel Segera Limpahkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Babar Ke Kejati Babel

2 Juli 2026
dok KPK

Harun Masiku Masih Buron Sejak 2020, KPK Sediakan Kanal Pengaduan untuk Informasi 5 DPO Korupsi

2 Juli 2026

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

2 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Sekap dan Rantai Tiga Karyawan Selama 21 Hari, Pemilik Percetakan Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, Gugat Kejagung Lewat Praperadilan, OC Kaligis Persoalkan Proses Penangkapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Resmi Terapkan Biodiesel B50 di Seluruh SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com