Jakarta, Kabariku – Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) akan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-5 pada 1 Juni 2026 dengan konsep sederhana yang dipusatkan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Jakarta.
Langkah tersebut disebut sebagai bentuk dukungan partai terhadap kebijakan efisiensi yang menjadi arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ketua Panitia Harlah ke-5 PRIMA, Wiwin Irawan, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan sengaja dilaksanakan di lingkungan kantor partai sebagai simbol komitmen PRIMA dalam menerapkan semangat efisiensi dalam penyelenggaraan organisasi.
“Peringatan Harlah ke-5 PRIMA akan dilaksanakan secara sederhana di Kantor DPP. Ini menjadi simbol bahwa kami menjalankan semangat efisiensi sebagaimana yang menjadi arahan Presiden,” kata Wiwin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Meski digelar secara sederhana, peringatan ulang tahun partai tersebut tetap menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi.
Salah satu agenda utama yang akan menjadi sorotan adalah pidato politik Ketua Umum PRIMA, Agus Jabo Priyono, yang akan memaparkan pandangan partai mengenai arah pembangunan nasional dan dinamika politik terkini.
Menurut Wiwin, pidato tersebut menjadi kesempatan bagi PRIMA untuk menyampaikan sikap politiknya terhadap berbagai perkembangan bangsa dan negara.
“Dalam HUT ke-5 ini akan ada pidato politik Ketua Umum PRIMA yang menjadi momentum penting untuk menyampaikan sikap dan pandangan partai terhadap perkembangan bangsa dan negara,” ujarnya.
Pidato politik tersebut akan disiarkan secara langsung melalui platform digital dan diikuti oleh jajaran pengurus serta kader PRIMA dari berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PRIMA, R. Gautama Wiranegara, mengungkapkan, DPP PRIMA telah menetapkan tema besar peringatan Harlah ke-5, yakni, “Revolusi Sudah Dimulai dari Istana, Mari Kita Sambut dan Menangkan!”.
Menurut Gautama, tema tersebut mencerminkan keyakinan partai terhadap arah pembangunan nasional yang dinilai kembali berpijak pada cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, amanat Pasal 33 UUD 1945, dan prinsip-prinsip Ekonomi Pancasila.
“Tema ini menegaskan keyakinan kami bahwa Indonesia sedang memasuki fase baru pembangunan nasional yang kembali menempatkan negara sebagai instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran rakyat sesuai amanat konstitusi,” ujar Gautama.
Ia menilai sejumlah kebijakan yang disampaikan Presiden Prabowo menunjukkan adanya komitmen negara untuk memperkuat kedaulatan dalam mengelola perekonomian nasional demi kesejahteraan masyarakat.
“Pidato Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara memiliki kedaulatan untuk mengatur dan mengelola perekonomian demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan menyerahkan seluruh mekanisme ekonomi kepada pasar bebas. Semangat inilah yang sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan prinsip Ekonomi Pancasila,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gautama juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh nasional yang telah mengirimkan ucapan selamat atas Hari Lahir ke-5 PRIMA. Beberapa di antaranya adalah Sufmi Dasco Ahmad, Hasan Nasbi, dan Raffi Ahmad.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai tokoh yang telah menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PRIMA. Dukungan dan perhatian tersebut menjadi energi bagi kami untuk terus berjuang bersama rakyat,” tuturnya.
Peringatan Harlah ke-5 PRIMA diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada keadilan sosial, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com






















Discussion about this post