• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Januari 9, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Artikel

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
23 November 2025
di Artikel
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_Sebuah Catatan Pendidikan Pembebasan_

Penulis :
Ketua Partai PRIMA Kota Bogor

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kabariku – Nama saya Lala Zhulaeha. Diantara udara lembab pegunungan dan jalan tanah yang tidak selalu mudah dilewati, saya berdiri sebagai seorang pengajar di SMA Terbuka Caringin, tepatnya di Tajur Halang.

RelatedPosts

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

KADIN Jawa Barat Terpecah, Dunia Usaha Tercuncang: Saatnya Kita Bersatu Kembali!

Dalam Perspektif Islam, Hoaks Bukan Hanya Informasi Palsu Melainkan Dosa Sosial dan Pelanggaran Moral

Setiap langkah menuju ruang belajar sederhana itu selalu menghadirkan rasa yang sama-syukur, haru, dan keyakinan bahwa pendidikan bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah perjuangan.

Di sini saya bertemu dengan anak-anak yang datang bukan karena fasilitas, bukan karena prestise, tetapi karena harapan.

Mereka datang dengan sepatu lusuh, baju yang barangkali sudah terlalu sering dicuci, dan buku tulis yang selembar demi selembar dijaga seolah-olah itu harta satu-satunya.

Namun, saya melihat sesuatu yang tak bisa dibeli oleh kekayaan manapun: kehendak untuk belajar dan bertahan.

Sebagian di antara mereka hampir menyerah pada keadaan-kemiskinan, keterbatasan keluarga, kerja serabutan, bahkan tekanan sosial.

Tetapi justru dari mereka saya memahami kalimat Paulo Freire, pendidik revolusioner dari Amerika Latin:

“Pendidikan sejati adalah pendidikan yang membebaskan, bukan yang menjinakkan.”

Sejak awal mengajar di sini, saya sadar: pendidikan tidak boleh hanya menjadi mesin seleksi. Pendidikan tidak boleh menyerah menjadi angka, ranking, atau administrasi dingin.

Pendidikan harus menjadi jalan pembebasan, ruang di mana anak-anak dapat menemukan dirinya, memahami kenyataan sosial yang membentuk hidupnya, dan menyiapkan keberanian untuk mengubahnya.

Minggu, 23 November 2025 – SMA Terbuka Tangkil

Hari ini saya berada di SMA Terbuka Tangkil, salah satu cabang dari sekolah induk SMA Terbuka Caringin di Cigombong, Kabupaten Bogor. Kami mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Provinsi Jawa Barat-sebuah pengingat bahwa negara hadir untuk memastikan pendidikan ini benar-benar berjalan.

Baca Juga  Megatrust akan Terjadi di Jawa Barat?

Di depan saya, anak-anak duduk rapi. Kertas mereka tidak berlebih-kadang sobek, kadang dipakai bolak-balik-tapi kata-kata yang mereka tulis di atasnya adalah tanda bahwa mereka sedang melawan nasib.

Di wajah-wajah itu saya melihat semangat yang luar biasa. Mereka yang terbiasa menghadapi kekurangan justru memiliki keberlimpahan tekad.

Mereka adalah anak-anak yang mungkin terlupakan oleh sistem, tetapi tidak pernah kehilangan hak sebagai manusia.

Dan ketika saya mengajar, saya selalu ingat kata Freire: “Orang miskin bukan objek belas kasihan. Mereka adalah subjek sejarah”.

Maka tugas saya bukan sekadar memberi materi, bukan sekadar mencatat nilai. Tugas saya adalah menggugah kesadaran, agar mereka tahu bahwa dunia ini bukan sesuatu yang hanya dapat diterima-tetapi juga dapat diubah.

Harapan Saya

Saya merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan mereka. Mengajar di SMA Terbuka mengingatkan saya bahwa pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi tindakan cinta dan keberpihakan. Sebab pendidikan yang netral tidak pernah ada-ia selalu berpihak:

pada yang kuat atau pada yang lemah, pada status quo atau pada perubahan. Saya memilih berpihak pada mereka.

Saya percaya, di negara sebesar Indonesia, tidak semestinya ada anak yang tidak bisa membaca; tidak semestinya ada masa depan yang terhenti hanya karena biaya sekolah; tidak semestinya mimpi harus kalah dari keadaan.

SMA Terbuka adalah bukti bahwa negara dapat hadir untuk rakyat-bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai penjamin martabat warganya.

Selama masih ada anak yang menunduk bukan karena hormat tetapi karena malu tidak bisa membaca, maka perjuangan ini belum selesai.

Selama masih ada pendidikan yang hanya menjadi hak mereka yang mampu membayar, maka sejarah belum berpihak pada rakyat.

Baca Juga  Dari Polemik ke Pengakuan: Gunung Padang dan Jalan Terang Sains untuk Rekonsiliasi Ilmiah

Dan selama masih ada ruang kelas kecil di pelosok desa, di mana guru dan murid belajar bersama dengan hati yang tulus-di situlah revolusi kecil pendidikan berjalan.

Saya, Lala Zhulaeha, akan terus mengajar, bukan hanya untuk mengisi kepala mereka dengan pelajaran, tetapi untuk menyalakan api kesadaran bahwa mereka adalah anak bangsa yang berhak maju, berhak bermimpi, dan berhak menentukan arah hidupnya.

Karena pendidikan-seperti yang diajarkan Paulo Freire bukanlah soal patuh, tetapi soal merdeka.***

Bogor, 23 November 2025

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Catatan Pendidikan PembebasanPartai PRIMA Kota BogorSMA Terbuka Tangkil
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Prabowo Terbitkan Perppu Tunda KUHAP Baru

Post Selanjutnya

Diskusi Presiden Prabowo dengan Prof. Dasco: Bahas Isu Hukum, Kesejahteraan Publik hingga Aspirasi Daerah

RelatedPosts

ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025

KADIN Jawa Barat Terpecah, Dunia Usaha Tercuncang: Saatnya Kita Bersatu Kembali!

28 Oktober 2025

Dalam Perspektif Islam, Hoaks Bukan Hanya Informasi Palsu Melainkan Dosa Sosial dan Pelanggaran Moral

13 September 2025
Gunung Padang, sebuah situs di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia, telah menjadi pusat perdebatan dan spekulasi sejak penemuannya pada tahun 1914

Dari Polemik ke Pengakuan: Gunung Padang dan Jalan Terang Sains untuk Rekonsiliasi Ilmiah

7 September 2025

Terdzalimi: Mendulang Hikmah di Balik Derita

16 Juli 2025

Dasar Penyertaan Modal Pemerintahan Daerah Kepada BUMD Air Minum

18 Oktober 2024
Post Selanjutnya

Diskusi Presiden Prabowo dengan Prof. Dasco: Bahas Isu Hukum, Kesejahteraan Publik hingga Aspirasi Daerah

(dok. Humas Kemensetneg)

Komisi Reformasi Polri Buka Kanal Aspirasi Publik, Prof. Jimly Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama (Doc.Ist)

Materi Stand Up Diadukan, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

9 Januari 2026
Hasan Nasbi mengunjungi kediaman Joko Widodo di Solo. Ia menegaskan pertemuan tersebut merupakan silaturahmi pribadi, bukan agenda politik.(Ist)

Inilah Bocoran Pembicaraan Kunjungan Senyap Hasan Nasbi ke Rumah Jokowi di Solo

9 Januari 2026
Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

8 Januari 2026
FORHATI Nasional menggelar rapat pleno untuk memperkuat sinergi kepengurusan dan peran strategis perempuan dalam mendukung agenda Indonesia Emas 2045. (Irfan/kabariku.com)

FORHATI Nasional Tegaskan Arah Program Perempuan dalam Agenda Indonesia Emas 2045

8 Januari 2026
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim usai menghadiri persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

JPU Sindir Nadiem “Galau” di Kasus Chromebook, Pendukung Sambut Meriah di Ruang Sidang

8 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan oleh awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Tak Bersaing dengan Kejagung di Kasus Izin Tambang Konawe Utara

8 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025 saat menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026

Indonesia Ukir Sejarah Swasembada 2025, Presiden Prabowo: Fondasi Kedaulatan Bangsa

8 Januari 2026
Kadisnakertrans Garut Muksin (Foto : Irwan/RRI)

UMK Garut Naik Jadi Rp2,47 Juta, Perusahaan Mulai Diawasi Ketat

8 Januari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Diskominfo Jabar

Pemprov Jabar Mulai 2026 dengan Tekanan Fiskal, Tunggakan Proyek Capai Rp621 Miliar

8 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Profil Komjen (Purn) Chryshnanda Dwilaksana, mantan Kalemdiklat Polri dan Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri

    Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 139 Personel Polres Garut Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Ijazah Jokowi: Partai Demokrat Layangkan Somasi atas Konten yang Seret Nama SBY

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Nasional dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Yusril: Babak Baru Penegakan Hukum Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com