• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
12 Januari 2026
di Nasional
A A
0
Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang (dok Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Bandung, Kabariku – Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi Indonesia (ADPPI) menginisiasi pengusulan Kawah Kereta Api Kamojang sebagai National Geothermal Heritage atau cagar budaya geothermal nasional.

Usulan ini bertepatan dengan 100 tahun pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia, yang dinilai menjadi momentum penting untuk melestarikan sejarah awal pengembangan energi bersih nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketua Umum ADPPI, Hasanuddin, mengatakan Kawah Kereta Api Kamojang merupakan sumur panas bumi pertama di Indonesia yang berhasil menghasilkan energi panas bumi sejak era kolonial Hindia Belanda.

RelatedPosts

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

Indonesia Ukir Sejarah Swasembada 2025, Presiden Prabowo: Fondasi Kedaulatan Bangsa

Rilis Akhir Tahun Polri 2025, Kapolri Doakan Korban Bencana dan Kenang 915 Personel

“Sekarang genap 100 tahun energi geothermal ada di Indonesia. Kami sedang mengusulkan sumur panas bumi pertama di Indonesia yang ada di Kamojang agar ditetapkan sebagai national geothermal heritage,” ujar Hasanuddin, Senin (12/01/2026).

Pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit listrik di Indonesia dimulai pada 1926, ketika pemerintah Hindia Belanda melakukan pengeboran panas bumi di kawasan Desa Sukalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut.

Jawa Barat Pusat Panas Bumi Nasional

Kawasan tersebut merupakan bagian dari lapangan geothermal Kamojang, yang membentang di antara jalur Gunung Rakutak (Kabupaten Bandung) dan Gunung Guntur (Garut). Di wilayah ini terdapat berbagai manifestasi geothermal permukaan berupa kawah uap, kolam panas, fumarol, kolam lumpur, dan mata air panas.

Dari lima titik sumur panas bumi yang dibor pada masa itu, hanya satu yang berhasil menghasilkan energi panas bumi secara stabil, yakni sumur Kamojang 3 (KMJ-3) yang kini dikenal sebagai Kawah Kereta Api Kamojang.

Baca Juga  Commander Wish BNN: Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jabarkan Tiga Misi Utama Perang Melawan Narkoba

Kawah ini berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kamojang, secara administratif masuk wilayah Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Hasanuddin menjelaskan, gagasan pengembangan panas bumi di Kamojang sejatinya telah muncul jauh sebelumnya. Pada 1918, seorang teknokrat Belanda mengusulkan pembangunan sumur panas bumi di kawasan tersebut melalui tulisan berjudul Krachtbronnen in Italie yang dimuat dalam majalah Koloniale Studien.

“Usulan tersebut sempat memicu perdebatan panjang sebelum akhirnya direalisasikan melalui eksplorasi pada 1926,” ujar Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, sejarah perkembangan energi panas bumi di Indonesia sangat penting untuk dilestarikan, mengingat potensi panas bumi nasional yang sangat besar namun pemanfaatannya masih relatif terbatas.

“Pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia hingga kini masih terbilang kecil. Padahal potensinya sangat besar. Kebijakan pemerintah juga belum sepenuhnya berpihak pada percepatan pengembangan energi panas bumi,” katanya.

Ia menambahkan, Jawa Barat menjadi provinsi dengan lokasi pemanfaatan panas bumi terbanyak di Indonesia. Beberapa di antaranya berada di Gunung Halimun Salak (Kabupaten Sukabumi), Gunung Wayang Windu dan Kamojang (Kabupaten Bandung), serta Darajat dan Talaga Bodas (Kabupaten Garut).

Selain aspek historis, ADPPI juga menyoroti pengelolaan Kawah Kereta Api Kamojang yang dinilai belum optimal. Saat ini, kawasan tersebut berada di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, dengan sebagian pengelolaan wisata diserahkan kepada koperasi.

“Pengelolaannya lebih diarahkan sebagai objek wisata, belum fokus pada nilai sejarah dan perkembangan industri panas bumi. Hari ini kami juga menggelar rapat dengan BBKSDA Jawa Barat untuk membahas pengajuan Kawah Kereta Api sebagai national geothermal heritage,” jelas Hasanuddin.

Kawah Kareta Layak Jadi Cagar Budaya

Ia menilai Kawah Kereta Api Kamojang sangat layak ditetapkan sebagai cagar budaya, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, yang mensyaratkan usia minimal 50 tahun.

Baca Juga  Polri Terbitkan Perkap 4/2025, Koalisi Masyarakat Sipil Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Kewenangan

“Kawah Kereta Api kini telah berusia 100 tahun. Ini momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Hasanuddin juga menyebutkan, Kawah Kereta Api Kamojang merupakan sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi, setelah Italia (1904–1913), Amerika Serikat (1921), dan Jepang (1927).

“Ini sangat penting bagi sejarah ilmu pengetahuan dan pendidikan. Jika tidak dilestarikan, Indonesia bisa kehilangan bukti sejarah teknologi energi yang sangat berharga,” ujarnya.

Penetapan Kawah Kereta Api Kamojang sebagai National Geothermal Heritage diharapkan dapat memberikan pengakuan resmi negara terhadap situs panas bumi pertama di Indonesia, sekaligus menjadikannya pusat pendidikan, riset, dan pengembangan energi panas bumi.

Selain itu, Kamojang juga diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata edukasi ilmiah energi baru terbarukan, serta menjadi inspirasi pembangunan energi bersih dan berkelanjutan dalam memperkuat kontribusi Indonesia terhadap transisi energi hijau global.

“Yang paling penting, ini bisa menjadi inspirasi pembangunan energi bersih berkelanjutan dan memperkuat identitas nasional Indonesia dalam kontribusinya pada energi hijau dunia,” pungkas Hasanuddin.***

Baca juga :

Seabad Panas Bumi Kamojang: Tonggak Swasembada Energi Nasional
Kawah Kereta Api Kamojang 3: Situs Panas Bumi Tertua Dunia yang Terlupakan

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 1 abad KMJ 3Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi IndonesiaBBKSDA JabarHasanuddin Ketua Umum ADPPIKemenbudKemenhutkementerian ESDMNational Geothermal HeritagePGE area Kamojang Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Post Selanjutnya

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

RelatedPosts

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025 saat menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026

Indonesia Ukir Sejarah Swasembada 2025, Presiden Prabowo: Fondasi Kedaulatan Bangsa

8 Januari 2026
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Rilis Akhir Tahun Polri 2025, Kapolri Doakan Korban Bencana dan Kenang 915 Personel

30 Desember 2025
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal usai melakukan pemantauan di Tol Jakarta–Cikampek menuju Bandung, Sabtu (27/12/2025) malam

Korlantas Siaga Rekayasa Arus Balik Nataru: Lalu Lintas Berimbang, Laka Turun 23 Persen

28 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Airlangga Tegaskan Penetapan UMP 2026 Sudah Pertimbangkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

27 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto

Dorong Konsumsi dan Produktivitas Akhir Tahun, Pemerintah Terapkan Skema Work From Anywhere

27 Desember 2025
Post Selanjutnya
PDI Perjuangan mempertegas dukungan terhadap Pilkada Langsung di tengah menguatnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (Istimewa)

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kejaksaan

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo mengecam tantiem direksi BUMN merugi dan meminta pejabat yang tak sanggup mengabdi untuk mundur.

BUMN Rugi Tetap Minta Tantiem, Presiden Prabowo: Kalau Tak Sanggup, Mundur

12 Januari 2026
Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kejaksaan

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

12 Januari 2026
PDI Perjuangan mempertegas dukungan terhadap Pilkada Langsung di tengah menguatnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (Istimewa)

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

12 Januari 2026
Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

12 Januari 2026
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

12 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan oleh awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

12 Januari 2026
Presiden Prabowo pimpin ratas bersama Menteri di Hambalang, Minggu (11/1/2025) (dok. Instagram Sekretariat Kabinet)

Ratas di Hambalang, Seskab Teddy: Revitalisasi Industri Garmen hingga Chip Nasional

12 Januari 2026
Cesar Meylan Pelatih Fisik baru Timnas

PSSI Tunjuk Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia

12 Januari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

    Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com