• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Maret 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Artikel

KADIN Jawa Barat Terpecah, Dunia Usaha Tercuncang: Saatnya Kita Bersatu Kembali!

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
28 Oktober 2025
di Artikel
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh:
Galih F. Qurbany ST. SE

Wakil Ketua Umum Kadin Kabupaten Garut

Kabariku – Sudah hampir satu setengah tahun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat hidup dalam ketidakpastian. Tidak ada pengurus definitif, tidak ada arah yang jelas, dan tidak ada kepastian bagi para pengusaha di 27 kabupaten/kota.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Yang ada hanyalah dua kubu, dua klaim, dua bendera, dan ribuan kader Kadin di daerah yang kini hidup di antara ancaman, tekanan, dan kebingungan.

RelatedPosts

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

Sungguh ironis – organisasi sebesar Kadin, yang dilahirkan oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 sebagai satu-satunya wadah pengusaha Indonesia, justru kini terbelah oleh kepentingan internalnya sendiri.

Padahal undang-undangnya terang-benderang: tidak boleh ada dualisme, tidak boleh ada Kadin tandingan.

Namun apa yang kita lihat di Jawa Barat hari ini justru sebaliknya – Kadin terpecah dua, dan dunia usaha menjadi korbannya.

Kita Sedang Dipermainkan oleh Ketidakpastian

Musyawarah Provinsi (Musprov) seharusnya menjadi forum tertinggi demokrasi organisasi.

Namun di Jawa Barat, Musprov justru menjadi sumber luka yang belum sembuh.

Satu diadakan di Bandung, satu lagi di Bogor. Dua-duanya sama-sama mengklaim sah. Dua-duanya sama-sama dihadiri perwakilan Kadin Indonesia.

Dan hingga kini, Kadin Indonesia diam.

Tidak ada kejelasan, tidak ada keputusan, tidak ada keberanian untuk menentukan yang benar dan yang salah.

Akibatnya, Kadin Jawa Barat terombang-ambing – bagai kapal besar tanpa nakhoda, terombang di laut politik internal yang berombak keras.

Baca Juga  Ketika Julaikha Mengabarkan Yusuf

Sementara di bawah, para pengurus Kadin Kabupaten/Kota menjadi korban. Mereka ditarik ke sana-sini, diancam dengan caretaker, dijanjikan pengakuan, dan dipaksa memilih kubu – seolah Kadin ini adalah partai politik, bukan lembaga ekonomi bangsa.

Lupa Tujuan, Hilang Jati Diri

Pertanyaannya sederhana tapi menohok:

Untuk apa kita berkelahi?

Apa yang kita kejar dari perpecahan ini?

Bukankah tujuan kita satu – membangun dunia usaha, menjadi mitra strategis pemerintah, memperkuat ekonomi rakyat, dan membuka lapangan kerja?

Lalu mengapa kita tega mengorbankan cita-cita itu hanya karena ego dan kepentingan sesaat?

Kita seolah lupa bahwa Kadin bukanlah kendaraan pribadi siapa pun.

Kadin adalah rumah bersama pengusaha Indonesia – dari konglomerat hingga pedagang kecil, dari pengusaha besar di Bekasi hingga pengrajin di Garut.

Perpecahan ini bukan hanya memalukan, tapi berbahaya.

Karena ketika para pengusaha saling curiga, dunia usaha akan stagnan. Ketika organisasi tak punya arah, kepercayaan publik pun luntur.

Dan ketika semua sibuk rebutan kursi, siapa yang mengurus ekonomi daerah? Siapa yang membantu UMKM? Siapa yang memperjuangkan dunia usaha di masa sulit ini?

Jawa Barat Terlalu Besar untuk Dikorbankan

Jawa Barat bukan provinsi biasa. Dengan 48 juta penduduk, penyumbang 15% PDRB nasional, dan penopang utama industri serta logistik nasional, Jawa Barat adalah tulang punggung ekonomi Indonesia.

Jika Kadin Jawa Barat hancur, yang goyah bukan hanya struktur organisasi, tapi juga kepercayaan ekonomi nasional.

Investor butuh kepastian. Pelaku usaha butuh stabilitas.

Dan rakyat butuh Kadin yang kuat – bukan yang sibuk bertengkar di ruang rapat.

Kita tidak sedang bermain di ruang kosong. Setiap kebingungan di tingkat provinsi berdampak langsung ke daerah.

Baca Juga  Kadin Karawang Dukung H. Nizar Sungkar, Desak Kadin Indonesia Segera Akhiri Dualisme Kadin Jabar

Kadin Kabupaten/Kota kini terbelah, tak tahu harus tunduk ke mana.

Bagi dunia usaha di bawah, ini bukan sekadar konflik administratif, tapi krisis kepemimpinan moral.

Saatnya Kita Bersatu: Lepas Ego, Bangun Ulang Rumah Besar Kita

Ingatlah: kita semua berasal dari akar yang sama – semangat gotong royong ekonomi bangsa.

Kadin dibentuk untuk memperkuat kolaborasi, bukan kompetisi internal.

Kini, waktunya kita jujur dan rendah hati: kita butuh islah.

Kita butuh musyawarah baru, yang bersih dari intrik dan intervensi, berdasarkan aturan, bukan tekanan.

Jika perlu, lakukan Musprov ulang. Tapi lakukan dengan cara yang benar, jujur, dan terbuka.

Yang kita perjuangkan bukan siapa yang menang, tapi bagaimana organisasi ini kembali bermartabat.

Lebih baik kita sedikit mundur demi kebenaran, daripada terus maju dalam kesalahan yang menyesatkan.

Pesan untuk Kadin Indonesia: Beranilah Bertindak

Sudah terlalu lama kita menunggu.

Sudah terlalu lama kita bersabar.

Kini saatnya Kadin Indonesia berani mengambil keputusan.

Kadin Jawa Barat tidak bisa terus menjadi korban politik diam dan ketidakpastian.

Tegakkan aturan, jalankan amanat undang-undang, dan pulihkan kehormatan organisasi.

Diam bukan lagi pilihan – karena diam berarti menyetujui perpecahan.

Kita Hanya Kuat Jika Bersatu

Dari 27 kabupaten dan kota, dari Bekasi hingga Pangandaran, dari Cirebon hingga Garut – kita semua satu keluarga besar.

Kita bukan lawan, bukan pesaing, bukan musuh. Kita hanya tersesat arah karena dibiarkan tanpa kompas.

Kini, mari kita rebut kembali arah itu – dengan kebersamaan, dengan kejujuran, dan dengan keberanian.

Kadin bukan milik satu kubu, tapi milik seluruh pengusaha Indonesia.

Dan Kadin Jawa Barat bukan untuk dihancurkan, tapi untuk dibangkitkan kembali.

Baca Juga  Standar Tinggi Polisi Investigator dalam Penanganan Kejahatan

Kita bukan sedang kalah, kita hanya sedang diuji.

Dan sejarah akan mencatat, siapa yang memilih berjuang untuk persatuan – dan siapa yang diam melihat rumahnya terbakar.***

Garut, 28 Oktober 2025

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: KADIN GarutKADIN Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pemerintah Legalkan Umrah Mandiri untuk Lindungi Jemaah dan Dorong Transparansi Ibadah

Post Selanjutnya

Komisi III DPR Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Secara Transparan

RelatedPosts

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

26 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

11 Februari 2026
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

23 November 2025

Dalam Perspektif Islam, Hoaks Bukan Hanya Informasi Palsu Melainkan Dosa Sosial dan Pelanggaran Moral

13 September 2025
Post Selanjutnya
Abdullah, anggota Komisi III DPR RI, mendesak KPK menuntaskan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung secara transparan dan tanpa pandang bulu.(Foto: DPR-RI)

Komisi III DPR Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Secara Transparan

Komisi VIII DPR RI dan pemerintah bahas BPIH 2026. Ongkos haji diusulkan Rp88,4 juta, turun Rp1 juta dari tahun sebelumnya, pengumuman paling cepat besok.(Foto:do.Baznas)

Komisi VIII DPR dan Pemerintah Bahas Rincian Biaya Haji 2026, Pengumuman Paling Cepat Besok

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

13 Maret 2026

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

13 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

13 Maret 2026

Polres Garut Kerahkan 1.747 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

13 Maret 2026

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Selama Ramadhan

13 Maret 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT di Cilacap: 27 Orang Diamankan

13 Maret 2026

Pastikan Layanan Tetap Prima Saat Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Sektor Transportasi

13 Maret 2026
YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com