Bogor, Kabariku – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bogor terus diperluas. Kepala Badan Gizi Nasional Prof. Dadan Hindayana meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang di Jalan Raya Babakan Madang, Desa Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (11/5/2026).
SPPG Babakan Madang menjadi dapur MBG ke-47 yang beroperasi di Kabupaten Bogor. Kehadirannya ditargetkan mampu melayani sekitar 3.500 siswa dari 12 sekolah tingkat SD hingga SMP di Kecamatan Babakan Madang dan sekitarnya.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta peninjauan langsung fasilitas dapur produksi oleh Dadan Hindayana bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimcam.
Dalam sambutannya, Dadan menegaskan bahwa SPPG bukan hanya sekadar dapur umum, melainkan pusat pelayanan gizi yang harus menjaga kualitas pangan secara ketat.
“Ini pusat peradaban gizi. Standar keamanan pangan, higienitas, dan nilai gizi harus dijaga. Tidak boleh ada kompromi,” tegas Dadan.
Ia juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada pengelola SPPG agar program MBG berjalan optimal dan berkelanjutan.
Pertama, pengelola diminta konsisten menjalankan standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan ke sekolah dengan batas maksimal dua jam.
Kedua, Dadan meminta keterlibatan pelaku UMKM dan petani lokal dalam rantai pasok kebutuhan pangan. Sayur, telur, hingga beras diutamakan berasal dari wilayah Babakan Madang agar roda ekonomi masyarakat ikut bergerak.
Ketiga, pengelolaan SPPG harus dilakukan secara transparan dan terbuka terhadap pengawasan masyarakat maupun pemerintah.
“Laporkan ke kami melalui dashboard BGN kalau ada kendala. Masyarakat juga bisa ikut mengawasi,” ujarnya.
Dadan berharap SPPG Babakan Madang dapat menjadi percontohan pelaksanaan program MBG di daerah lain. Ia juga menargetkan seluruh anak di Kabupaten Bogor sudah menerima manfaat MBG pada Oktober 2026.
“Target kita di bulan Oktober 2026, semua anak di Kabupaten Bogor sudah terima MBG. Kunci stunting turun dan anak cerdas adalah gizi cukup setiap hari,” katanya.
Peresmian SPPG turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur pemerintah daerah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Rudy Susmanto berhalangan hadir, namun pesan dukungannya disampaikan melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty.
Dalam pesannya, Rudy menyampaikan apresiasi kepada BGN dan menegaskan komitmen Pemkab Bogor mendukung penuh pelaksanaan program MBG bersama DPRD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.
“Kami siapkan anggaran pendamping untuk infrastruktur dan edukasi gizi ke orang tua,” pesan Rudy melalui perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
Selain itu, hadir pula Camat Babakan Madang Raden Komara, unsur Danramil dan Kapolsek Babakan Madang, para kepala desa se-Kecamatan Babakan Madang, perwakilan sekolah penerima manfaat, komite orang tua, hingga tokoh masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty memastikan tim gizi dari puskesmas akan mendampingi pengawasan mutu makanan setiap hari guna menjaga kualitas menu MBG yang diberikan kepada siswa.
Usai peresmian, Dadan bersama jajaran pejabat daerah meninjau langsung paket MBG yang akan didistribusikan kepada siswa. Menu pada hari tersebut terdiri dari nasi, ayam teriyaki, tumis buncis dan wortel, pisang, serta susu.
Suasana hangat terlihat saat Dadan berdialog dengan para juru masak dan relawan SPPG. Sebanyak 80 persen tenaga relawan berasal dari ibu-ibu warga Babakan Madang.
SPPG Babakan Madang dijadwalkan mulai melakukan distribusi perdana makanan bergizi gratis kepada para siswa pada Selasa (12/5/2026).*Jay
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com















Discussion about this post