TEHERAN, Kabariku – Pemerintah Iran menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan perundingan dengan Amerika Serikat dan menegaskan akan melanjutkan permusuhan yang tengah berlangsung.
Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, pada Rabu (4/3) menegaskan bahwa Iran tidak menaruh kepercayaan kepada Amerika Serikat.
“Tak ada kepercayaan pada Amerika, juga tak ada alasan untuk berunding,” katanya dalam siaran televisi.
Mokhber menyebut Iran memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi konflik bersenjata, merujuk pada Perang Iran-Irak yang berlangsung selama delapan tahun pada 1980-1988.
“Pengalaman sejarah menunjukkan kita tak takut perang, kita tak gentar melanjutkannya,” katanya.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tidak akan tinggal diam atas serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu.
Serangan tersebut menyasar sejumlah titik di Iran, termasuk Teheran, dan dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei gugur dalam serangan tersebut.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
IRGC menuduh Amerika Serikat dan Israel menyerang berbagai fasilitas sipil seperti sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, dan gedung pernikahan untuk menimbulkan kepanikan. Mereka menyebut jumlah korban jiwa warga sipil telah melampaui 700 orang.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

















Discussion about this post