Jakarta,Kabariku.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempersilakan keluarga balita yang meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, untuk menempuh jalur hukum apabila merasa perlu mencari keadilan atas peristiwa tersebut.
Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan menghalangi langkah hukum yang diambil keluarga korban.
Menurutnya, kejadian tragis tersebut merupakan musibah yang tidak pernah diharapkan terjadi.
“Kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Pramono menjelaskan, korban berinisial I (4) saat itu sedang menemani ibunya berjualan teh di sekitar kawasan Manggarai hingga menjelang tengah malam.
Bocah tersebut kemudian masuk ke area proyek yang seharusnya tertutup dan terjatuh ke dalam lubang pengecoran yang berada di lokasi pembangunan taman.
Atas peristiwa tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Pramono mengaku telah menginstruksikan jajaran pemerintah daerah sejak malam kejadian untuk memberikan pendampingan penuh kepada keluarga, termasuk membantu berbagai kebutuhan yang timbul akibat musibah tersebut.
Ia juga memastikan pemerintah daerah terlibat sejak proses penanganan awal hingga pemakaman korban.
Menurutnya, camat, lurah, dan aparat wilayah setempat telah diminta mendampingi keluarga selama proses berlangsung.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam proyek yang menyebabkan korban terjatuh. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan memunculkan sorotan terhadap penerapan standar keselamatan kerja serta sistem pengamanan proyek pembangunan di ruang publik.
Berbagai pihak berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com














Discussion about this post