Telaah Singkat Arvindo Noviar
Ketua Umum Sukarelawan PRABU
Jakarta, Kabariku – Gugurnya Ayatullah Khameini adalah alarm terakhir untuk Cina dan Rusia. Jika mereka tidak all in-hantam Amerika atau paling tidak memastikan Israel rata dengan tanah-, maka siap-siap saja Ukraina dan Taiwan akan dijadiikan New Israel oleh AS.
Jujur saja, nyali Putin dan Jin Ping sesungguhnya jauh di bawah Ayatullah. Artinya hanya ini kesempatan mereka. Momentum ini tidak akan pernah terjadi lagi. Seharusnya mereka akan menempuh jalan itu.
Jika skenario diatas terjadi, artinya peperangan akan pindah ke halaman kita. Di lepas pantai Papua, tak jauh dari Biak. Samudera Pasifik.
Indonesia harus mengutuk keras kematian Ayatullah Khamaeni. Jika kita hanya sekadar mengucapkan belasungkawa sambil menyarankan perdamaian, kita akan kehilangan muka di hadapan BRICS.
Nonblok berarti mandiri, bukan netral atau diwajibkan berada di tengah. Karena AS tidak membutuhkan kita, kalau sampai kita terusir dari BRICS, dalam waktu cepat Indonesia akan dijadikan bancakan sumber daya penyuplai perang belaka.
Sel-sel akan bertaburan. Baik yang membawa nama agama, maupun separatisme. Akan sulit penanganannya karena Australia akan sering datang silaturahmi atas nama kemanusiaan.
Bapak, Ibu, para pimpinan kami. Mohon disampaikan pada pucuk pimpinan kami. Rakyat akan lebih senang mati berjuang bersama pemimpinnya daripada mati karena kelaparan dan kedinginan saat Nuclear Winter.***
Jakarta, 1 Maret 2026
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post