• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Hariman Siregar: “Kita Bingung Dengan Jokowi yang Sekarang, Hanya Kita yang Bisa Melawan Rezim Ini”

Redaksi oleh Redaksi
21 Juni 2022
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

GARUT, Kabariku- Terjangan pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir, kemudian perang Rusia-Ukraina, harus menjadi perhatian para aktivis di negeri ini, terhadap perubahan politik tanah air ke depan.

“Saat kita harus melawan virus akibat ulah kita sendiri dan sekarang kita harus menghadapi perang Ukraina yang ini sama dahsyatnya, pengaruhnya karena sama ulah manusia,” kata Hariman, dihari pertama kegiatan kemping bersama aktivis lintas generasi berlangsung di Soendaj Campfire, kaki gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat. Sabtu – Minggu (18 – 19 Juni 2022).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hariman menyebut, Ketika bertemu banyak orang hampir semua berbicara dan lebih menganggap hari kebelakang, bukan masa depan.

RelatedPosts

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

“Kaya tadi yang saya denger ceritanya itu ngomong dibelakang, sebenarnya kalau kita ngomong ke belakang itu belum tentu klop antara masa depan sama apa yang ada dibelakang,” tuturnya.

Hariman mencontohkan, Kalau dibelakang mengahadapi rezim otoriterir Soeharto yang tantangannya jelas musti digulingkan.

“Otoriterir saat itu hanya ada satu kata, Lawan! Kita ga ribut gantinya siapa? terserah, pokoknya lebih bagus,” cetusnya.

Ia menjelaskan, Dulu (tahun 1998-red) seharusnya itu revolusi namun yang terjadi reformasi.

“Saya selalu yang mulai ngomong, jadi yang kita mau dulu itu adalah revolusi bukan reformasi. Itu sebenernya kita ga teguh, karena dengan reformasi itu perubahan yang cepet,” terangnya.

Lebih jauh Hariman mengatakan, Dalam reformasi orde baru itu ibarat membangun struktur baru, yang berdiri diatas kultur (budaya lama), ditengahnya harus berdiri nilai baru yang akan menerima perubahan dan tantangan baru.

Baca Juga  Soal Pernyataan Anggota DPR RI, Effendi Simbolon dan Reaksi Atasnya

“Yang dilakukan orde reformasi itu, mulai dari amandemen UUD, KPK, MK, semua sudah dibuat tapi pada akhirnya karena yang ditengah itu ga tumbuh nilai-nilai baru. Kulturnya yang terlalu kuat,” bebernya.

Tokoh utama peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 ini mengatakan, Kultur kuat itu feodalisme, jalan sepintas, mata duitan, dan lainnya yang membuat struktur yang dibangun malah terkorup.

“Jangan takut entar saya jadi apa, anak saya jadi apa, saya juga dari dulu gini-gini saja,” kata Hariman.

Antara knowledge dengan paham, lanjut dia, paham yang ini yang dimaksud mengerti akan keadaan. Sementara knowledge itu bisa didapat dengan kecanggihan teknologi.

“Kita paham itu pengertian akan keadaan ini, kita ngerti kita begini untuk mengatasi krisis. Undang-Undang untuk mengarahkan regulasi dan karena itu kita harus hati-hati, mengeti dulu. Jangan sampai punya penjelasan tanpa pengetahuan,” ujarnya.

Flashback saat mendukung Jokowi untuk Gubernur Jakarta, karena tahu kerjanya benar semuanya menunggu dengan janjinya.

“Tapi sekarang kita bingung dengan Jokowi yang sekarang, kita tahu masa jabatan Presiden itu dua periode. Makanya saya bilang hei mahasiswa bangkitlah, bangkitlah, karena hanya kita yang bisa melawan rezim ini,” tegasnya.

Hariman menegaskan, Jangan sampai hilang pegangan dengan cara berkumpul seperti ini akan paham yang harus diberdayakan itu rakyat.

“Kita mau berkorban karena kita ada concern (kekhawatiran-red), saya datang karena diundang temen-temen Garut. Karena dengan berkumpul kaya gini, harus memperkuat. Jangan saling melemahkan,” kata Hariman.

Terakhir Hariman mengingatkan, Pahami situasi hadirnya rencana perpanjangan masa jabatan Presiden tiga periode, kemudian penundaan Pemilu 2024, harus menjadi perhatian seluruh kalangan aktivis saat ini.

“Kita harus tetap ingat, the powering pada rakyat. Paham dulu jangan so Presiden tiga periode terus so ikut nentuin Presiden. Masih 2023, belum jelas semua. Saya kira nanti kalian semua akan bereaksi sendiri,” Hariman menutup.***

Baca Juga  Prabowo di Tengah Jalan Reformasi: Sarasehan Aktivis Lintas Generasi dari Rocky Gerung hingga Hariman Siregar
Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Hariman SiregarHasanuddin. Koordinator SIAGA '98Kaki Gunung Cikuraykemping aktivis lintas generasiSIAGA ’98Soendaj Campfiretokoh peristiwa Malari tahun 1974
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPK Apresiasi Dikabulkannya Kasasi Korupsi Proyek Multiyears Bengkalis oleh Mahkamah Agung

Post Selanjutnya

Aktivis FPPHR Bogor: “Apresiasi dan Dukungan Sepenuhnya Kesepakatan Aktivis di Kaki Gunung Cikuray Garut”

RelatedPosts

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

12 Juli 2026

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Rachmat Gobel Meninggal Dunia dan Inilah Jejak Kariernya

10 Juli 2026

Ucapan Ulang Tahun yang Menjadi Polemik

8 Juli 2026
Post Selanjutnya

Aktivis FPPHR Bogor: "Apresiasi dan Dukungan Sepenuhnya Kesepakatan Aktivis di Kaki Gunung Cikuray Garut"

Hariman Siregar Ajak Semua Pihak Mengembalikan Reformasi yang Terstruktur

Discussion about this post

KabarTerbaru

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

12 Juli 2026

DPRD Kota Tangerang Bahas Soal Serapan Anggaran Dinkes, RSUD Benda dan Panunggangan Barat Jadi Perhatian

12 Juli 2026
BEM PTMA Zona III mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pengusutan dugaan mega korupsi di Kejaksaan.

Dugaan Mega Korupsi Kejaksaan Disorot, BEM PTMA Zona III Puji Langkah Presiden Prabowo

12 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

11 Juli 2026

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

11 Juli 2026

Habiburokhman: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas, Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Dikawal Hingga Tuntas

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Jumat Berbagi, Polres Tangsel Bersama Bhayangkari Hadir Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

11 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com