• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
16 Januari 2026
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Penulis :
Muhammad Kokodi Abrar
Advance Training HMI Badko Jawa Tengah-DIY

Kabariku – Wawasan Nusantara harus direvitalisasi bersamaan dengan penguatan disintegrasi dan krisis identitas nasional selama globalisasi. Hilangnya sentimen nasional dan persatuan akibat arus informasi yang masif, budaya asing, dan oportunisme politik menjadi ancaman.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Globalisasi membuka pintu untuk kemajuan teknologi, kerjasama internasional, dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membawa individualisme, konsumerisme, dan relativisme yang bertentangan dengan karakter bangsa.

RelatedPosts

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

Tragedi Rp 1.400 Per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

Tanpa filter nasional yang kuat, masyarakat, terutama pemuda, dapat dengan mudah beralih antara bangga menjadi warga global sekaligus acuh tak acuh terhadap kewarganegaraan Indonesia mereka. Disintegrasi nasional tidak selalu muncul dalam bentuk konflik bersenjata.

Ia juga dapat mengambil bentuk lemahnya solidaritas dan rasa memiliki nasib yang sama, penguatan politik identitas, dan penurunan solidaritas sosial di sepanjang garis etnis, agama, dan daerah.

Peningkatan ujaran kebencian, intoleransi, dan konflik nuansa SARA (suku, agama, ras, dan hubungan antarkelompok) di ruang publik dan media sosial adalah bukti melemahnya nilai- nilai nasionalisme.

Dominasi budaya asing dalam gaya hidup, bahasa, dan pola konsumsi masyarakat menunjukkan turunnya apresiasi terhadap budaya dan produk dalam negeri.

Ini menandakan krisis identitas Nasional yang semakin dalam. Namun, di Indonesia, terdapat modal sosial yang cukup kuat. Hal ini dapat terlihat dalam berbagai bencana alam dan krisis sosial, di mana masyarakat saling membantu, bahkan lintas daerah dan latar belakang.

Semangat gotong royong dan solidaritas nasional ada, hanya saja belum dimaksimalkan. Oleh karena itu, perlu untuk merevitalisasi Wawasan Nusantara agar ini tidak sia-sia. Revitalisasi Wawasan Nusantara harus di fokuskan pada 3 hal.

Baca Juga  Tarif Tes Antigen di Bandara AP II Sebesar Rp 85 Ribu, Diharapkan Turun Lagi

Pertama, menanggulangi disintegrasi bangsa yang diakibatkan konflik identitas, polarisasi sosial, dan ketimpangan pembangunan.

Kedua, untuk menangani rasio krisis identitas bagi kaum muda, terutama, di tengah budaya dan nilai-nilai transnasional.

Ketiga, adalah rekayasa ulang antusiasme kebangsaan yang menjadi basis gerak sosial, politik, dan ekonomi secara kolektif.

Revitalisasi ini harus dimulai dari pengenalan bahwa Indonesia adalah kepulauan yang beraneka ragam dan rentan dari konflik, jika tidak disatukan oleh nilai kebangsaan yang kuat.

Sekedar hafalan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak ada artinya jika tidak ada internalisasi nilai dalam perilaku nyata.

Penyalahgunaan masalah SARA, hoax, dan merendahkan budaya sendiri adalah pengingkaran sikap terhadap Wawasan Nusantara.

Revitalisasi, utamanya dalam konteks pendidikan, harus dapat menghubungkan konteks nasionalisme dan kehidupan sehari-hari serta pengggunaan media digital untuk menumbuhkan sikap toleransi dan keadilan dalam penyelenggaraan kebijakan publik.

Revitalisasi Wawasan Nusantara sepenuhnya memang harus melibatkan semua elemen bangsa. Dalam hal ini, pemerintah harus menegakkan hukum dan menempatkan keadilan dalam pembangunan, lembaga pendidikan dan keluarga harus secara terus menerus menginternalisasi nilai-nilai nasionalisme, dan masyarakat sipil harus proaktif dalam menangkal berbagai bentuk provokasi yang memecah belah.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Era GlobalisasiHMI Badko Jawa Tengah-DIYRevitalisasi Wawasan NusantaraTantangan Disintegrasi
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Taklimat Presiden 2026: Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Lokomotif Kemandirian Nasional

Post Selanjutnya

Wamentrans Viva Yoga Dorong Industrialisasi Pakan Ternak di Kawasan Transmigrasi Mutiara

RelatedPosts

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

31 Mei 2026
Tandiesak Parinding (Petani Sawit Mandiri/Eks.Pengurus Pusat GMKI) (Doc.pribadi)

Tragedi Rp 1.400 Per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

25 Mei 2026

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

20 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026
Post Selanjutnya

Wamentrans Viva Yoga Dorong Industrialisasi Pakan Ternak di Kawasan Transmigrasi Mutiara

Pendiri Haidar Alwi Institut (HAI), Haidar Alwi saat dimintai keterangan soal survei publik kepercayaan Polri. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Survei HAI: Kepercayaan Publik terhadap Polri Masih Kuat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ilustrasi Lelang KPK - Kabariku.com

KPK Optimalkan Asset Recovery, 74 Lot Barang Rampasan Korupsi Dilelang Juni 2026

1 Juni 2026
Wajah terduga pelaku curanmor Yamaha Mio J B 3320 TRW terekam jelas CCTV di Cipinang Timur, Jakarta Timur. (CCTV Warga)

Wajah Pelaku Terekam Jelas CCTV, Motor Mio J B 3320 TRW Raib Digondol Maling di Cipinang Timur

1 Juni 2026

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

31 Mei 2026

PRIMA Rayakan HUT ke-5 pada 1 Juni Secara Sederhana, Usung Tema “Revolusi Sudah Dimulai dari Istana”

31 Mei 2026

Presiden Prabowo Tutup Kunjungan Kenegaraan dengan Momen Hangat Bersama Pengawal Prancis

31 Mei 2026

BNN Gandeng 585 Pelajar BP2M, Cetak Generasi Tangguh Anti Narkoba untuk Indonesia Emas 2045

31 Mei 2026

Menko Pangan Zulhas Integrasikan Kopdes Merah Putih dengan MBG, Dongkrak Ekonomi Desa dan Sukseskan Program

31 Mei 2026

Rosan Sambut France-Indonesia High Level Business Council, Hasilkan Kesepakatan USD 3,5 Miliar

30 Mei 2026

Viral “Ngebalon” Whip Pink, Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Bareskrim

30 Mei 2026

Presiden Prabowo Tutup Kunjungan Kenegaraan dengan Momen Hangat Bersama Pengawal Prancis

31 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Azhar Permana: Kurban Alumni Universitas Pancasila Pererat Hubungan Kampus dan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral “Ngebalon” Whip Pink, Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Bareskrim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkukuh Pemberantasan Korupsi, KPK Terima Kunjungan ACB Brunei Darussalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Lola Nelria Oktavia Salurkan 13 Domba dan 7 Sapi Kurban di Garut dan Tasikmalaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan “KSP Mendekat”, Kastaf Dudung Pastikan Aduan Publik Ditangani Cepat dan Responsif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com