• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Politik

Ini Pendapat Senator ProDEM tentang Pertemuan Jokowi-SBY-Prabowo

Redaksi oleh Redaksi
11 Oktober 2019
di Politik
A A
0
Senator ProDEM Agustiana

Senator ProDEM Agustiana

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Senator ProDEM, Agustiana, menilai, pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto yang baru-baru ini terjadi, bisa hanya sebuah kegeeran yang bisa jadi bumerang, tapi bisa juga konstruktif yang membawa hasil produktif.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurutnya, jika pertemuan Joko Widodo dengan SBY dan Prabowo diletakan dalam bentuk power sharing atau bagi-bagi kekuasan di kursi kabinet atau untuk akses kekuasan lain, maka itu merupakan bentuk konsolidasi di mana presiden ingin memiliki legitimasi politik yang kuat, sehingga nantinya takan ada kekuatan yang berbeda.

RelatedPosts

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

OSSO Soroti Bahaya Parliamentary Threshold Tinggi, Sebut Jutaan Suara Pemilih Bisa Hilang

Muscab PPP Garut Diambil Alih DPW, Pembentukan Formatur Ditetapkan di Tengah Aksi Boikot PAC

“Namun saya berpendapat dengan keyakinan penuh, akan terjadi hal yang sebaliknya dari harapan. Power sharing tersebut bahkan akan membuat negara ini makin terkoyak karena akan menimbulkan beberapa potensi masalah,” ujarnya, Jumat sore (11/10/2019).

Agustiana menyebut, setidaknya akan ada dua masalah akibat adanya “power sharing” Joko Widodo dengan SBY dan Prabowo. Pertama, masyarakat yang kecewa terhadap Jokowi yang selama ini terkanalisasi ke dalam kubu Prabowo, akan merasa dikecewakan dengan lahirnya kerjasama Prabowo-Jokowi.

“Maka pengaruh, instruksi dan mobilisasi Prabowo terhadap kelompok politik ini menjadi habis. Begitupun sebaliknya, kelompok yang ada di kubu Jokowi yang tak puas dengan tindakan dan sikap Jokowi akibat power sharing tersebut, terutama masyarakat sipil non partisan partai di mana kekuatannya tampak signifikan, akan kecewa karena Jokowi jadi partai oriented,” ujarnya.

Agustiana mengaku khawatir, kelompok non partisan partai di kubu Jokowi tersebut malah akan balik melawan Jokowi, padahal kelompok ini paling setia dan paling kuat dalam pusaran kekuasan Jokowi.

Baca Juga  Dualisme Kepemimpinan PPP, Agus Suparmanto dan Mardiono Sama-Sama Mengaku Ketua Umum

“Dan lambat laun mereka akan menyatu dengan kelompok dari kubu Prabowo yang kecewa,” ujarnya.

Masalah kedua, lanjut Agustiana, solidnya partai legislatif di parlemen akan mengakibatkan parlemen tidak ada dinamika.

“Sehingga akan tercipta suasana kesolidan legislatif yang terikat oleh kepentingan pragmatis yang berkembang menjadi persekongkolan dalam menggarong angaran untuk keperluan pertarungan 2024. Ini akan menimbulkan sebagian rakyat makin kecewa terhadap kinerja legislatif,” jelasnya.

Di sisi lain, menurut Agustiana, pemerintah yang tak ada atau lemah kontrol dari legislatif akan makin liar dan jorjoran. Ini juga akan menimbulkan kekecewaan rakyat, apalagi jika pemerintah
makin liar terjebak pada pembangunan yang menimbulkan kesenjangan lebih besar.

“Ini adalah amunisi terbangunnya kebencian masyarakat non partisan partai. Kebencian terhadap legislatif dan eksekutif akan menggumpal, di mana kalau terorganisir akan menjadi kekuatan sipil yang maha dahsyat untuk melakukan revolusi,” jelasnya.

Dan jika gumpalan kebencian terhadap partai dan pemerintah ini tak terorganisir, lanjut Agustiana, maka sikap apriori terhadap kelembagaan dan mekanisme demokratis ini akan mengubah peradaban bangsa menjadi liar dan dipenuhi premanismeu. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Relawan Kecam Keras Tindakan Brutal terhadap Pejabat Negara

Post Selanjutnya

Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan Gara-gara Postingan Istri

RelatedPosts

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

21 Mei 2026
OSSO dan GKSR menilai kenaikan Parliamentary Threshold hingga 7 persen berpotensi menghilangkan jutaan suara rakyat.(Irfan/kabariku.com)

OSSO Soroti Bahaya Parliamentary Threshold Tinggi, Sebut Jutaan Suara Pemilih Bisa Hilang

11 Mei 2026
Muscab PPP ke-10 di Ponpes Jawiyah Samarang Garut Jawa Barat

Muscab PPP Garut Diambil Alih DPW, Pembentukan Formatur Ditetapkan di Tengah Aksi Boikot PAC

26 April 2026

Kukuhkan Pengurus Se-NTB, Bintang Muda Indonesia Siap Birukan Bumi Gogoranca untuk Pemilu 2029

24 April 2026
Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Deodatus Sunda (Foto:Istimewa)

“Bahaya di Balik Kerja Sama RI-AS!” GMNI DKI Sebut RI Bisa Terseret Konflik hingga Jadi Basis Militer Asing

20 April 2026

Musda XI Golkar Jabar Tetapkan Daniel Muttaqien sebagai Ketua DPD Secara Aklamasi

2 April 2026
Post Selanjutnya

Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan Gara-gara Postingan Istri

Mesra. Presiden Joko Widodo berswafoto dengan Prabowo Subianto

Prabowo: Di Dalam Siap di Luar Siap, Tak Ada Oposisi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Respons Penangkapan Aktivis Global Sumud Flotilla, DPP Ikhwanul Muballighin Minta RI dan PBB Bertindak Tegas

21 Mei 2026

Bupati Garut Bangga PLTP Kamojang Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Pembangunan Daerah

21 Mei 2026

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

21 Mei 2026

KPK Ungkap Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Terdampak Program MBG, Cermati Risiko Tata Kelola BGN

21 Mei 2026

Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

21 Mei 2026

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

20 Mei 2026

Satlantas Polres Garut Gencarkan Razia Knalpot Brong, Pengendara Diminta Patuh Aturan

20 Mei 2026
Director Thai Trade Center Jakarta Hataichanok Sivara (sisi kiri) (Foto:Kabariku.com)

Experience Thailand 2026 Digelar di 21 Gerai Hero, Perkuat Produk Thailand di Pasar Indonesia

20 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com