• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Desember 6, 2025
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Hariman Siregar: “Kita Bingung Dengan Jokowi yang Sekarang, Hanya Kita yang Bisa Melawan Rezim Ini”

Redaksi oleh Redaksi
21 Juni 2022
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

GARUT, Kabariku- Terjangan pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir, kemudian perang Rusia-Ukraina, harus menjadi perhatian para aktivis di negeri ini, terhadap perubahan politik tanah air ke depan.

“Saat kita harus melawan virus akibat ulah kita sendiri dan sekarang kita harus menghadapi perang Ukraina yang ini sama dahsyatnya, pengaruhnya karena sama ulah manusia,” kata Hariman, dihari pertama kegiatan kemping bersama aktivis lintas generasi berlangsung di Soendaj Campfire, kaki gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat. Sabtu – Minggu (18 – 19 Juni 2022).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hariman menyebut, Ketika bertemu banyak orang hampir semua berbicara dan lebih menganggap hari kebelakang, bukan masa depan.

RelatedPosts

DPR Siapkan Revisi UU Kehutanan, Pembahasan Dimulai Usai Penanganan Bencana Sumatera

Heboh Beras Rp500 Ribu, Mentan Amran Langsung Telepon: ‘Kirim Sekarang, Surat Menyusul’

BNN Ungkap Jaringan Golden Triangle, “Mami” Aktor Penyelundupan 2 Ton Sabu Ditangkap di Kamboja

“Kaya tadi yang saya denger ceritanya itu ngomong dibelakang, sebenarnya kalau kita ngomong ke belakang itu belum tentu klop antara masa depan sama apa yang ada dibelakang,” tuturnya.

Hariman mencontohkan, Kalau dibelakang mengahadapi rezim otoriterir Soeharto yang tantangannya jelas musti digulingkan.

“Otoriterir saat itu hanya ada satu kata, Lawan! Kita ga ribut gantinya siapa? terserah, pokoknya lebih bagus,” cetusnya.

Ia menjelaskan, Dulu (tahun 1998-red) seharusnya itu revolusi namun yang terjadi reformasi.

“Saya selalu yang mulai ngomong, jadi yang kita mau dulu itu adalah revolusi bukan reformasi. Itu sebenernya kita ga teguh, karena dengan reformasi itu perubahan yang cepet,” terangnya.

Lebih jauh Hariman mengatakan, Dalam reformasi orde baru itu ibarat membangun struktur baru, yang berdiri diatas kultur (budaya lama), ditengahnya harus berdiri nilai baru yang akan menerima perubahan dan tantangan baru.

Baca Juga  Amnesti Korban, Langkah Awal Mengakhiri Politik Identitas di Era Jokowi

“Yang dilakukan orde reformasi itu, mulai dari amandemen UUD, KPK, MK, semua sudah dibuat tapi pada akhirnya karena yang ditengah itu ga tumbuh nilai-nilai baru. Kulturnya yang terlalu kuat,” bebernya.

Tokoh utama peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 ini mengatakan, Kultur kuat itu feodalisme, jalan sepintas, mata duitan, dan lainnya yang membuat struktur yang dibangun malah terkorup.

“Jangan takut entar saya jadi apa, anak saya jadi apa, saya juga dari dulu gini-gini saja,” kata Hariman.

Antara knowledge dengan paham, lanjut dia, paham yang ini yang dimaksud mengerti akan keadaan. Sementara knowledge itu bisa didapat dengan kecanggihan teknologi.

“Kita paham itu pengertian akan keadaan ini, kita ngerti kita begini untuk mengatasi krisis. Undang-Undang untuk mengarahkan regulasi dan karena itu kita harus hati-hati, mengeti dulu. Jangan sampai punya penjelasan tanpa pengetahuan,” ujarnya.

Flashback saat mendukung Jokowi untuk Gubernur Jakarta, karena tahu kerjanya benar semuanya menunggu dengan janjinya.

“Tapi sekarang kita bingung dengan Jokowi yang sekarang, kita tahu masa jabatan Presiden itu dua periode. Makanya saya bilang hei mahasiswa bangkitlah, bangkitlah, karena hanya kita yang bisa melawan rezim ini,” tegasnya.

Hariman menegaskan, Jangan sampai hilang pegangan dengan cara berkumpul seperti ini akan paham yang harus diberdayakan itu rakyat.

“Kita mau berkorban karena kita ada concern (kekhawatiran-red), saya datang karena diundang temen-temen Garut. Karena dengan berkumpul kaya gini, harus memperkuat. Jangan saling melemahkan,” kata Hariman.

Terakhir Hariman mengingatkan, Pahami situasi hadirnya rencana perpanjangan masa jabatan Presiden tiga periode, kemudian penundaan Pemilu 2024, harus menjadi perhatian seluruh kalangan aktivis saat ini.

“Kita harus tetap ingat, the powering pada rakyat. Paham dulu jangan so Presiden tiga periode terus so ikut nentuin Presiden. Masih 2023, belum jelas semua. Saya kira nanti kalian semua akan bereaksi sendiri,” Hariman menutup.***

Baca Juga  Mencari Dalang Kerusuhan dan Reformasi Polri: Dua Hal yang Berbeda, Berikut Pernyataan SIAGA 98
Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Hariman SiregarHasanuddin. Koordinator SIAGA '98Kaki Gunung Cikuraykemping aktivis lintas generasiSIAGA ’98Soendaj Campfiretokoh peristiwa Malari tahun 1974
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPK Apresiasi Dikabulkannya Kasasi Korupsi Proyek Multiyears Bengkalis oleh Mahkamah Agung

Post Selanjutnya

Aktivis FPPHR Bogor: “Apresiasi dan Dukungan Sepenuhnya Kesepakatan Aktivis di Kaki Gunung Cikuray Garut”

RelatedPosts

DPR menyiapkan revisi UU Kehutanan dan akan membahasnya setelah penanganan bencana di Sumatera rampung, (Ist)

DPR Siapkan Revisi UU Kehutanan, Pembahasan Dimulai Usai Penanganan Bencana Sumatera

5 Desember 2025
Mentan Amran Sulaiman turun tangan merespons laporan harga beras di Aceh mencapai Rp500 ribu per 15 kg (Antara)

Heboh Beras Rp500 Ribu, Mentan Amran Langsung Telepon: ‘Kirim Sekarang, Surat Menyusul’

3 Desember 2025
Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN dan BAIS TNI Didukung Diplomasi KBRI Phnom Penh, Dewi Astutik alias Mami ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (2/12) sore

BNN Ungkap Jaringan Golden Triangle, “Mami” Aktor Penyelundupan 2 Ton Sabu Ditangkap di Kamboja

2 Desember 2025
Toba Pulp Lestari membantah tuduhan sebagai penyebab banjir Sumatra dan memaparkan data operasional serta hasil audit lingkungan.(Ist)

Toba Pulp Lestari Buka Suara Bantah Jadi Pemicu Banjir Maut di Sumatra

2 Desember 2025
Luhut tegaskan izin Bandara IMIP bersifat domestik, sementara Kemenhub mencabut izin penerbangan internasionalnya.(Foto:Ist)

Luhut Buka Suara Soal Polemik Bandara IMIP: “Keputusan Diambil Secara Resmi dan Sesuai Aturan”

2 Desember 2025

Laporan Deolipa Yumara ke Bareskrim Dinilai Salah Alamat

1 Desember 2025
Post Selanjutnya

Aktivis FPPHR Bogor: "Apresiasi dan Dukungan Sepenuhnya Kesepakatan Aktivis di Kaki Gunung Cikuray Garut"

Hariman Siregar Ajak Semua Pihak Mengembalikan Reformasi yang Terstruktur

Discussion about this post

KabarTerbaru

Atlet cabang olahraga panahan Diananda Choirunisa dan atlet cabang olahraga angkat besi Rizki Juniansyah pada acara Pelepasan Kontingen Indonesia Menuju SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 5 Desember 2025

Menuju SEA Games 2025, Kontingen Indonesia: Siap Berlaga Harumkan Nama Bangsa

5 Desember 2025
Presiden Prabowo Subianto berangkatkan Kontingen Indonesia menuju SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 5 Desember 2025

Presiden Prabowo Lepas Kontingen SEA Games Thailand 2025: “Bangsa Menunggu Prestasimu”

5 Desember 2025
DPR menyiapkan revisi UU Kehutanan dan akan membahasnya setelah penanganan bencana di Sumatera rampung, (Ist)

DPR Siapkan Revisi UU Kehutanan, Pembahasan Dimulai Usai Penanganan Bencana Sumatera

5 Desember 2025
Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni usai rapat dengan Komisi IV DPR di Senayan. (Dok. Istimewa)

Menhut Raja Juli Tegaskan Tak Keluarkan Izin Penebangan Hutan Sepanjang Menjabat

5 Desember 2025

Alumni FE UI ’85 Rayakan 40 Tahun dengan Donasi untuk Sekolah di Garut

5 Desember 2025
Suasana posko pengungsian utama di Tamiang Sport Center kembali menyala pada Kamis (4/12) setelah adanya pasokan listrik dari jaringan PLN.

Tembus Jalan Terputus, PLN Listrik Darurat untuk RSUD dan Posko Aceh Tamiang Menyala

5 Desember 2025

BNN Peduli Bencana Sumut dan Aceh, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

5 Desember 2025
Gus Ulil menegaskan kehidupan modern bergantung pada produk tambang dan menolak keras gagasan zero mining.(Ist)

Gus Ulil Tolak Wacana Zero Mining: “Pandangan Itu Keliru dan Goblok”

4 Desember 2025
Hotline Komisi Reformasi Polri disebut tak merespons pesan publik, (Ist)

Janji Aspirasi di Ujung Jari? Hotline Komisi Reformasi Polri Tak Responsif

4 Desember 2025

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Update Data Korban Bencana Tapanuli Tengah: 20 Kecamatan Terdampak, Ratusan Keluarga Belum Terevakuasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luhut Buka Suara Soal Polemik Bandara IMIP: “Keputusan Diambil Secara Resmi dan Sesuai Aturan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Deolipa Yumara ke Bareskrim Dinilai Salah Alamat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Seragam Baru Pamapta, Kapolri Tekankan Pelayanan Prima dan Soliditas Internal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Ulil Tolak Wacana Zero Mining: “Pandangan Itu Keliru dan Goblok”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com