• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, April 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Uncategorized

Ngopi Santuy, Nasir Abbas: ‘JAK Harus Diwaspadai di Madura

Redaksi oleh Redaksi
18 Oktober 2021
di Uncategorized
A A
0
ShareSendShare ShareShare

MADURA, Kabariku- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumenep bekerjasama dengan Komunitas Cangkir Opini kembali menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Santuy Bersama Mahasiswa Madura” dengan tema Islam Tengahan Sebagai Jalan Membangun Toleransi.

Kegiatan diikuti oleh 50 orang perwakilan mahasiswa yang berasal dari Sumenep, Sampang, Bangkalan dan Pemekasan. Bertempat di Hotel Baghraf, Sumenep, Madura. Minggu (17/10/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyebar luaskan pemahaman beragama yang moderat, yaitu paham agama yang mengindahkan nilai kemanusiaan dan menolak cara-cara beragama yang ekstrem dan keras.

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

Melalui kegiatan ini, para peserta yang ikut diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemahaman Islam yang moderat, atau Islam Wasatiyah agar tercipta perdamaian ditengah masyarakat yang sangat plural.

Bagas selaku Ketua Umum PC IMM Madura, menyampaikan bahwa kegiatan yang bertajuk Ngopi Santuy ini bisa diselenggarakan karena dukungan dari komunitas Cangkir Opini.

Bagas berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat Madura, khususnya yang berada di Sumenep bisa memahami bagaimana Islam diterapkan baik sebagai ajaran maupun pedoman kehidupan sosial.

“Kita sangat berharap bahwa kegiatan semacam ini terus terselenggara di tempat-tempat yang rawan dengan paham ekstremisme agama. Kami juga berterimakasih kepada Cangkir Opini yang sudah mengajak kita untuk bekerja sama sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” terang Bagas.

Turut hadir melalui Zoom Meeting mantan narapidana terorisme Nasir Abbas, selaku pemateri menyampaikan bahwa gerakan ekstermisme beragama yang terjadi khususnya di Madura digerakkan oleh salah satu tokoh ekstremisme yang berasal dari Solo yang bernama Abu Husna.

Baca Juga  Melek Terhadap Toleransi Beragama, Cangkir Opini Ajak Eks Napiter dan Cendekiawan Diskusi

Menurut Nasir, Abu Husna menjadi tokoh yang seringkali memberikan pengajian-pengajian ke masyarakat di Madura. Terang pria yang pernah aktif sebagai mahasiswa di Afganistan ini.

Nasir Abbas juga berpesan kepada generasi pemuda bahwa agar tidak terpapar paham agama yang ekstrem.

“Pemuda dan masyarakat harus mengenal kelompok-kelompok ekstrem seperti Jaringan Ansarut Daulah (JAD), khusus di Sumenep, jaringan yang masuk dalam kelompok ekstrem adalah Jaringan Ansharut Khilafah (JAK),” kata Nasir Abbas.

Kegiatan Ngopi Santuy ini juga mengundang dua tokoh organisasi besar Muhammadiyah dan NU, yaitu Ahmad Hudaifah dari Muhammadiyah Sumenep dan Kyai Hantok Sudarto dari Nahdatul Ulama Sumenep.

Dalam pemaparannya, Hudaifah sangat berharap bahwa pemahaman Islam moderat diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya Madura.

Menurutnya, jangan sampai karena alasan-alasan agama kita tidak mengindahkan nilai kemanusiaan.

“Justru agama harus dijadikan pijakan untuk menguatkan nilai kemanusiaan kita” ujar Hudaifah.

Hudaifah juga sangat mengapresiasi  kegiatan yang dilaksanakan IMM Sumenep karena berani mengadakan acara yang bertemakan keagamaan.

Sementara Kyai Hantok menyampaikan, bahwa moderasi beragama adalah memahami agama dengan utuh dan pemikiran yang adil.

“Tidak melebih-lebihkan, apalagi memaknai salah satu ajaran agama seperti jihad sebagai jalan untuk menyakiti orang lain,” tandasnya.

“Kegiatan yang mengedukasi masyarakat dalam aspek keagamaan perlu digaungkan sesering mungkin agar masyarakat kita tidak gampang terpengaruh dengan paham keagamaan yang ekstrem dan keras,” tutup Kyai Hantok. ***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Cangkir OpiniIkatan Mahasiswa MuhammadiyahNahdatul Ulama SumenepNgopi Santuy
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hasan Basri : ‘Rumah Ibadah itu Tanggung Jawab Kita Bersama’

Post Selanjutnya

Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

15 Juni 2023

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

10 Juni 2023

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

8 Juni 2023

Polres Garut Gerebek Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal 14 Diamankan

8 Juni 2023

Sosialisasi dan Implementasi Peraturan dan nonPeraturan Produk Hukum Bawaslu

8 Juni 2023

‘Inovasi Social Enterprice’ Desa Cinta Karangtengah Wakili Garut Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2023

7 Juni 2023
Post Selanjutnya

Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

Sikap Bupati Garut Terkait Program dan Bantuan Provinsi, Analis LBH Padjajaran: 'Perlu Diapresiasi Ini Merupakan Bentuk Tanggungjawabnya'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ocean Nusantara Grup bentuk dua anak usaha untuk pengembangan Tanjung Carat.(Foto: Istimewa)

Ocean Nusantara Grup Bentuk Dua Anak Usaha Dukung Pengembangan Tanjung Carat

18 April 2026

Arahan Presiden Prabowo: Peran Ketua DPRD Kunci Sukses Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

18 April 2026
Dyla Alamanda SMPN 3 Karangtengah Cianjur Juara Monolog Puisi

SMPN 3 Karangtengah Sabet Piala Lomba Monolog Gema Sastra Zenith SMANDA Cianjur

18 April 2026
dok Kabariku/Kris NTT

Suara Anak Negeri dari Mamasa: Empat Tahun Tanpa Pelajaran Agama

18 April 2026
Foto bersama

Puluhan Warga Ikuti Layanan KB MOW di Garut, Prioritaskan Keluarga Kurang Mampu

18 April 2026
Foto ilustrasi (Istimewa)

Mahasiswa UNPAM Desak Usut Dalang Penyerangan Andrie Yunus, Minta Aktor Intelektual diungkap

18 April 2026
Oesman Sapta saat memberikan keterangan pers kepada awak media dalam acara Seleknas KKI 2026 di Jakarta (Foto:Irfan/kabariku.com)

KKI Gelar Seleknas 2026, OSO Ingatkan Sportivitas Jadi Kunci Prestasi Dunia

18 April 2026
Panas Bumi Area Kamojang - Kawah Kareta - dok Kabariku/Boelan

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026
dok BNN RI

BNN dan BRIN Akselerasi Riset Hadapi Ancaman Zat Psikoaktif Baru

18 April 2026

Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Dasco di Istana

17 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sikapi Pemberitaan, H. Haris Kalicman Tekankan Pentingnya Informasi Berimbang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPC Organda Garut Gelar Halalbihalal, Dorong Kemandirian Ekonomi Anggota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com