• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Uncategorized

Ngopi Santuy, Nasir Abbas: ‘JAK Harus Diwaspadai di Madura

Redaksi oleh Redaksi
18 Oktober 2021
di Uncategorized
A A
0
ShareSendShare ShareShare

MADURA, Kabariku- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumenep bekerjasama dengan Komunitas Cangkir Opini kembali menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Santuy Bersama Mahasiswa Madura” dengan tema Islam Tengahan Sebagai Jalan Membangun Toleransi.

Kegiatan diikuti oleh 50 orang perwakilan mahasiswa yang berasal dari Sumenep, Sampang, Bangkalan dan Pemekasan. Bertempat di Hotel Baghraf, Sumenep, Madura. Minggu (17/10/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyebar luaskan pemahaman beragama yang moderat, yaitu paham agama yang mengindahkan nilai kemanusiaan dan menolak cara-cara beragama yang ekstrem dan keras.

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

Melalui kegiatan ini, para peserta yang ikut diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemahaman Islam yang moderat, atau Islam Wasatiyah agar tercipta perdamaian ditengah masyarakat yang sangat plural.

Bagas selaku Ketua Umum PC IMM Madura, menyampaikan bahwa kegiatan yang bertajuk Ngopi Santuy ini bisa diselenggarakan karena dukungan dari komunitas Cangkir Opini.

Bagas berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat Madura, khususnya yang berada di Sumenep bisa memahami bagaimana Islam diterapkan baik sebagai ajaran maupun pedoman kehidupan sosial.

“Kita sangat berharap bahwa kegiatan semacam ini terus terselenggara di tempat-tempat yang rawan dengan paham ekstremisme agama. Kami juga berterimakasih kepada Cangkir Opini yang sudah mengajak kita untuk bekerja sama sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” terang Bagas.

Turut hadir melalui Zoom Meeting mantan narapidana terorisme Nasir Abbas, selaku pemateri menyampaikan bahwa gerakan ekstermisme beragama yang terjadi khususnya di Madura digerakkan oleh salah satu tokoh ekstremisme yang berasal dari Solo yang bernama Abu Husna.

Baca Juga  IMM NTB: MBG Bukan Sekadar Program Makan Gratis Tapi Investasi Masa Depan Bangsa

Menurut Nasir, Abu Husna menjadi tokoh yang seringkali memberikan pengajian-pengajian ke masyarakat di Madura. Terang pria yang pernah aktif sebagai mahasiswa di Afganistan ini.

Nasir Abbas juga berpesan kepada generasi pemuda bahwa agar tidak terpapar paham agama yang ekstrem.

“Pemuda dan masyarakat harus mengenal kelompok-kelompok ekstrem seperti Jaringan Ansarut Daulah (JAD), khusus di Sumenep, jaringan yang masuk dalam kelompok ekstrem adalah Jaringan Ansharut Khilafah (JAK),” kata Nasir Abbas.

Kegiatan Ngopi Santuy ini juga mengundang dua tokoh organisasi besar Muhammadiyah dan NU, yaitu Ahmad Hudaifah dari Muhammadiyah Sumenep dan Kyai Hantok Sudarto dari Nahdatul Ulama Sumenep.

Dalam pemaparannya, Hudaifah sangat berharap bahwa pemahaman Islam moderat diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya Madura.

Menurutnya, jangan sampai karena alasan-alasan agama kita tidak mengindahkan nilai kemanusiaan.

“Justru agama harus dijadikan pijakan untuk menguatkan nilai kemanusiaan kita” ujar Hudaifah.

Hudaifah juga sangat mengapresiasi  kegiatan yang dilaksanakan IMM Sumenep karena berani mengadakan acara yang bertemakan keagamaan.

Sementara Kyai Hantok menyampaikan, bahwa moderasi beragama adalah memahami agama dengan utuh dan pemikiran yang adil.

“Tidak melebih-lebihkan, apalagi memaknai salah satu ajaran agama seperti jihad sebagai jalan untuk menyakiti orang lain,” tandasnya.

“Kegiatan yang mengedukasi masyarakat dalam aspek keagamaan perlu digaungkan sesering mungkin agar masyarakat kita tidak gampang terpengaruh dengan paham keagamaan yang ekstrem dan keras,” tutup Kyai Hantok. ***

Red/K.101
Tags: Cangkir OpiniIkatan Mahasiswa MuhammadiyahNahdatul Ulama SumenepNgopi Santuy
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Hasan Basri : ‘Rumah Ibadah itu Tanggung Jawab Kita Bersama’

Post Selanjutnya

Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

15 Juni 2023

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

10 Juni 2023

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

8 Juni 2023

Polres Garut Gerebek Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal 14 Diamankan

8 Juni 2023

Sosialisasi dan Implementasi Peraturan dan nonPeraturan Produk Hukum Bawaslu

8 Juni 2023

‘Inovasi Social Enterprice’ Desa Cinta Karangtengah Wakili Garut Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2023

7 Juni 2023
Post Selanjutnya

Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

Sikap Bupati Garut Terkait Program dan Bantuan Provinsi, Analis LBH Padjajaran: 'Perlu Diapresiasi Ini Merupakan Bentuk Tanggungjawabnya'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Perpisahan Sang Arsitek Juara Dunia, Didier Deschamps Targetkan Prancis Peringkat Ketiga di Piala Dunia 2026

18 Juli 2026

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026

Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri Demi Hapus Kemiskinan

18 Juli 2026

Tim Gabungan Polda Babel-Damkar Berjibaku Padamkan Karhutla Di Pangkalpinang

17 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Koramil 04/Cikupa Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin kepada Siswa Baru SMK Taruna Karya

17 Juli 2026

Menkop Ferry Dialog dengan 10 Asosiasi Desa, Matangkan Operasional Koperasi Merah Putih

17 Juli 2026

Dr. Ismed Inonu Hadiri Forum Dekan AIPKI 2026 dan Pelantikan Pengurus Wilayah I Sumatera, Perkuat Peran FKIK UBB di Tingkat Nasional

17 Juli 2026

Fenomena Rashdul Qiblat: Kemenag Catat 725.669 Titik Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

17 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com