• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 20, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Mencari Pemimpin Berwawasan Bencana di Garut: Menyikapi Megathrust dan Realitas Mitigasi yang Terabaikan

Redaksi oleh Redaksi
12 September 2024
di Opini, Pilkada
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh:
Yaman Suryaman, SE., M.Si., Ph.D
Ketua Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana Jawa Barat

Garut, Kabariku- Garut, sebuah kabupaten dengan kekayaan alam yang memukau, tak luput dari ancaman bencana yang terus menghantui. Salah satu ancaman terbesar yang mengintai Garut, khususnya di wilayah selatan, adalah potensi Megathrust yang berpotensi memicu tsunami.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Meski ancaman ini telah diketahui luas, kesiapsiagaan kabupaten Garut menghadapi bencana besar seperti ini masih jauh dari optimal. Berulangnya bencana banjir, longsor, dan gempa bumi yang telah menelan banyak korban jiwa dan harta benda menegaskan bahwa upaya mitigasi yang dilakukan selama ini tidak cukup efektif.

RelatedPosts

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

Menjelang pemilihan Bupati, Garut menjadi lahan yang subur bagi kampanye politik para calon pemimpin. Dimana-mana, baliho besar terpampang dengan wajah-wajah calon Bupati yang menjual tampang mereka. Slogan-slogan yang berisi janji-janji kosong tentang perbaikan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat mendominasi ruang publik.

Namun, ada satu hal yang jarang kita dengar dari para calon ini: bagaimana mereka akan menangani kebencanaan di Garut, khususnya di tahap mitigasi.

Mitigasi bencana adalah kunci dalam mengurangi dampak ketika bencana terjadi. Sayangnya, sebagian besar program yang dipromosikan oleh para calon Bupati Garut lebih banyak berfokus pada pembangunan fisik dan proyek-proyek jangka pendek yang menarik perhatian, namun kurang menyinggung pentingnya perencanaan jangka panjang dalam menghadapi bencana.

Mitigasi bukan sekadar membangun tanggul atau menanam pohon di daerah rawan longsor. Ini adalah soal membangun kesadaran masyarakat, memperkuat infrastruktur tahan bencana, dan memastikan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam situasi darurat.

Baca Juga  KPU Garut Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

Apakah para calon Bupati Garut siap memprioritaskan hal ini? Sayangnya, yang kita lihat sejauh ini lebih banyak tebar pesona dibandingkan program nyata yang menyentuh persoalan mitigasi.

Kesiapsiagaan menghadapi ancaman Megathrust dan bencana lain seolah hanya menjadi isu sekunder, padahal ini seharusnya menjadi perhatian utama.

Garut membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memahami potensi bahaya yang mengancam daerah ini, tetapi juga memiliki keseriusan untuk bertindak. Pemimpin yang mampu mengalokasikan anggaran dengan bijak untuk membangun sistem peringatan dini, memperkuat infrastruktur publik agar tahan bencana, dan melibatkan masyarakat dalam edukasi kebencanaan.

Tidak cukup hanya menunggu bencana datang dan merespons setelahnya, karena nyawa dan masa depan masyarakat Garut dipertaruhkan.

Untuk itu, masyarakat Garut harus kritis dalam memilih pemimpin. Jangan sampai terpukau oleh baliho besar dan janji manis yang hanya menjual citra tanpa isi.

Sudah saatnya kita mencari pemimpin yang benar-benar memiliki visi untuk melindungi Garut dari ancaman bencana di masa depan.

Pemimpin yang sadar bahwa mitigasi bukan hanya langkah sementara, tetapi investasi untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

Ditengah ancaman Megathrust yang dapat datang kapan saja, kesiapan Garut masih menjadi tanda tanya besar. Bagaimana calon Bupati merespons tantangan ini harus menjadi salah satu penilaian penting bagi masyarakat.

Sudah terlalu banyak korban jiwa dan kerugian materi yang ditanggung akibat minimnya kesiapan. Kini, Garut membutuhkan lebih dari sekadar janji, Garut membutuhkan aksi nyata untuk masa depan yang lebih aman.***

Garut, 12 September 2024

Red/K.101

Tags: Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana Jawa BaratMencari Pemimpin Berwawasan BencanaMenyikapi MegathrustPilkada Garut 2024Realitas Mitigasi
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

IPW Apresiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto Turunkan Propam Tindak Kasus Pungli

Post Selanjutnya

Kementerian Kominfo Kolaborasi dengan Swasta untuk Kembangkan Talenta Digital

RelatedPosts

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026

DPR WAJIB SAHKAN UU PERAMPASAN ASET. JANGAN JADIKAN HAM SEBAGAI TAMENG KORUPTOR.

16 Juli 2026

WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

15 Juli 2026
Oplus_131072

Menjaga Kepercayaan dalam Kemitraan Negara: Pelajaran dari Polemik SPPG

15 Juli 2026
Post Selanjutnya

Kementerian Kominfo Kolaborasi dengan Swasta untuk Kembangkan Talenta Digital

Buka Resmi Forkab III 2024, Sekda Garut: Ajang Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Lokal

Discussion about this post

KabarTerbaru

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tekuk Argentina 1-0 di Extra Time, Ferran Torres Jadi Penentu

20 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Anak Hotman Paris Kritik Ayahnya Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Pencitraan

19 Juli 2026

Benyamin Ungkap Pemkot Tangsel Catat Penurunan Stunting, Prevalensi 2026 Tinggal 8,2 Persen

19 Juli 2026

KBM UNPAM Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

19 Juli 2026

Tak Perlu Jauh ke Luar Negeri, Operasi Robotik Kini Bisa Dilakukan di Indonesia, RS Mandaya Puri

19 Juli 2026

PPATK Temukan 6.000 ASN Kementerian PU Terindikasi Judi Online, 4.000 Pegawai Diduga Manipulasi Absensi

19 Juli 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com