• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juni 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Artikel

KADIN Jawa Barat Terpecah, Dunia Usaha Tercuncang: Saatnya Kita Bersatu Kembali!

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
28 Oktober 2025
di Artikel
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh:
Galih F. Qurbany ST. SE

Wakil Ketua Umum Kadin Kabupaten Garut

Kabariku – Sudah hampir satu setengah tahun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat hidup dalam ketidakpastian. Tidak ada pengurus definitif, tidak ada arah yang jelas, dan tidak ada kepastian bagi para pengusaha di 27 kabupaten/kota.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Yang ada hanyalah dua kubu, dua klaim, dua bendera, dan ribuan kader Kadin di daerah yang kini hidup di antara ancaman, tekanan, dan kebingungan.

RelatedPosts

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

Sungguh ironis – organisasi sebesar Kadin, yang dilahirkan oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 sebagai satu-satunya wadah pengusaha Indonesia, justru kini terbelah oleh kepentingan internalnya sendiri.

Padahal undang-undangnya terang-benderang: tidak boleh ada dualisme, tidak boleh ada Kadin tandingan.

Namun apa yang kita lihat di Jawa Barat hari ini justru sebaliknya – Kadin terpecah dua, dan dunia usaha menjadi korbannya.

Kita Sedang Dipermainkan oleh Ketidakpastian

Musyawarah Provinsi (Musprov) seharusnya menjadi forum tertinggi demokrasi organisasi.

Namun di Jawa Barat, Musprov justru menjadi sumber luka yang belum sembuh.

Satu diadakan di Bandung, satu lagi di Bogor. Dua-duanya sama-sama mengklaim sah. Dua-duanya sama-sama dihadiri perwakilan Kadin Indonesia.

Dan hingga kini, Kadin Indonesia diam.

Tidak ada kejelasan, tidak ada keputusan, tidak ada keberanian untuk menentukan yang benar dan yang salah.

Akibatnya, Kadin Jawa Barat terombang-ambing – bagai kapal besar tanpa nakhoda, terombang di laut politik internal yang berombak keras.

Sementara di bawah, para pengurus Kadin Kabupaten/Kota menjadi korban. Mereka ditarik ke sana-sini, diancam dengan caretaker, dijanjikan pengakuan, dan dipaksa memilih kubu – seolah Kadin ini adalah partai politik, bukan lembaga ekonomi bangsa.

Baca Juga  KADIN Garut: Aturan Royalti Musik Tak Sejalan dengan Nafas Ekonomi Daerah

Lupa Tujuan, Hilang Jati Diri

Pertanyaannya sederhana tapi menohok:

Untuk apa kita berkelahi?

Apa yang kita kejar dari perpecahan ini?

Bukankah tujuan kita satu – membangun dunia usaha, menjadi mitra strategis pemerintah, memperkuat ekonomi rakyat, dan membuka lapangan kerja?

Lalu mengapa kita tega mengorbankan cita-cita itu hanya karena ego dan kepentingan sesaat?

Kita seolah lupa bahwa Kadin bukanlah kendaraan pribadi siapa pun.

Kadin adalah rumah bersama pengusaha Indonesia – dari konglomerat hingga pedagang kecil, dari pengusaha besar di Bekasi hingga pengrajin di Garut.

Perpecahan ini bukan hanya memalukan, tapi berbahaya.

Karena ketika para pengusaha saling curiga, dunia usaha akan stagnan. Ketika organisasi tak punya arah, kepercayaan publik pun luntur.

Dan ketika semua sibuk rebutan kursi, siapa yang mengurus ekonomi daerah? Siapa yang membantu UMKM? Siapa yang memperjuangkan dunia usaha di masa sulit ini?

Jawa Barat Terlalu Besar untuk Dikorbankan

Jawa Barat bukan provinsi biasa. Dengan 48 juta penduduk, penyumbang 15% PDRB nasional, dan penopang utama industri serta logistik nasional, Jawa Barat adalah tulang punggung ekonomi Indonesia.

Jika Kadin Jawa Barat hancur, yang goyah bukan hanya struktur organisasi, tapi juga kepercayaan ekonomi nasional.

Investor butuh kepastian. Pelaku usaha butuh stabilitas.

Dan rakyat butuh Kadin yang kuat – bukan yang sibuk bertengkar di ruang rapat.

Kita tidak sedang bermain di ruang kosong. Setiap kebingungan di tingkat provinsi berdampak langsung ke daerah.

Kadin Kabupaten/Kota kini terbelah, tak tahu harus tunduk ke mana.

Bagi dunia usaha di bawah, ini bukan sekadar konflik administratif, tapi krisis kepemimpinan moral.

Saatnya Kita Bersatu: Lepas Ego, Bangun Ulang Rumah Besar Kita

Baca Juga  Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

Ingatlah: kita semua berasal dari akar yang sama – semangat gotong royong ekonomi bangsa.

Kadin dibentuk untuk memperkuat kolaborasi, bukan kompetisi internal.

Kini, waktunya kita jujur dan rendah hati: kita butuh islah.

Kita butuh musyawarah baru, yang bersih dari intrik dan intervensi, berdasarkan aturan, bukan tekanan.

Jika perlu, lakukan Musprov ulang. Tapi lakukan dengan cara yang benar, jujur, dan terbuka.

Yang kita perjuangkan bukan siapa yang menang, tapi bagaimana organisasi ini kembali bermartabat.

Lebih baik kita sedikit mundur demi kebenaran, daripada terus maju dalam kesalahan yang menyesatkan.

Pesan untuk Kadin Indonesia: Beranilah Bertindak

Sudah terlalu lama kita menunggu.

Sudah terlalu lama kita bersabar.

Kini saatnya Kadin Indonesia berani mengambil keputusan.

Kadin Jawa Barat tidak bisa terus menjadi korban politik diam dan ketidakpastian.

Tegakkan aturan, jalankan amanat undang-undang, dan pulihkan kehormatan organisasi.

Diam bukan lagi pilihan – karena diam berarti menyetujui perpecahan.

Kita Hanya Kuat Jika Bersatu

Dari 27 kabupaten dan kota, dari Bekasi hingga Pangandaran, dari Cirebon hingga Garut – kita semua satu keluarga besar.

Kita bukan lawan, bukan pesaing, bukan musuh. Kita hanya tersesat arah karena dibiarkan tanpa kompas.

Kini, mari kita rebut kembali arah itu – dengan kebersamaan, dengan kejujuran, dan dengan keberanian.

Kadin bukan milik satu kubu, tapi milik seluruh pengusaha Indonesia.

Dan Kadin Jawa Barat bukan untuk dihancurkan, tapi untuk dibangkitkan kembali.

Kita bukan sedang kalah, kita hanya sedang diuji.

Dan sejarah akan mencatat, siapa yang memilih berjuang untuk persatuan – dan siapa yang diam melihat rumahnya terbakar.***

Garut, 28 Oktober 2025

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: KADIN GarutKADIN Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemerintah Legalkan Umrah Mandiri untuk Lindungi Jemaah dan Dorong Transparansi Ibadah

Post Selanjutnya

Komisi III DPR Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Secara Transparan

RelatedPosts

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

20 April 2026
foto dok. Teddy Friends

Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

16 April 2026
Post Selanjutnya
Abdullah, anggota Komisi III DPR RI, mendesak KPK menuntaskan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung secara transparan dan tanpa pandang bulu.(Foto: DPR-RI)

Komisi III DPR Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Secara Transparan

Komisi VIII DPR RI dan pemerintah bahas BPIH 2026. Ongkos haji diusulkan Rp88,4 juta, turun Rp1 juta dari tahun sebelumnya, pengumuman paling cepat besok.(Foto:do.Baznas)

Komisi VIII DPR dan Pemerintah Bahas Rincian Biaya Haji 2026, Pengumuman Paling Cepat Besok

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sekda Bambang : Pemkot Tangsel Perkuat  Satgas MBG Untuk Program Berjalan Efektif

13 Juni 2026
PP KAMMI meminta masyarakat tidak terprovokasi isu “Indonesia Sell”. Ahmad Jundi menyebut narasi tersebut tidak berdasar (Istimewa)

KAMMI Tolak Isu Indonesia Sell, Ahmad Jundi: Jangan Terprovokasi.

12 Juni 2026
Bjorka ’98 menggelar diskusi soal ancaman militerisme terhadap supremasi sipil dan demokrasi Indonesia.(Bemby/kabariku.com)

Bjorka ’98 Ingatkan Ancaman Militerisme, Supremasi Sipil Dinilai Tak Boleh Mundur

12 Juni 2026
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso

Revisi UU Polri Disahkan, IPW: Kunci Reformasi Harus Menyentuh Pengawasan dan Perubahan Kultur

12 Juni 2026

Pengamat: Prabowo Subianto Peluang Gandeng PDIP Lawan Gibran di Pilpres 2029

12 Juni 2026

Presiden Prabowo Percepat Peningkatan Mutu Pendidikan Lewat MBG dan Interactive Flat Panel

12 Juni 2026
ilustrasi

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor, IPW Dorong Solusi bagi Korban

11 Juni 2026

Harga BBM Non-Subsidi Akhirnya Naik, Alarm Bagi Rakyat

11 Juni 2026

Seskab Teddy: Presiden Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Akselerasi Pembangunan hingga Pelosok Negeri

10 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

    OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com