• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 7, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Hiburan

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
21 Februari 2026
di Hiburan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Disutradarai oleh Bertrand Bonello, Nocturama adalah potret dingin tentang generasi muda yang meledakkan simbol-simbol kekuasaan tanpa pernah benar-benar menjelaskan mengapa.

Film ini dibuka dengan ritme yang nyaris dokumenter. Sekelompok remaja dan dewasa muda bergerak terpisah di berbagai sudut Paris. Kamera mengikuti mereka dalam perjalanan metro, lorong kantor, dan ruang publik, dengan dialog minimal.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Tidak ada musik dramatis, tidak ada orasi revolusioner. Hanya persiapan yang presisi dan wajah-wajah yang sulit dibaca. Serangkaian ledakan kemudian mengguncang kota. Targetnya bukan manusia, melainkan bangunan-bangunan simbolik, institusi negara dan kapital.

RelatedPosts

Bazar Cumasi Durian Bangka Belitung 2026 Siap Digelar, Warga Antusias Sambut Pesta Durian di Pangkalpinang

The Changcuters Merilis Album Baru “WOW MA”

Bupati Garut Dukung Peningkatan Pariwisata Budaya dan Target Tuan Rumah Festival Seni Qasidah ke – 2 Se – Jawa Barat

Namun, alih-alih memperdalam ideologi mereka, film justru mengalihkan fokus ke fase berikutnya: para pelaku bersembunyi di sebuah pusat perbelanjaan mewah pada malam hari.

Ironi Bekerja Paling Tajam

Mereka yang baru saja menyerang sistem, kini berjalan di antara etalase merek-merek mahal. Mereka mencoba pakaian desainer, menyantap makanan premium, menari mengikuti lagu pop.

Adegan ketika salah satu karakter bernyanyi mengikuti lagu dari Blondie menjadi momen absurd sekaligus menyentak, sebuah selebrasi konsumsi di tengah proyek penghancuran simbol kapitalisme.

Bonello tidak memberikan manifesto. Tidak ada penjelasan latar belakang yang memuaskan. Tidak ada trauma masa kecil yang dirinci atau doktrin politik yang dipaparkan. Penonton dibiarkan menghadapi kekosongan itu sendiri.

Kekuatan Nocturama

Film ini seperti menyodorkan pertanyaan: bagaimana jika pemberontakan lahir bukan dari ideologi yang matang, melainkan dari kehampaan?

Para tokohnya bukan revolusioner klasik dengan bacaan teori yang tebal. Mereka adalah anak-anak kota yang hidup dalam arus kapitalisme, marah padanya, tetapi juga terpesona olehnya.

Baca Juga  Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

Secara sinematik, Bonello memilih gaya yang tenang, terukur, dan hampir klinis. Kamera sering bergerak lambat, memberi ruang bagi ketegangan sunyi. Paruh kedua film terasa seperti eksperimen ruang tertutup, mal menjadi metafora sistem yang tak bisa benar-benar mereka tinggalkan. Mereka bisa merusak gedung di luar, tetapi tetap terperangkap dalam logika konsumsi.

Namun, pendekatan ini juga mengundang kritik. Minimnya pendalaman karakter membuat sebagian penonton merasa teralienasi.

Film terasa dingin dan menjaga jarak emosional. Beberapa pihak bahkan menilai estetisasi aksi teror dalam film ini terlalu berisiko, terutama mengingat konteks Prancis yang saat itu masih dibayangi gelombang serangan teror nyata.

Akan tetapi, Nocturama bukan film propaganda dan bukan pula film aksi konvensional. Ia lebih dekat pada studi suasana, potret generasi yang hidup diantara kemarahan dan kekosongan makna.

“Pemberontakan tanpa manifesto” bukan sekadar judul yang pas, tetapi inti dari film ini. Bonello memperlihatkan bahwa di era pasca-ideologi besar, revolusi bisa berubah menjadi gestur, keras, spektakuler, namun rapuh secara konseptual.

Nocturama tidak menawarkan jawaban. Ia hanya meninggalkan gema pertanyaan: Apakah kemarahan tanpa arah adalah bentuk paling jujur dari kegelisahan zaman?.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Pemberontakan Tanpa ManifestoResensi Film Nocturamasutradara Bertrand Bonello
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

Post Selanjutnya

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

RelatedPosts

Bazar Cumasi Durian Bangka Belitung 2026 Siap Digelar, Warga Antusias Sambut Pesta Durian di Pangkalpinang

3 Juli 2026

The Changcuters Merilis Album Baru “WOW MA”

26 Juni 2026

Bupati Garut Dukung Peningkatan Pariwisata Budaya dan Target Tuan Rumah Festival Seni Qasidah ke – 2 Se – Jawa Barat

4 Juni 2026
Film Laut Bercerita segera tayang pada 2026. Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia terlibat dalam adaptasi novel bestseller karya Leila S. Chudori.(Istimewa)

Pal8 Pictures Umumkan Pemain Lengkap Film Laut Bercerita, Reza Rahadian Perankan Biru Laut

24 Februari 2026
Kementerian Pertahanan meluruskan isu pelantikan Ayu Aulia sebagai tim kreatif Kemhan. (Istimewa)

Kemhan Klarifikasi Isu Ayu Aulia: Hadiri Acara Ormas, Bukan Tim Kreatif Kementerian

26 Desember 2025

Partai Buruh EXCO Kota Bandung Luncurkan Program “Diskon Kelas Pekerja” Akses Hiburan Layak

26 November 2025
Post Selanjutnya

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7x24 Jam

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

Discussion about this post

KabarTerbaru

Terungkap! Begini Kronologi TNI AL Gagalkan Dugaan Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang di Batam 

7 Juli 2026

Gubernur Andra-PU Tancap Gas! Jalan Serdang–Bojonegara Dilebarkan Jadi 4 Lajur

7 Juli 2026

Luncurkan SiTaskin Pesisir di Batam, Wakil BP Taskin Iwan Sumule : Kecamatan Galang Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan

7 Juli 2026

Temani Setiap Langkah Perjuangan Keluarga Prasejahtera, PNM Serahkan Beasiswa Anak Nasabah

7 Juli 2026
Kortas Tipikor Polri mengusut dugaan korupsi pasokan batu bara yang diduga menjadi penyebab blackout di sejumlah wilayah Indonesia.(Ist)

Terungkap! Manipulasi Pasokan Batu Bara Diduga Sebabkan Blackout Listrik, Polri Selidiki Kerugian Rp5 Triliun

7 Juli 2026

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Nasional atas Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Digital

7 Juli 2026

Bupati Masinton Pasaribu Tegaskan Pemkab Tapteng Berkomitmen Proses Pemulihan Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

7 Juli 2026

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

7 Juli 2026

Terkait Penambangan Ilegal Didaerah Penyusuk, Cupat, Teluk Limau dan Semulut Ketua DPD PWRI Babel Angkat Suara

7 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com