• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Mei 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

OTT KPK Bongkar Praktik Suap, Menkeu Purbaya Siapkan Rotasi Besar dan Digitalisasi Pengawasan di DJP-Bea Cukai

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
10 Februari 2026
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan seluruh pegawai Kementerian Keuangan agar menjauhi praktik suap, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Menkeu Purbaya menilai temuan KPK tersebut menjadi alarm keras bahwa praktik korupsi di internal kementerian masih terjadi. Ia menyinggung adanya oknum pegawai Bea Cukai yang menyewa rumah aman (safe house) untuk menyimpan uang tunai dan logam mulia hasil tindak pidana korupsi.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Artinya masih ada pegawai-pegawai kita yang belum menjalankan kerjanya dengan lurus. Katanya ada safe house, ada uang, ada emas 3 kilo, artinya kita masih belum bersih,” katanya, usai Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan, dikutip Senin (9/2/2026).

RelatedPosts

Kapolda Jabar Pastikan Situasi Kondusif Usai Kericuhan Suporter Persib vs Persija

Kajian Panas Bumi Pangrango Dinilai Penting, ADPPI Dukung Langkah Dedi Mulyadi

Ketua PW STN Jabar Tolak Alih Fungsi Hutan Gunung Sanggabuana Jadi Tahura

Menurutnya, rotasi jabatan yang telah dilakukan sejak pekan lalu di lingkungan DJBC dan DJP diharapkan menjadi langkah awal perbaikan internal sekaligus menjaga reputasi Kementerian Keuangan.

Ia menekankan, kasus serupa telah berulang kali terjadi dan jika tidak diantisipasi secara serius, praktik tersebut akan terus terulang.

Menkeu Purbaya bahkan menegaskan, apabila proses hukum di daerah-termasuk yang sedang berjalan di Kalimantan-menyentuh level pejabat satu tingkat di bawah pimpinan, maka pergantian akan dilakukan hingga ke tingkat atas.

“Kalau sampai tersangka betul sampai level satu di bawah pimpinannya, kita akan ganti terus sampai ke atas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar aktif dan serius mengawasi kinerja bawahannya.

Baca Juga  Pergerakan Mahasiswa Nasional Gelar Diskusi "Mahasiswa Mengarusutamakan Pancasila sebagai Pedoman Hidup"

Menurut Menkeu Purbaya, atasan langsung tidak bisa lagi melepaskan tanggung jawab ketika terjadi tindak pidana korupsi di level bawah.

“Enggak bisa lagi kita bilang itu terlalu jauh di bawah saya. Anda harus mengawasi. Karena kalau begini terus, dirjen-dirjen dan saya juga kena. Sekarang kita coba perbaiki secepatnya,” tegasnya.

Menkeu Purbaya menargetkan perbaikan signifikan sudah terlihat paling lambat Desember mendatang. Untuk mendukung langkah tersebut, Kementerian Keuangan akan memaksimalkan pemanfaatan teknologi guna meminimalkan interaksi langsung antara pegawai dengan wajib pajak maupun pihak yang diawasi Bea Cukai.

Ia menyebut pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), mulai diterapkan dan dinilai dapat dikembangkan dengan cepat karena didukung sumber daya manusia yang mumpuni.

Meski bersikap tegas terhadap pelanggaran, Purbaya menegaskan pimpinan tidak akan meninggalkan pegawai yang menghadapi persoalan hukum selama mereka bekerja sesuai aturan.

Siapkan Pendampingan Tanpa Intervensi Proses Hukum

Kementerian, kata dia, akan memberikan pendampingan tanpa mengintervensi proses hukum.

“Saya akan dampingi lewat pendampingan, tapi tidak bisa intervensi hukum. Kalau bekerja sesuai aturan, tidak usah takut. Tidak akan ada pegawai pajak atau bea cukai yang diabuse, kecuali memang melakukan kesalahan,” jelasnya.

Menkeu Purbaya berharap seluruh pegawai segera menyesuaikan diri dengan arah kebijakan baru serta komitmen manajemen untuk membawa perubahan menuju Kementerian Keuangan yang lebih bersih dan berintegritas.

“Saya harap semuanya menyesuaikan diri dengan arah kebijakan baru ini. Kita ingin Kementerian Keuangan benar-benar bersih dan berintegritas,” pungkas Menkeu Purbaya.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: kasus suap DJP-Bea CukaiKemenkeu RIMenkeu Purbaya Yudhi SadewaOTT KPK Bongkar Praktik Suap
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Besaran Zakat Fitrah 1447 H yang Ditetapkan Baznas Garut Adalah Sebesar Rp 40.500 per Jiwa

Post Selanjutnya

Pemprov Jabar Pastikan Tanggung Iuran BPJS Penderita Penyakit Kronis yang Terpental dari PBI

RelatedPosts

Kapolda Jabar Pastikan Situasi Kondusif Usai Kericuhan Suporter Persib vs Persija

12 Mei 2026
Menurut Hasanuddin, kajian tersebut penting dilakukan agar seluruh proses berjalan berdasarkan data, penelitian, dan pertimbangan ilmiah yang objektif.(Doc.ADPPI)

Kajian Panas Bumi Pangrango Dinilai Penting, ADPPI Dukung Langkah Dedi Mulyadi

11 Mei 2026
Ketua PW STN Jawa Barat Wendy Hartono meminta Kementerian Kehutanan mengkaji ulang alih fungsi Hutan Gunung Sanggabuana menjadi Tahura (Doc.pribadi)

Ketua PW STN Jabar Tolak Alih Fungsi Hutan Gunung Sanggabuana Jadi Tahura

11 Mei 2026

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

BNN Kukuhkan Ribuan “Sobat Ananda Bersinar”, Pelajar DKI Jakarta Siap Jadi Agen Perubahan

11 Mei 2026

Program MBG Butuh Dukungan Publik, BGN Perkuat Komunikasi dan Edukasi Digital

10 Mei 2026
Post Selanjutnya

Pemprov Jabar Pastikan Tanggung Iuran BPJS Penderita Penyakit Kronis yang Terpental dari PBI

HPN ke-80, Mensesneg Sampaikan Apresiasi dan Pesan Presiden untuk Insan Pers

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kapolda Jabar Pastikan Situasi Kondusif Usai Kericuhan Suporter Persib vs Persija

12 Mei 2026
Menurut Hasanuddin, kajian tersebut penting dilakukan agar seluruh proses berjalan berdasarkan data, penelitian, dan pertimbangan ilmiah yang objektif.(Doc.ADPPI)

Kajian Panas Bumi Pangrango Dinilai Penting, ADPPI Dukung Langkah Dedi Mulyadi

11 Mei 2026
OSSO dan GKSR menilai kenaikan Parliamentary Threshold hingga 7 persen berpotensi menghilangkan jutaan suara rakyat.(Irfan/kabariku.com)

OSSO Soroti Bahaya Parliamentary Threshold Tinggi, Sebut Jutaan Suara Pemilih Bisa Hilang

11 Mei 2026
Ketua PW STN Jawa Barat Wendy Hartono meminta Kementerian Kehutanan mengkaji ulang alih fungsi Hutan Gunung Sanggabuana menjadi Tahura (Doc.pribadi)

Ketua PW STN Jabar Tolak Alih Fungsi Hutan Gunung Sanggabuana Jadi Tahura

11 Mei 2026

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Persib Bangkit Tekuk Persija 2-1, Adam Alis Penentu Kemenangan di El Clasico

11 Mei 2026

World Press Freedom Day 2026, Ketua Dewan Pers: Imbangi Kebebasan Pers dengan Profesionalisme dan Etika

11 Mei 2026

BNN Kukuhkan Ribuan “Sobat Ananda Bersinar”, Pelajar DKI Jakarta Siap Jadi Agen Perubahan

11 Mei 2026
Ilustrasi Flyover Bandung

KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

11 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Letjen TNI Agus Widodo jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kemhan diisi Mayjen Bagus Suryadi.(Foto:Kemhan RI)

    Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com