• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 27, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

“KESEIMBANGAN” : Membaca Konfigurasi Kedepan

Redaksi oleh Redaksi
18 Februari 2024
di Kabar Terkini, Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Mangapul Silalahi
Wakil Komandan TKN Golf;
Jubir Koalisi Indonesia Maju (KIM);
Waketum PRIMA

Jakarta, Kabariku- Lupakan sejenak hiruk pikuk yang terjadi. Puas tidak puas, silahkan tempuh instrumen legal atau tidak, jika siap tentunya. Belajar berpikir menjadi negarawan yang bertindak jangka panjang.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hampir 80 tahun usia Republik. Jika kita kilas balik akan sangat panjang, kita random saja paska 1945 dimana kekuatan-kekuatan politik merumuskan berbagai hal yang menyangkut urusan berbangsa dan bernegara.

RelatedPosts

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

Kabinet jatuh bangun, pemberontakan muncul dimana-mana, terbuka atau tertutup. Sejarah kemudian mencatat, paska 1965 tepatnya 1968 muncul kekuatan politik tunggal, yang disokong tiga kekuatan dibawahnya.

Kritik pertama muncul era 1970-an sampai memuncak di 1974, empat tahun kemudian perlawanan terbuka muncul dari Bandung, 1978. Paska itu, kekuatan berserak, namun era 1980-an berbagai evaluasi & pola mulai bergeser.

Situasi internasional mulai berubah, 1989 Eropa berubah, Tiannamen mempertahankan dominasi. Kekuatan-kekuatan mulai mengkonsolidasikan diri dan berpuncak pada 1998. 48 partai politik pada tahun 1999 mengisi ruang-ruang bersamaan dengan munculnya pengawasan baik lokal maupun asing.

Perlahan kekuatan sipil mendominasi, isu yang masih tergiang diera 90-an awal. Dua simbol yang dijadikan rujukan muncul sebagai pemimpin namun tak lama. 2004-2009 muncul kekuatan politik baru namun hanya satu dekade.

Ditengah berbagai perubahan fundamental ketatanegaraan, pada tahun 2012 pendulum politik bergeser dengan munculnya pemimpin daerah yang naik panggung nasional.

Baca Juga  Pra Launching dan Bedah Buku "Hitungan Jari Yang Sampai"

Belum genap menyelesaikan tugasnya, panggilan lain muncul 2014-2019, disela munculnya kekuatan penyeimbang 2017. 2019-2024 meski belum berakhi, namun kembali lagi, satu dekade.

Inilah pesan yang mampu kita tangkap bahwa paska reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dirumuskan oleh semua anak bangsa harus memiliki keseimbangan dan mengarah pada perlunya sirkulasi kepemimpinan nasional secara alamiah namun terbatas.

Kita boleh mengkritik secara keras siapapun pimpinan nasional paska reformasi. Sebaliknya, kita juga perlu memikirkan ulang bagaimana menjaga keseimbangan ditengah pesatnya kemajuan teknologi, munculnya peradaban-peradaban baru berbentuk startup, AI dan seterusnya.

Munculnya dunia anak muda yang memiliki sikap, pandangan dan cara memandang dunia dalam versi mereka.

Apakah ideologi sudah mati seperti analisi Francis Fukuyama atau kita akan shock oleh Alvin Toffer seteleh benturan peradaban yang diurai Samuel Huntington?

Membaca ulang perjalanan bangsa ini menjadi relevan bukan sekerdar pilpres ini. Bahwa itu penting semua sepakat, namun pesan-pesan yang tak tertulis perlu juga kita baca. Meski kemampuan membaca kita tidak semua sama.

Sampai hari ini dan kapanpun, ucapan The Legend itu tetap relevan; “Jadilah murid dari Timur yang belajar dari Barat”.

Suka tidak suka, percaya atau tidak, kita memang harus membatasi usia kekuasaan pada satu kelompok yang dipercaya harus terbatas.

Undang-Undang memang telah mengatur meski mudah saja mengubahnya saat syahwat kekuasaan diubun-ubun kepala, namun sebuah aksioma kutemukan hari-hari ini.

Berbangsa dan bernegara ini yang dibangun dan disepakati oleh semua anak bangsa memerlukan keseimbangan.

Sebuah kontemplasi menunggu air matang untuk menyeduh kopi.

“Jangan pernah lelah mencintai bangsa ini”.***

Jakarta, 17 Februari 2024

Red/K.101

Tags: Koalisi Indonesia MajuMangapul SilalahiPaska reformasiPRIMATKN Golf
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Momen Hari Jadi Garut, Barnas Adjidin Bersama Teten Masduki Luncurkan Program ‘Kota Masa Depan’

Post Selanjutnya

Gagalkan Peredaran Miras: Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

RelatedPosts

dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026
Foto: Istimewa

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

23 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026
Post Selanjutnya

Gagalkan Peredaran Miras: Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

Sat Narkoba Polres Garut Sita Ribuan Miras Milik RH dan AS di Wilayah Garut Utara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Usai Dikukuhkan, DPC PKB Garut Bidik 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

27 Juli 2026

Wakil Ketua Komisi III DPRD Turidi Dorong MUI Jadi Motor Perubahan, Warga Tangerang Diminta Tak Terjebak Konten Negatif

27 Juli 2026

Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Tegaskan Kejagung Berbenah dan Pastikan Proses Hukum Transparan

27 Juli 2026

DPC GMNI Jakarta Timur Desak Polisi Ungkap Fakta Kematian Karumga Eks Jampidsus

27 Juli 2026

Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Ditutup, UMKM Lokal Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

27 Juli 2026
dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026

Infast Bestari: Kritik Presiden Prabowo terhadap Neoliberalisme Harus Berlanjut ke Reformasi Kebijakan Sosial yang Universal

26 Juli 2026

Muslimat NU Garut Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Parenting, Soroti Ancaman Gadget hingga Judi Online

26 Juli 2026
Dok.Foto ilustrasi: Istimewa

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

26 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

    Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com