Tangerang Selatan,Kabariku.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk meningkatkan sarana dan prasarana di 72 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) sekaligus mendukung pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa pembangunan pendidikan sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, Pemkot Tangsel terus memperkuat layanan PAUD melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih baik.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Benyamin.
Program peningkatan sarana dan prasarana PAUD tersebut juga menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2025–2029, sebagai bagian dari strategi membangun sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Rizkia Fitria, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 bantuan sarana dan prasarana akan menjangkau 115 satuan PAUD. Sebanyak 72 lembaga menerima bantuan melalui APBD murni, sedangkan sisanya akan dibiayai melalui anggaran perubahan.
Menurut Rizkia, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh pengawas PAUD formal serta penilik pendidikan nonformal. Langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh lembaga yang membutuhkan dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
“Bantuan yang diberikan meliputi meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, alat peraga edukatif, serta berbagai kebutuhan pendukung pembelajaran lainnya. Pengawas dan penilik memastikan setiap lembaga penerima memang layak dan membutuhkan dukungan tersebut,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemkot Tangsel berharap kualitas layanan pendidikan anak usia dini semakin meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi menuju generasi Tangsel yang unggul dan berdaya saing.


















Discussion about this post