• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Januari 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Mencari Pemimpin Berwawasan Bencana di Garut: Menyikapi Megathrust dan Realitas Mitigasi yang Terabaikan

Redaksi oleh Redaksi
12 September 2024
di Opini, Pilkada
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh:
Yaman Suryaman, SE., M.Si., Ph.D
Ketua Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana Jawa Barat

Garut, Kabariku- Garut, sebuah kabupaten dengan kekayaan alam yang memukau, tak luput dari ancaman bencana yang terus menghantui. Salah satu ancaman terbesar yang mengintai Garut, khususnya di wilayah selatan, adalah potensi Megathrust yang berpotensi memicu tsunami.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski ancaman ini telah diketahui luas, kesiapsiagaan kabupaten Garut menghadapi bencana besar seperti ini masih jauh dari optimal. Berulangnya bencana banjir, longsor, dan gempa bumi yang telah menelan banyak korban jiwa dan harta benda menegaskan bahwa upaya mitigasi yang dilakukan selama ini tidak cukup efektif.

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

Menjelang pemilihan Bupati, Garut menjadi lahan yang subur bagi kampanye politik para calon pemimpin. Dimana-mana, baliho besar terpampang dengan wajah-wajah calon Bupati yang menjual tampang mereka. Slogan-slogan yang berisi janji-janji kosong tentang perbaikan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat mendominasi ruang publik.

Namun, ada satu hal yang jarang kita dengar dari para calon ini: bagaimana mereka akan menangani kebencanaan di Garut, khususnya di tahap mitigasi.

Mitigasi bencana adalah kunci dalam mengurangi dampak ketika bencana terjadi. Sayangnya, sebagian besar program yang dipromosikan oleh para calon Bupati Garut lebih banyak berfokus pada pembangunan fisik dan proyek-proyek jangka pendek yang menarik perhatian, namun kurang menyinggung pentingnya perencanaan jangka panjang dalam menghadapi bencana.

Mitigasi bukan sekadar membangun tanggul atau menanam pohon di daerah rawan longsor. Ini adalah soal membangun kesadaran masyarakat, memperkuat infrastruktur tahan bencana, dan memastikan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam situasi darurat.

Baca Juga  Curhat di Kaki Gunung Papandayan, dr Helmi Budiman Sampaikan Hal Penting untuk Kemajuan Petani Garut

Apakah para calon Bupati Garut siap memprioritaskan hal ini? Sayangnya, yang kita lihat sejauh ini lebih banyak tebar pesona dibandingkan program nyata yang menyentuh persoalan mitigasi.

Kesiapsiagaan menghadapi ancaman Megathrust dan bencana lain seolah hanya menjadi isu sekunder, padahal ini seharusnya menjadi perhatian utama.

Garut membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memahami potensi bahaya yang mengancam daerah ini, tetapi juga memiliki keseriusan untuk bertindak. Pemimpin yang mampu mengalokasikan anggaran dengan bijak untuk membangun sistem peringatan dini, memperkuat infrastruktur publik agar tahan bencana, dan melibatkan masyarakat dalam edukasi kebencanaan.

Tidak cukup hanya menunggu bencana datang dan merespons setelahnya, karena nyawa dan masa depan masyarakat Garut dipertaruhkan.

Untuk itu, masyarakat Garut harus kritis dalam memilih pemimpin. Jangan sampai terpukau oleh baliho besar dan janji manis yang hanya menjual citra tanpa isi.

Sudah saatnya kita mencari pemimpin yang benar-benar memiliki visi untuk melindungi Garut dari ancaman bencana di masa depan.

Pemimpin yang sadar bahwa mitigasi bukan hanya langkah sementara, tetapi investasi untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

Ditengah ancaman Megathrust yang dapat datang kapan saja, kesiapan Garut masih menjadi tanda tanya besar. Bagaimana calon Bupati merespons tantangan ini harus menjadi salah satu penilaian penting bagi masyarakat.

Sudah terlalu banyak korban jiwa dan kerugian materi yang ditanggung akibat minimnya kesiapan. Kini, Garut membutuhkan lebih dari sekadar janji, Garut membutuhkan aksi nyata untuk masa depan yang lebih aman.***

Garut, 12 September 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana Jawa BaratMencari Pemimpin Berwawasan BencanaMenyikapi MegathrustPilkada Garut 2024Realitas Mitigasi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

IPW Apresiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto Turunkan Propam Tindak Kasus Pungli

Post Selanjutnya

Kementerian Kominfo Kolaborasi dengan Swasta untuk Kembangkan Talenta Digital

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026
Ilustrasi mata uang Dolar (Foto: Istimewa)

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

20 Januari 2026

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

16 Januari 2026
Ilustrasi Pilkada 2029

SIAGA 98: Pilkada Langsung dan Melalui DPRD Sama-sama Demokratis dan Konstitusional

13 Januari 2026

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
Post Selanjutnya

Kementerian Kominfo Kolaborasi dengan Swasta untuk Kembangkan Talenta Digital

Buka Resmi Forkab III 2024, Sekda Garut: Ajang Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Lokal

Discussion about this post

KabarTerbaru

Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim Tidak Banding di Perkara PGN

28 Januari 2026
Wali Kota Aceh Sayuti Abubakar terpilih sebagai Ketua Komisariat Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026–2030 (Bemby/kabariku)

Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers terkait laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Komisi Yudisial Terima 2.649 Aduan Publik dan Usulkan Sanksi Etik 124 Hakim di 2025

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Raih WTP ke-18, Indeks Kinerja Komisi Yudisial 2025 Nyaris Sempurna

28 Januari 2026

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

28 Januari 2026
dok. BNN RI

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

27 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com