• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Januari 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Waspadalah Wahai Kalian Generasi Baby Boomers

Redaksi oleh Redaksi
11 Oktober 2021
di Ekonomi, Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare
Oleh : Hendro Sugiarto S.E., M.MKMT
Dosen FKWU Uniga, Universitas Pasundan Bandung

Kabariku- Setelah icip-icip kajian materi bertajug “gig economy” ini menjadi sebuah alarm bagi generasi pendahulu, atau sering kita kenal sebagai kaum Baby Boomer. Mereka wajib waspada bahwa sekarang sedang menuju “Gig economy”.

Sebelum ada pandemi dibelahan penjuru dunia, terutama anak2 Milenial cenderung memiliki pola kerja remote working.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sehingga definisi diatas bisa digambarkan menjadi istilah yang tepat untuk memotret bagaimana fenomena dunia kerja yang terjadi belakangan, dimana seseorang tak perlu keluar dari rumah untuk bisa menghasilkan uang, bahkan dalam jumlah berlimpah.

RelatedPosts

Pemerintah Tutup 2025 dengan Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tekanan Global

Airlangga Tegaskan Penetapan UMP 2026 Sudah Pertimbangkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Dorong Konsumsi dan Produktivitas Akhir Tahun, Pemerintah Terapkan Skema Work From Anywhere

Sejak dua hari yang lalu, sampai tadi siang saya masih menyaksikan sebuah insight dalam acara dialog yg bertajug 20 under 20. Mereka bercerita bagaimana di usia sebelum 20 tahun dengan penghasilan ratusan juta bahkan mulai nembus diangka milyaran.

Hadirnya “Gig economy” berdampak kepada seringnya kita mendengar di media sosial belakangan dihebohkan dengan kabar seorang netizen yang menuding tetangganya menjadi babi ngepet.

Alasannya, si tetangga dianggap hanya bermalas-malasan, mager dan rebahan dirumahnya, namun bisa memiliki banyak uang.

Tuduhan ini sekilas mungkin terasa konyol, lucu namun sekaligus bisa dipahami bagi banyak orang, bekerja sama artinya dengan melangkah kaki ke luar rumah untuk pergi ke kantor atau berbisnis.

Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, ada banyak cara untuk menghasilkan uang dari rumah. Ini juga yang membuat saya dan teman-teman dalam menyediakan hunian berkonsep “Living, playing dan working”.

Dalam sebuah talkshow 20 under 20 tersebut, rata-rata mereka mempunyai penghasilan dengan menjadi content creator, trader saham, makelar online atau graphic designer. Mereka adalah orang-orang yang menukar keahliannya dengan uang sehingga tak perlu berlelah-lelah menghadapi macet atau panas matahari untuk bekerja dengan pola 08-17 to 6. Atau berangkat jam 08.00 pulang jam 17, selama enam hari.

Baca Juga  Catatan Marlin 'Tragedi Kanjuruhan'

Fenomena ini masih terasa asing bagi banyak generasi terdahulu. Banyak orangtua yang kesulitan memahami bahwa hal tersebut sekarang mungkin dilakukan.

Hal tersebut adalah wujud dari praktik “gig economy” yang membuat batas-batas dunia kerja menjadi jauh lebih fleksibel.

Dalam prinsip gig economy, seseorang dibayar berdasarkan pekerjaan yang mereka selesaikan. Bukan mendapatkan gaji rutin bulanan yang besarannya tetap seperti kebanyakan orang di generasi sebelumnya.

Sebagai contoh sederhana seorang dari kampung Saripulo sebagai UX Writer bisa bekerja untuk startup di Silicon Valley, Amerika Serikat. Pola kerja ini menawarkan fleksibilitas waktu dengan target akhir yang pasti dan tentunya menuntut kemandirian.

Bagi beberapa orang, cara ini memberikan kontrol atas berapa banyak waktu yang dapat mereka gunakan untuk bekerja.

Dengan demikian, “era gif economy” haruslah menjadi sebuah perhatian tidak saja bagi pemilik bisnis secara husus mereka yang sering di kenal sebagai generasi baby boomer, tapi juga pemerintah, baik pusat atau daerah. Pemerintah harus aware dan menyiapkan ekosistem agar bonus demografi ini bisa menjadi peluang bagi kita, bukan bencana. ***

“Selamat bertumbuh. Salam pejuang pengusaha, pengusaha pejuang”.

Saripulo, 11 Oktober 2021

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: FKWU UnigaUniversitas Pasundan Bandung
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pekan Olahraga Nasional XX Papua, Rafika Putra Pecahkan Rekor di Venue Atletik Mimika Sport Complex

Post Selanjutnya

PON XX Papua, Lifter Wulandari dari Kalimantan Timur Raih Medali Emas Sekaligus Cetak Rekor Nasional

RelatedPosts

Di Tengah Dinamika Tantangan Global, Perekonomian Nasional Akhir Tahun 2025 Terjaga Tetap Resilien

Pemerintah Tutup 2025 dengan Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tekanan Global

30 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Airlangga Tegaskan Penetapan UMP 2026 Sudah Pertimbangkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

27 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto

Dorong Konsumsi dan Produktivitas Akhir Tahun, Pemerintah Terapkan Skema Work From Anywhere

27 Desember 2025
Konferensi Pers Peluncuran Kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/12/2025)

Pemerintah Luncurkan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP, Solusi Cepat Kendala Dunia Usaha

17 Desember 2025
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/12/2025)

Wapres Gibran Gandeng IKAPPI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Revitalisasi Pasar dan Penjualan Online

11 Desember 2025
Pemerintah menyiapkan bea keluar setelah restitusi PPN batu bara menekan penerimaan negara.(Foto: Istimewa)

Menkeu Purbaya Sebut Skema Pajak Batu Bara di UU Cipta Kerja Bikin Penerimaan Negara Minus

10 Desember 2025
Post Selanjutnya

PON XX Papua, Lifter Wulandari dari Kalimantan Timur Raih Medali Emas Sekaligus Cetak Rekor Nasional

Di Sidang MK, Presiden Nyatakan Dewan Pers Adalah Fasilitator

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden beserta rombongan terbatas tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Rabu, 31 Desember 2025, pukul 11.20 WIB

Tutup 2025 di Tapsel, Seskab Teddy: Presiden Prabowo Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana

1 Januari 2026
Logo resmi BNPB. (Foto: BNPB.go.id)

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

1 Januari 2026
lobi gedung Merah Putih KPK (dok Boelan - Kabariku.com)

KPK Intensifkan Penyidikan Kasus Pemerasan Kejari HSU, 15 Saksi Diperiksa di Kalsel

1 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Ruang Konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK Rampungkan Penyidikan Suap Perkara MA, Berkas Hasbi Hasan Dilimpahkan ke JPU

31 Desember 2025
Densus 88 (foto: Istimewa)

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

31 Desember 2025
Ketua Garut Indeks Perubahan Strategis (GIPS), Ade Sudrajat

Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

31 Desember 2025

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

31 Desember 2025

Kejari Garut Rilis Laporan Kinerja Akhir Tahun 2025, Tunjukkan Capaian Signifikan di Berbagai Bidang

31 Desember 2025

Transformasi Pertamina: Tiga Subholding Dilebur, Direksi Baru Disiapkan

31 Desember 2025

Kabar Terpopuler

  • Gedung Mahkamah Agung RI, (Foto: mahkamah agung.go.id)

    MA Siapkan PERMA Perkuat Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Negara Masih Berwatak State Crime, Pemberantasan Korupsi Cenderung Simbolik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Raport 2025, Sandri Rumanama Nilai Kinerja Polri di Bawah Jenderal Listyo Sigit Capai Hasil Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com