• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Februari 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Hiburan

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
21 Februari 2026
di Hiburan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Disutradarai oleh Bertrand Bonello, Nocturama adalah potret dingin tentang generasi muda yang meledakkan simbol-simbol kekuasaan tanpa pernah benar-benar menjelaskan mengapa.

Film ini dibuka dengan ritme yang nyaris dokumenter. Sekelompok remaja dan dewasa muda bergerak terpisah di berbagai sudut Paris. Kamera mengikuti mereka dalam perjalanan metro, lorong kantor, dan ruang publik, dengan dialog minimal.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Tidak ada musik dramatis, tidak ada orasi revolusioner. Hanya persiapan yang presisi dan wajah-wajah yang sulit dibaca. Serangkaian ledakan kemudian mengguncang kota. Targetnya bukan manusia, melainkan bangunan-bangunan simbolik, institusi negara dan kapital.

RelatedPosts

Kemhan Klarifikasi Isu Ayu Aulia: Hadiri Acara Ormas, Bukan Tim Kreatif Kementerian

Partai Buruh EXCO Kota Bandung Luncurkan Program “Diskon Kelas Pekerja” Akses Hiburan Layak

Promo Spesial Nataru 2025/2026 KAI Diskon 30%, Cek Syarat Ketentuannya

Namun, alih-alih memperdalam ideologi mereka, film justru mengalihkan fokus ke fase berikutnya: para pelaku bersembunyi di sebuah pusat perbelanjaan mewah pada malam hari.

Ironi Bekerja Paling Tajam

Mereka yang baru saja menyerang sistem, kini berjalan di antara etalase merek-merek mahal. Mereka mencoba pakaian desainer, menyantap makanan premium, menari mengikuti lagu pop.

Adegan ketika salah satu karakter bernyanyi mengikuti lagu dari Blondie menjadi momen absurd sekaligus menyentak, sebuah selebrasi konsumsi di tengah proyek penghancuran simbol kapitalisme.

Bonello tidak memberikan manifesto. Tidak ada penjelasan latar belakang yang memuaskan. Tidak ada trauma masa kecil yang dirinci atau doktrin politik yang dipaparkan. Penonton dibiarkan menghadapi kekosongan itu sendiri.

Kekuatan Nocturama

Film ini seperti menyodorkan pertanyaan: bagaimana jika pemberontakan lahir bukan dari ideologi yang matang, melainkan dari kehampaan?

Para tokohnya bukan revolusioner klasik dengan bacaan teori yang tebal. Mereka adalah anak-anak kota yang hidup dalam arus kapitalisme, marah padanya, tetapi juga terpesona olehnya.

Baca Juga  Selamat Jalan Ricky Siahaan: Riffmeister Seringai yang Pergi Saat Tur di Jepang

Secara sinematik, Bonello memilih gaya yang tenang, terukur, dan hampir klinis. Kamera sering bergerak lambat, memberi ruang bagi ketegangan sunyi. Paruh kedua film terasa seperti eksperimen ruang tertutup, mal menjadi metafora sistem yang tak bisa benar-benar mereka tinggalkan. Mereka bisa merusak gedung di luar, tetapi tetap terperangkap dalam logika konsumsi.

Namun, pendekatan ini juga mengundang kritik. Minimnya pendalaman karakter membuat sebagian penonton merasa teralienasi.

Film terasa dingin dan menjaga jarak emosional. Beberapa pihak bahkan menilai estetisasi aksi teror dalam film ini terlalu berisiko, terutama mengingat konteks Prancis yang saat itu masih dibayangi gelombang serangan teror nyata.

Akan tetapi, Nocturama bukan film propaganda dan bukan pula film aksi konvensional. Ia lebih dekat pada studi suasana, potret generasi yang hidup diantara kemarahan dan kekosongan makna.

“Pemberontakan tanpa manifesto” bukan sekadar judul yang pas, tetapi inti dari film ini. Bonello memperlihatkan bahwa di era pasca-ideologi besar, revolusi bisa berubah menjadi gestur, keras, spektakuler, namun rapuh secara konseptual.

Nocturama tidak menawarkan jawaban. Ia hanya meninggalkan gema pertanyaan: Apakah kemarahan tanpa arah adalah bentuk paling jujur dari kegelisahan zaman?.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Pemberontakan Tanpa ManifestoResensi Film Nocturamasutradara Bertrand Bonello
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

RelatedPosts

Kementerian Pertahanan meluruskan isu pelantikan Ayu Aulia sebagai tim kreatif Kemhan. (Istimewa)

Kemhan Klarifikasi Isu Ayu Aulia: Hadiri Acara Ormas, Bukan Tim Kreatif Kementerian

26 Desember 2025

Partai Buruh EXCO Kota Bandung Luncurkan Program “Diskon Kelas Pekerja” Akses Hiburan Layak

26 November 2025
KAI hadirkan diskon 30% untuk tiket kereta ekonomi komersial selama periode Nataru 2025/2026

Promo Spesial Nataru 2025/2026 KAI Diskon 30%, Cek Syarat Ketentuannya

25 November 2025

Rayakan Hari Jomblo Sedunia Bukan Soal Kesepian: Dari Self-Love hingga Fenomena 11.11

11 November 2025
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto (kiri) dalam pertemuan bersama Senior Officer Indonesia AFP Steve Lindner (kanan) di Jakarta (Foto: BNN RI)

BNN dan Polisi Federal Australia Perkuat Kerja Sama Lawan Peredaran Narkotika di Asia-Pasifik

28 Oktober 2025
Ilustrasi pendistribusian beras bulog/kementan

Langgar Harga Eceran Tertinggi, Izin Usaha Pedagang Beras Akan Dicabut

21 Oktober 2025

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

21 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026
Marc Klok turun latihan/persib

Marc Klok Makin Bugar, Siap Kembali Perkuat Persib di Putaran Dua

21 Februari 2026
Jadwal Imsakiyah, Freepik

Jadwal Imsakiyah Garut Hari Ini, Sabtu 3 Ramadhan 1447 H

21 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang diselenggarakan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (20/2/2026).
(Diskominfo Kab. Garut)

Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Bupati Garut Lantik 42 Pejabat Struktural

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

20 Februari 2026

Wacana Revisi UU KPK, Johanis Tanak Buka Opsi Perubahan Status Kelembagaan

20 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com