• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Sejumlah Aktivis, Guru Besar dan Tokoh Masyarakat Mengecam Keras Penganiayaan Terhadap Ade Armando

Redaksi oleh Redaksi
13 April 2022
di News, Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Sejumlah aktivis, tokoh masyarakat dan guru besar mengecam keras penganiayaan terhadap Ade Armando, Ketua Pergerakan Indonesia Untuk Semua (PIS), pada Senin siang 11 April 2022.

Diberitakan sebelumnya, Ade Armando bersama anggota PIS dan ribuan mahasiswa serta elemen organisasi lain ikut datang ke depang gedung DPR RI, Senin, 4 April 2022, untuk memprotes wacana perpanjangan masa jabatan Presiden dan penangguhan Pemilu, yang ramai beberapa minggu belakangan ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Aksi demonstrasi yang semula berlangsung damai, mulai bergulir menjadi aksi kekerasan, tidak lama setelah Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan tiga wakil ketua DPR RI yang menemui sebagian demonstran, kembali ke dalam gedung DPR RI. Tim VOA di lapangan melihat aksi saling dorong dan lempar botol ke arah petugas terjadi sekitar pukul 15.30 sore.

RelatedPosts

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

Belum diketahui secara jelas siapa yang mendorong dan memukuli Ade Armando yang ketika itu berada dalam barisan massa dan sedang membuat konten untuk media sosialnya. Ia dikeroyok dan nyaris ditelanjangi. Beberapa mahasiswa tampak berusaha melindunginya dan memanggil polisi, yang kemudian menyelamatkannya ke dalam kompleks gedung DPR.

Dalam konferensi pers bersama yang digelar Senin, 11 April 2022, malam, Sejumlah aktivis, tokoh masyarakat dan guru besar mengecam keras terkait aksi pengeroyokan Ade Armando

Guru Besar FHUI: “Ini Bukan Cara Orang Muda Menyampaikan Ketidaksetujuan”

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof. Dr. Sulistyowati Irianto “mengutuk keras tindakan itu (pengeroyokan) karena bukan seperti itu cara orang muda menyampaikan ketidaksetujuan. Mereka harus berdebat dengan akal sehat, berpengatahuan dan beretika karena jika tidak berarti ada sesuatu yang salah besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri ini,” tandasnya.

Baca Juga  Gibran Rakabuming Raka Menolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode

Aktivis Nong Darol Mahmada mengatakan begitu kabar pengeroyokan itu meluas, ia berusaha keras mengontak Ade Armando dan tiga orang anggota PIS yang datang ke demonstrasi di depan DPR RI untuk membuat liputan atau konten laporan di media sosial mereka.

“Saya mengontak siapa pun untuk bisa mengeluarkan Ade dari kompleks DPR RI dan membawanya ke rumah sakit untuk segera mendapat perawatan,” jelasnya. Ia memuji sikap sejumlah mahasiswa yang melindungi Ade Armando dan polisi yang menyelamatkannya.

Mengapa Ade Armando Diserang?

Aktivis kebangsaan, Akhmad Sahal, yang ikut hadir dalam konferensi pers itu, mengatakan Ade Armando diserang bukan karena sikapnya menolak perpanjangan masa jabatan Presiden dan penangguhan Pemilu. Ia diserang karena dicap sebagai penista agama.

“Dari segi isu Ade Armando itu memiliki visi yang sama dengan demonstran yaitu menolak perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode dan penangguhan pemilu, tapi yang saya lihat kekejaman terhadap Ade bukan soal isu presiden, tapi soal Ade distigma sebagai penista agama. Karena dicap sebagai penista agama, maka sah bagi mereka untuk melakukan persekusi, penghalalan kekerasan dan penggunaan cara-cara barbar,” jelas Sahal yang juga kandidat doktor di University of Pennsylvania.

Ini kelihatan sekali jika melihat petikan video yang beredar, Sahal menjelaskan, pelaku meneriakkan kata-kata seakan-akan mereka membela Islam.

“Ini adalah ciri khas kaum radikal, ekstremis, yang menggunakan kekerasan untuk tujuan agama. Mereka merasa berbuat kebajikan, membela Islam dan jika ini dibiarkan ini akan sangat berbahaya sekali, tidak saja bagi Indonesia ke depan, tetapi juga bagi wajah Islam Indonesia,” imbuhnya.

Ade Armando, dosen FISIP UI dan yang telah sejak lama bersikap vokal terhadap isu-isu kebangsaan, memang kerap menjadi target.

Baca Juga  Respon Cepat Tim Sancang Polres Garut Ringkus "Koboy" yang Meletuskan Senjata Api

Eko Kuntadhi, salah seorang teman dekat Ade Armando dan kerap membuat konten isu-isu kebangsaan di media sosial, mengatakan sejak awal begitu Ade Armando berada di lokasi demonstrasi, foto dan informasi dirinya beserta ancaman terhadapnya meluas di media sosial.

“Demonstrasi hari ini bukan demonstrasi mahasiswa, tapi demonstrasi preman. Mereka tidak penting soal apa yang mereka tuntut, tapi memang ingin mencari kerusuhan. Di Twitter sejak pagi sudah beredar foto-foto dan informasi kami. Ini menunjukkan mereka ingin membungkam kami, jika tidak sepakat dengan mereka, bahkan dengan cara yang paling biadab seperti yang dialami Bang Ade,” ujarnya.

Penggiat media sosial Denny Siregar, mengatakan, Pada prinsipnya apa yang dikhawatirkan sejak lama sudah terlihat dalam kasus Ade Armando. Ia tidak ada masalah dengan gerakan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi.

“Tetapi ketika ada penyusup yang mengusung radikalisme maka bahaya sekali,” komentarnya.

Denny Siregar mencontohkan, Kasus pengeroyokan supporter Persija di Bandung, ada yang melafaskan keagamaan yang sama atau pengeroyokan di Cikeusik-Banten tahun 2013.

“Inilah fenomena yang terjadi di negeri kita dan saya kira negara tidak boleh lagi abai terhadap gerakan-gerakan seperti itu. Bahaya sekali kalau kelompok seperti mahasiswa disusupi gerakan seperti ini. Apa yang terjadi pada Ade ini warning buat kita,” imbuh Denny.

Polisi Tangkap Sejumlah Tersangka

Aparat kepolisian bergerak cepat dengan menangkap sejumlah tersangka pelaku pengeroyokan. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo kepada wartawan mengatakan, “Siapa pun yang terbukti melakukan perbuatan pidana akan diproses”.

Hingga berita ini disampaikan, Ade Armando masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta.***

*Sumber: VOA_Indonesia

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #Tolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode#TolakTundaPemilu.aksi demo 11 April 2022Pengeroyokan Ade Armando
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hasto Kristiyanto: Aksi Demo 11 April Terkait Isu Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Presiden, Salah Alamat

Post Selanjutnya

Kisruh Investor Kuasai Asset Pasar Bandrek Bumdes Kersamanah Garut Mulai Nampak Titik Terang

RelatedPosts

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto bersama kuasa hukumnya usai menjalani persidangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Bui dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

13 Februari 2026
Eks Direktur PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan duduk menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Skandal Korupsi Pertamina, Eks Dirut Patra Niaga Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Bui

13 Februari 2026
Post Selanjutnya

Kisruh Investor Kuasai Asset Pasar Bandrek Bumdes Kersamanah Garut Mulai Nampak Titik Terang

Kekerasan Terhadap Ade Armando, SIAGA '98: "Bukan Kriminal Biasa Tapi Dampak Persoalan Politik Nasional"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sugiono Serahkan KTA Gerindra ke Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gelaran Budaya Kasumedangan

16 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026
Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

15 Februari 2026

SPPG Sindanggalih Resmi Beroperasi untuk Penuhi Gizi Ribuan Siswa

15 Februari 2026

Pelita Intan Muda Lantik Pengurus Nasional dan Cabang Se-Indonesia: Fokus pada Keikhlasan dan Pendidikan

15 Februari 2026

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Jaringan Komplotan Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Lintas Daerah

15 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com