• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Ketua WP KPK Dorong Sinergi KPK–Kejagung: Jangan Sampai Publik Lihat Ada Persaingan

Ainul Ghurri oleh Ainul Ghurri
7 Januari 2026
di Dwi Warna, News
A A
0
Diskusi publik Kejagung vs KPK "Koruptor Tertawa" di kawasan Menteng Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Diskusi publik Kejagung vs KPK "Koruptor Tertawa" di kawasan Menteng Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku — Ketua Wadah Pimpinan (WP) KPK Yudi Purnomo mengatakan, pentingnya sinergi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) di tengah mencuatnya isu sinergi antar-lembaga penegak hukum tersebut.

Menurutnya, pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas utama, sehingga ego sektoral dan kesan persaingan seharusnya tidak muncul ke ruang publik.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Saya berharap sinergi antara KPK dan Kejaksaan tetap dikedepankan, karena persoalan korupsi itu nomor satu. Koruptor sekarang semakin kuat, bahkan dengan bonus dan modus yang semakin canggih,” kata Yudi saat ditemui di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

RelatedPosts

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

Ia menilai, kolaborasi antar lembaga mutlak diperlukan agar penegakan hukum mampu mengimbangi kompleksitas kejahatan korupsi saat ini.

Jangan Ada Kesan Persaingan

Yudi menekankan, publik tidak boleh menangkap kesan adanya rivalitas antara KPK dan Kejaksaan. Ia menilai, jika persaingan itu benar-benar terjadi, maka kedua lembaga justru akan sama-sama dirugikan.

“Jangan sampai ada kesan persaingan, karena kalaupun ada persaingan, pasti dua-duanya kalah. Yang menang jadi aral, yang kalah jadi agu,” ujarnya.

Yudi berpandangan, persoalan yang muncul belakangan ini lebih disebabkan oleh masalah komunikasi, bukan karena ada lembaga yang melampaui kewenangan atau kurang responsif.

“Bagi saya ini hanya masalah komunikasi saja. Enggak ada yang offside, enggak ada yang onside, enggak ada yang goal. Semua sama,” tandasnya.

Yudi menambahkan, yang terpenting dalam penanganan perkara korupsi adalah memastikan tidak terjadi kriminalisasi serta seluruh proses hukum didukung bukti yang kuat.

Baca Juga  KPK Jadwal Ulang Pemanggilan Menhub sebagai Saksi Kasus Korupsi di DJKA

“Apalagi kalau pendekatannya hukum, buktinya harus lebih kuat dibandingkan penanganan perkara lain,” tuturnya.

Terkait kepemimpinan KPK periode saat ini, Yudi mengaku masih menyimpan optimisme, meski dalam kadar terbatas.

“Optimisme saya sekitar 60 persen, karena bagi saya belum banyak hal yang mereka lakukan. Masih banyak PR,” ungkapnya.

Ia menyoroti sejumlah pekerjaan rumah besar yang menurutnya harus segera diselesaikan, seperti penanganan kasus kuota haji hingga polemik tidak dipanggilnya Gubernur Sumatera Utara dalam salah satu perkara.

Menurut Yudi, kegagalan menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut akan menyulitkan KPK dalam meningkatkan kepercayaan publik.

“Kalau PR ini tidak diputuskan, apa pun yang dilakukan pimpinan KPK akan sangat berat untuk menaikkan kepercayaan publik,” bebernya.

Meski demikian, Yudi mengapresiasi langkah KPK yang belakangan kembali aktif melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Ia menilai, OTT tetap menjadi instrumen penting dalam pemberantasan korupsi.

“OTT itu positif. Sebelumnya kan sempat menurun drastis. Ini menegaskan kepada publik bahwa OTT masih menjadi senjata andalan KPK,” tukasnya.

Yudi menegaskan, OTT memiliki kekuatan pembuktian yang tinggi karena pelaku tertangkap tangan dan sulit mengelak.

“Dari OTT itu orang sudah tidak bisa mengelak lagi, karena buktinya ada, ketangkap basah,” jelasnya.

Ia menambahkan, OTT juga kerap menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus yang lebih besar.

“Dari jumlah kecil bisa berkembang jadi besar, dari pejabat kelas bawah bisa naik ke tingkat nasional. Semua bisa berkembang dari OTT,” tutupnya.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Kejaksaan AgungKPKOTTSinergiSinergi KPK Kejaksaan AgungWP KPKYudi Purnomo
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Presiden Prabowo Tunjuk Mendagri Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Post Selanjutnya

Ketua MA Lantik Prof. Yanto Sebagai Ketua Kamar Pengawasan

RelatedPosts

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

22 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

20 Februari 2026

Wacana Revisi UU KPK, Johanis Tanak Buka Opsi Perubahan Status Kelembagaan

20 Februari 2026
Post Selanjutnya

Ketua MA Lantik Prof. Yanto Sebagai Ketua Kamar Pengawasan

Empat orang jaringan internasional peredaran gelap narkotika dengan modus baru diamankan dalam Operasi Pengamanan Nataru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (dok Biro Humas Protokol BNN RI)

Sinergi BNN Bersama Bea Cukai dan Imigrasi Bongkar "Dapur" Peracikan Narkotika di Apartemen Jakarta

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

22 Februari 2026

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

21 Februari 2026

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

21 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026
Marc Klok turun latihan/persib

Marc Klok Makin Bugar, Siap Kembali Perkuat Persib di Putaran Dua

21 Februari 2026
Jadwal Imsakiyah, Freepik

Jadwal Imsakiyah Garut Hari Ini, Sabtu 3 Ramadhan 1447 H

21 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang diselenggarakan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (20/2/2026).
(Diskominfo Kab. Garut)

Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Bupati Garut Lantik 42 Pejabat Struktural

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com