• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Fakta Baru Teror Aktivis KontraS: 16 OTK Teridentifikasi, Diduga Bekerja Secara Terorganisir

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
9 April 2026
di News
A A
0
TAUD mengungkap 16 OTK yang diduga terlibat dalam teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Investigasi sebut adanya pola operasi terstruktur (Doc.TAUD)

TAUD mengungkap 16 OTK yang diduga terlibat dalam teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Investigasi sebut adanya pola operasi terstruktur (Doc.TAUD)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, kabariku – Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis (9/4/2026), perwakilan TAUD, Ravio Putra, membeberkan hasil investigasi yang mengidentifikasi 16 orang tak dikenal (OTK) yang diduga terlibat dalam rangkaian aksi tersebut.

Menurut Ravio, identifikasi ini didasarkan pada analisis rekaman CCTV serta penelusuran lapangan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur operasi para pelaku.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dua Sosok Kunci Diduga Aparat

TAUD menyebut dua nama yang diduga memiliki peran sentral dalam aksi tersebut.

RelatedPosts

Asep Edi Suheri Resmi Sandang Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

OTK 1 adalah Budi Haryanto Widhi Cahyono, yang disebut sebagai perwira dari satuan TNI AL. Nama ini sempat memunculkan kebingungan karena perbedaan penyebutan inisial oleh pihak kepolisian dan militer.

Sementara itu, OTK 2 berinisial MAK diduga merupakan eksekutor penyiraman air keras. Berdasarkan hasil penelusuran, sosok ini diyakini bernama Muhammad Akbar Quddus dan disebut sebagai prajurit TNI.

Keduanya terpantau berada di sejumlah lokasi strategis seperti Panglima Polim, Sudirman, Medan Merdeka, hingga titik kejadian di Jalan Talang Salemba.

Peran Pengintai hingga Pengawal Lapangan

Selain dua nama tersebut, TAUD juga mengidentifikasi sejumlah individu lain yang diduga memiliki peran berbeda dalam operasi.

Beberapa di antaranya:

  • “Abang Gojek”, diduga menyamar menggunakan atribut ojek online untuk memantau situasi
  • “Kumis Bleki”, pria berpakaian hitam dengan kumis tebal yang juga berperan sebagai pengintai
  • “Buncit Oranye”, disebut bertugas mengawal situasi
  • “Yankee Brewok” dan “Flanel Pitak”, yang diduga melakukan pengamatan lapangan secara intens
Baca Juga  Koalisi Masyarakat Sipil: Oknum Anggota Paspampres Pembunuh Warga Aceh Harus Diadili di Peradilan Umum

Mereka terpantau beroperasi di sejumlah titik seperti Taman Diponegoro, Jalan Mendut, hingga SPBU Cikini.

Terpantau di CCTV dengan Ciri Khas

Sementara itu, delapan OTK lainnya diidentifikasi berdasarkan ciri fisik dan pakaian yang terekam kamera pengawas. Di antaranya:

  • “Hoodie Abu-Abu” dan “Parasut Dongker” yang terlihat berboncengan
  • “Cepak Otot” yang mengendarai motor Honda PCX
  • “Celana Cingkrang” dan “Rompi Krem” yang diduga melakukan pemetaan situasi
  • “Botak Polo” yang disebut sebagai koordinator lapangan
  • “Hitam Khaki” yang kerap menutupi wajah saat melintas di area CCTV
  • “Jaket Biru” dan “Helm Kuning” yang diduga terlibat dalam pengintaian di sekitar Jalan Diponegoro dan Jalan Kimia

Pola Operasi Terstruktur

TAUD menilai keterlibatan 16 orang ini menunjukkan adanya pola operasi yang terorganisir. Setiap individu disebut memiliki peran spesifik, mulai dari pengintaian, pemetaan lokasi, hingga eksekusi.

“Dari hasil investigasi, terlihat bahwa ini bukan aksi tunggal, melainkan operasi yang melibatkan banyak pihak dengan pembagian tugas yang jelas,” ujar Ravio.

TAUD mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti temuan ini secara transparan dan menyeluruh guna mengungkap dalang di balik aksi teror tersebut.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 16 OTKaktivis diserangAndrie Yunusberita nasionalinvestigasi CCTVJakarta hari iniKasus penyiraman air kerasKontraSpelaku terorTAUDteror air keras
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hadapi Gejolak Global, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Indonesia Tetap Terjaga

Post Selanjutnya

Novel Bamukmin Tolak Damai di Kasus Pandji, Singgung Materi Lebih Parah dari Ahok

RelatedPosts

Asep Edi Suheri Resmi Sandang Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

15 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Hasil Satgas PKH ke Kas Negara

13 Mei 2026

Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

13 Mei 2026

BNN Gandeng PT Gyokai Indonesia, Program “Paksa Sarjana” Reintegrasi Sosial Pascarehabilitasi

13 Mei 2026
Post Selanjutnya
Novel Bamukmin menolak restorative justice dalam kasus Pandji Pragiwaksono dan meminta proses hukum tetap berjalan.(foto:Istimewa)

Novel Bamukmin Tolak Damai di Kasus Pandji, Singgung Materi Lebih Parah dari Ahok

Pendiri SMRC, Saiful Mujani, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan terkait pernyataannya soal Presiden Prabowo yang viral di media sosial.(foto: Saiful Mujani)

Saiful Mujani Dilaporkan ke Polisi Usai Pernyataan Soal Prabowo Viral, Ini Responsnya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Asep Edi Suheri Resmi Sandang Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

15 Mei 2026

Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Nadiem Klaim Tak Bersalah di Kasus Chromebook

14 Mei 2026

Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

14 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026
Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Nasional Aktivis ’98 Desak 4 Mahasiswa Trisakti Jadi Pahlawan Nasional Reformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com