• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Waktunya Prabowo Meletakkan Dasar Ekonomi Baru, Mulai dari BUMN

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
21 Agustus 2025
di Opini
A A
0
Gedung Kementerian BUMN sebelumnya bernama Gedung Garuda Indonesia gedung perkantoran di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta

Gedung Kementerian BUMN sebelumnya bernama Gedung Garuda Indonesia gedung perkantoran di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta (dok bumn.go.id)

ShareSendShare ShareShare

Penulis :
Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98 dan Ketua IRC for Reform

Kabariku – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang penghentian pembayaran tantiem kepada direksi dan komisaris BUMN bukanlah sekadar langkah penghematan fiskal. Ini harus dilihat sebagai pijakan awal menuju reformasi fundamental BUMN. Langkah ini menandai perubahan paradigma: bahwa BUMN bukan hanya alat korporasi negara yang mengejar profit, tetapi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Di saat yang sama, pemerintah juga menggulirkan rencana merger dan penghapusan sejumlah BUMN. Ini membuka pertanyaan besar: apa sebenarnya arah dan fungsi BUMN di masa depan? Langkah restrukturisasi tersebut harus didasarkan pada pedoman strategis yang jelas dan tidak boleh dijalankan semata karena alasan efisiensi administrasi.

RelatedPosts

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

BUMN dan Arah Ekonomi Nasional

Dalam konteks pemerintahan kini, Prabowo harus mulai meletakkan dasar ekonomi baru bagi Indonesia. Dan itu hanya mungkin dilakukan jika BUMN diarahkan untuk mendukung kebijakan ekonomi strategis seperti industri pertahanan nasional, hilirisasi industri nasional, dan mendorong program nasional Koperasi Merah Putih, program makan bergizi gratis, sekolah rakyat,  kesehatan nasional dan pembukaan lapangan kerja. Hal ini harus menjadi kerangka utama formulasi ekonomi nasional: membangun kemandirian, memperkuat ketahanan ekonomi, dan memastikan pemerataan.

Dengan pendekatan itu, BUMN tidak hanya menjadi “korporasi negara”, tetapi menjadi simpul penggerak ekonomi rakyat. Mereka harus memainkan peran penting dalam menciptakan rantai pasok nasional – dari produksi, distribusi, sampai akses publik – yang mendukung agenda kerakyatan pemerintah.

Baca Juga  Kepercayaan Publik Kepada Polisi dan Pemilih Pilpres 2024, LSI: Kasus Ferdy Sambo Paling Dramatis

Reformasi BUMN Harus Selektif dan Terbuka

Karena itu, merger dan penghapusan BUMN tidak boleh dilakukan secara serampangan. BUMN hanya layak dipertahankan apabila memenuhi dua syarat utama: pertama, berfungsi di sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak; dan kedua, berperan sebagai katalis dalam sektor yang tidak sepenuhnya dapat diserahkan pada mekanisme pasar.

Sebaliknya, BUMN yang hanya memperbesar birokrasi, tidak efisien, atau bersaing tidak sehat dengan sektor swasta sebaiknya ditinjau ulang. Namun, penghapusan atau peleburan tersebut harus terlebih dahulu diaudit oleh badan atau tim independen.

Tujuannya adalah untuk mengetahui secara utuh posisi aset, utang, serta potensi konflik hukum dengan pihak ketiga. Audit ini menjadi kunci transparansi dan pencegahan praktik “cuci gudang” yang menutupi kesalahan atau penyimpangan masa lalu.

Cegah Tumpang Tindih Otoritas

Satu hal penting yang juga harus dibenahi dalam reformasi BUMN adalah potensi tumpang tindih otoritas antara Kementerian BUMN dan Badan Pengelola Investasi Danantara. Ketidakjelasan ini berisiko menimbulkan konflik internal, ketidakpastian kebijakan, dan distrust dari investor maupun masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintahan  harus segera merumuskan pembagian peran dan kewenangan yang jelas, akuntabel, dan terkoordinasi antar lembaga. Tanpa kejelasan kelembagaan, reformasi BUMN akan berjalan setengah hati dan bahkan membuka celah persoalan baru.

Ajak Aktivis Reformasi 98 untuk Kawal Perubahan

Di tengah proses besar ini, Presiden perlu menggandeng kalangan aktivis 98 untuk terlibat secara aktif. Kalangan ini memiliki rekam jejak, visi reformasi, serta keberanian untuk bersikap kritis dan tidak sekadar menjadi penggembira. Mereka terbiasa bersuara lantang, tidak sekadar mencari “asal bapak senang”, dan justru mampu menjadi pengawal moral dan etika dalam setiap proses perubahan.

Baca Juga  Efek Covid 19, Dunia Menuju Keseimbangan Baru

Sayangnya, selama beberapa waktu terakhir, kelompok ini cenderung diabaikan — bahkan nyaris hanya dijadikan pelengkap simbolik. Padahal, jika diberi ruang dan kepercayaan, mereka bisa menjadi mitra strategis dalam memastikan bahwa reformasi BUMN dan arah ekonomi baru Indonesia benar-benar dijalankan demi rakyat, bukan segelintir elit.

Optimisme atas Kepemimpinan Prabowo

Saya optimis, Prabowo memiliki kapasitas dan kompetensi untuk melakukan reformasi ini secara menyeluruh dan terarah. Prabowo bukan hanya berlatar belakang militer yang nasionalis, tetapi juga seorang pengusaha profesional, intelektual dan politisi berpengalaman. Ia adalah figur yang selama pasca-reformasi relatif tidak terlibat dalam berbagai kekeliruan kebijakan besar yang melukai publik.

Lebih dari itu, Prabowo memahami bagaimana ekonomi Orde Baru dibangun, mengetahui semangat dan tuntutan reformasi, dan memiliki visi jangka panjang bagi Indonesia ke depan. Dan yang paling penting: Prabowo adalah sosok yang tidak mudah ditekan oleh kekuatan ekonomi dan politik, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Ini menjadi modal penting untuk mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan nasional, bukan pada kepentingan oligarki, pasar bebas tanpa kendali, atau tekanan geopolitik luar.

Inilah momen di mana Prabowo bisa menempatkan dirinya tidak hanya sebagai presiden, tetapi sebagai arsitek ekonomi nasional baru — yang membangun dari fondasi reformasi.***

Jakarta, 21 Agustus 2025

Opini tayang di Sorot Merah Putih

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriDasar Ekonomi BaruHasanuddin koordinator SIAGA 98IRC for ReformPresiden Prabowo Subianto
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

PT KAI Segera Luncurkan Kereta Petani dan Pedagang untuk Menggerakan Ekonomi Masyarakat

Post Selanjutnya

Kado Kemerdekaan, PLN Salurkan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

RelatedPosts

Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

18 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026
Ahmad Ramdani, Camat Pangatikan

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

12 Februari 2026
Post Selanjutnya
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu (kedua dari kiri) berfoto bersama salah satu penerima manfaat program Light Up The Dream (LUTD) pascapenyalaan simbolis listrik Program LUTD di Sorong, Papua Barat Daya pada Rabu (20/8).

Kado Kemerdekaan, PLN Salurkan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Discussion about this post

KabarTerbaru

Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

24 Februari 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Bupati Garut Evaluasi Pengelolaan Wisata Pantai Santolo

24 Februari 2026

Dasco Minta Impor 105 Ribu Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih Ditunda

24 Februari 2026
Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya sepakat mengembalikan dana beasiswa beserta bunga usai video viral.

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

23 Februari 2026

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

23 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Hormati Putusan KIP Soal Dokumen TWK, Eks Pegawai Desak Pemulihan Status

23 Februari 2026

“Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kakorlantas Polri: Lebaran Makin Berkesan

23 Februari 2026
Gedung Merah Putih KPK, di Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Datangi KPK, Menag Nasaruddin Umar Laporkan Penggunaan Jet Pribadi

23 Februari 2026

Seskab Teddy: Kerja Sama Dagang RI-AS Tak Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal dan Izin BPOM

23 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com