• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Maret 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Megawati–Prabowo: Negarawan di Tengah Gejolak

El Badhi oleh El Badhi
1 September 2025
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Oleh: Bimo Putranto
Pendiri Rumah Keluarga Bersama/RKB

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” (Ir. Soekarno)

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Kabariku – Kehadiran Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka pada 31 Agustus 2025 menjadi penanda penting dalam dinamika politik nasional. Di tengah gelombang demonstrasi dan situasi sosial yang menghangat, pertemuan Megawati dengan Presiden Prabowo Subianto bersama para pimpinan partai politik menunjukkan upaya serius untuk menjaga stabilitas negara.

RelatedPosts

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

Saya melihat langkah Megawati tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga strategis. Kehadiran beliau menegaskan bahwa di atas semua perbedaan politik, ada kepentingan lebih besar: bangsa dan rakyat. Pertemuan ini menepis keraguan publik bahwa elite politik terbelah. Justru sebaliknya, Megawati dan Prabowo tampil sebagai sosok negarawan yang memberi teladan kebersamaan di tengah krisis.

Kehadiran seluruh ketua umum partai politik di Istana menegaskan pentingnya rekonsolidasi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ini menjadi momentum politik yang berharga: bangsa Indonesia menunjukkan kematangan, bahwa elite politik masih bisa duduk bersama ketika kepentingan rakyat menuntut.

Menepis Teori Konspirasi dan Dalang

Di tengah berkembangnya teori konspirasi dan tudingan adanya “dalang” di balik huru-hara, saya menilai pertemuan di Istana adalah bantahan nyata. Aspirasi masyarakat yang mengemuka melalui demonstrasi semestinya dipahami lebih dahulu sebagai peristiwa alamiah, lahir dari akumulasi kekecewaan atas kondisi sosial-politik pasca reformasi yang belum sepenuhnya menjawab harapan rakyat.

Justru teori dalang berbahaya karena bisa menutup pintu pemahaman yang lebih jernih. Beberapa pihak bahkan mencoba mereduksi situasi ini dengan usulan jalan pintas, seperti pencopotan Kapolri atau reshuffle kabinet. Menurut saya, langkah semacam itu bukanlah solusi sejati. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang menyentuh akar masalah, bukan pengorbanan simbolis.

Baca Juga  IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

Tugas Seorang Negarawan

Saya meyakini, Prabowo sebagai presiden sah pilihan rakyat harus membaca gejolak ini sebagai alam bawah sadar kegelisahan publik. Banyak janji reformasi yang dirasakan masyarakat belum terwujud. Kini publik menaruh harapan besar agar Prabowo menyempurnakan pekerjaan rumah para pendahulunya dengan cepat dan menyentuh akar masalah.

Kemarahan publik yang sporadis dan militan harus ditangkap dalam bingkai negara hukum, negara demokrasi, dan negara kesejahteraan. Inilah momentum bagi Prabowo untuk mengeliminasi kekuatan pragmatis yang masih membayangi, sekaligus menegaskan dirinya sebagai presiden tanpa bayang-bayang masa lalu.

Reformasi bukan milik elit semata, melainkan milik rakyat. Di sinilah kepemimpinan Prabowo diuji: apakah mampu mengembalikan reformasi ke pangkuan rakyat atau hanya menjadi jargon politik semata.

Pertemuan para elite politik, termasuk Megawati dan Prabowo, juga akan sangat membantu aparatur keamanan dalam menstabilisasi situasi di lapangan. Namun, bila stabilisasi tidak tercapai, maka sepatutnya dilakukan langkah penataan kelembagaan dan kebijakan, agar negara tidak hanya bertahan secara simbolis, tetapi juga mampu menjawab persoalan substantif.

Gejolak dan Stabilitas Pasar

Yang menarik, gejolak politik beberapa hari terakhir tidak terlalu berdampak serius pada Bursa Efek Indonesia. Memang benar, IHSG sempat jatuh 2,27% ke level 7.771 poin pada 29 Agustus 2025, salah satu pelemahan harian terdalam di Asia. Namun pasar cepat menstabilkan diri, ditutup melemah 1,53% di level 7.830 poin pada akhir pekan. Secara year-to-date, IHSG bahkan masih tumbuh 10,63%.

Direktur BEI Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa pelemahan ini hanyalah koreksi teknikal, bukan krisis fundamental. Dalam keterangannya, ia menyebut: “Investor tidak perlu panik, karena pasar kita masih solid, dan pergerakan ini lebih bersifat teknis jangka pendek” (CNBC Indonesia, 29/8/2025).

Baca Juga  Sangat Tidak Tepat Membandingkan Pertumbuhan Ekonomi Jaman SBY dengan Jaman Jokowi

Sementara itu, analis Mirae Asset, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan: “Kondisi ini wajar dan historis, karena bulan September cenderung bearish sebelum rebound di Oktober” (Kontan, 30/8/2025).

Bank Indonesia juga memastikan stabilitas tetap terjaga. Deputi Gubernur BI Juda Agung menekankan: “Likuiditas perbankan aman, rupiah terjaga, dan tidak ada tanda kepanikan pasar” (Kompas, 30/8/2025).

Bagi saya, hal ini membuktikan kelas menengah dan kaum profesional masih memiliki kepercayaan penuh terhadap Presiden Prabowo. Apalagi dengan hadirnya Megawati di Istana, pasar membaca sinyal stabilitas politik semakin terjaga.

Pernyataan Menteri Pertahanan

Apa yang disampaikan Menteri Pertahanan, Syafrie Syamsudin dalam konprensi pers Minggu, 31 Agustus 2025 bahwa perlunya bekerja bersama-sama dan kerja bersama-sama, saya memaknai sebagai evaluasi simbolik kepada aparat keamanan khususnya di lapis pimpinan.

Simpulan

Gejolak politik memang harus disikapi dengan hati-hati, tetapi tidak boleh ditutup dengan teori konspirasi. Aspirasi rakyat harus dipahami sebagai peringatan agar pemerintah tidak lengah. Pertemuan Megawati, Prabowo, dan seluruh ketua umum partai adalah simbol kebersamaan elite bangsa yang menenangkan.

Data bursa efek pun menunjukkan kepercayaan pasar tetap kuat, menandakan keyakinan pada arah kepemimpinan nasional.

Saya percaya, jika Presiden Prabowo mampu menjawab kegelisahan rakyat dengan keberanian mengambil keputusan, tanpa bayang-bayang masa lalu, maka Indonesia akan melangkah menuju demokrasi yang matang dan negara kesejahteraan yang nyata.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Presiden Prabowo Apresiasi Partai Tegas Pecat Anggota DPR Bermasalah, Dorong Reformasi Parlemen

Post Selanjutnya

KPK Panggil Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Haji

RelatedPosts

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

1 Maret 2026

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

26 Februari 2026
Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

18 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026
Post Selanjutnya
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas akan dipanggil KPK/Kemanag

KPK Panggil Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Haji

Wakil Kepala Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo saat memimpin patroli skala besar di Jakarta, Minggu (31/8/2025). (Humas Polri)

Patroli Gabungan TNI-Polri Digelar hingga RT/RW untuk Cegah Aksi Anarkis dan Penjarahan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno wafat di usia 90 tahun. (Foto: Istimewa)

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

2 Maret 2026
Kepala BGN, Dadan Hindayana/BGN

BGN Tegaskan Skema Rp6 Juta per Hari Lebih Efisien dan Minim Risiko Negara

2 Maret 2026
ilustrasi fenomena Blood Moon

Fenomena Langka 3 Maret 2026: Blood Moon Saat Berbuka, Cap Go Meh di Malam Purnama

1 Maret 2026

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

1 Maret 2026

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Seskab Teddy: MBG Bukan Ancaman Pendidikan, Anggaran Tetap dan Program Bertambah

28 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyerahkan penghargaan kepada Kepala DPPKBPPPA Garut Yayan Waryana/IST

Garut Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana Jabar 2026, Perkuat Komitmen Tekan Stunting

28 Februari 2026
Wabup Garut Tinjau Garut Plaza, Siapkan Relokasi PKL dan Penguatan Event Ramadan

Bazar Ramadhan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

28 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com