Peran Usaha Mikro Kecil Menengah ke Produk Domestik Bruto

Kabariku- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terkena dampak yang sangat mengerikan ketika awal Pandemi Covid 19 melanda Indonesia pada periode 2020.

Efeknya tingkat Perekonomian di Indonesia sempat melemah beberapa waktu lalu. Namun, pelan tapi pasti pertumbuhannya mulai tampak, khususnya disektor UMKM.

Seperti diketahui sektor bisnis UMKM punya andil besar bagi pemulihan ekonomi. Hal tersebut dibuktikan dengan data dari Kementrian Koperasi dan UKM.

Total berhasil menyumbangkan angka 97% dalam penyerapan sumber tenaga kerja dan bisa berinvestasi sebesar 60,4%. Tentu itu angka yang bukan sedikit dan menjadi hal yang harus di apresiasi.

Wirawan Panoedjoe Soebagyo, S.M., selaku Direktur Executive Masyarakat Mandiri 21 memberikan apresiasi atas raihan sektor UMKM tersebut.

“Dampak yang di berikan Teman teman kita di sektor UMKM ini adalah jalan keluar bagi kita (Indonesia) dalam rangka agenda Pemulihan Ekonomi Indonesia. Total mereka memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Ada sekitar 60% total mereka hasilkan untuk PDB,” kata Wirawan. Kamis (9/6/2022).

Wirawan menilai, Peran UMKM bisa menjadi salah satu tulang pungunh bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tinggal bagaimana memaksimalkan kesempatan ini.

Menurutnya, Kreatifitas dan kualitas yang sejauh ini selalu ditunjukan adalah bagian dari cara UMKM untuk bisa bertahan dan itu berhasil dan patut diberikan apresiasi.

“Tinggal bagaimana dalam hal ini Lembaga atau Pemerintah terkait bisa membukakan ruang agar mereka bisa meningkatkan peran mereka ke depan,” tutupnya.***

Red/K.103
Exit mobile version