• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 20, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

“KESEIMBANGAN” : Membaca Konfigurasi Kedepan

Redaksi oleh Redaksi
18 Februari 2024
di Kabar Terkini, Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Mangapul Silalahi
Wakil Komandan TKN Golf;
Jubir Koalisi Indonesia Maju (KIM);
Waketum PRIMA

Jakarta, Kabariku- Lupakan sejenak hiruk pikuk yang terjadi. Puas tidak puas, silahkan tempuh instrumen legal atau tidak, jika siap tentunya. Belajar berpikir menjadi negarawan yang bertindak jangka panjang.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hampir 80 tahun usia Republik. Jika kita kilas balik akan sangat panjang, kita random saja paska 1945 dimana kekuatan-kekuatan politik merumuskan berbagai hal yang menyangkut urusan berbangsa dan bernegara.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

Kabinet jatuh bangun, pemberontakan muncul dimana-mana, terbuka atau tertutup. Sejarah kemudian mencatat, paska 1965 tepatnya 1968 muncul kekuatan politik tunggal, yang disokong tiga kekuatan dibawahnya.

Kritik pertama muncul era 1970-an sampai memuncak di 1974, empat tahun kemudian perlawanan terbuka muncul dari Bandung, 1978. Paska itu, kekuatan berserak, namun era 1980-an berbagai evaluasi & pola mulai bergeser.

Situasi internasional mulai berubah, 1989 Eropa berubah, Tiannamen mempertahankan dominasi. Kekuatan-kekuatan mulai mengkonsolidasikan diri dan berpuncak pada 1998. 48 partai politik pada tahun 1999 mengisi ruang-ruang bersamaan dengan munculnya pengawasan baik lokal maupun asing.

Perlahan kekuatan sipil mendominasi, isu yang masih tergiang diera 90-an awal. Dua simbol yang dijadikan rujukan muncul sebagai pemimpin namun tak lama. 2004-2009 muncul kekuatan politik baru namun hanya satu dekade.

Ditengah berbagai perubahan fundamental ketatanegaraan, pada tahun 2012 pendulum politik bergeser dengan munculnya pemimpin daerah yang naik panggung nasional.

Baca Juga  Hitungan Jari Yang Sampai

Belum genap menyelesaikan tugasnya, panggilan lain muncul 2014-2019, disela munculnya kekuatan penyeimbang 2017. 2019-2024 meski belum berakhi, namun kembali lagi, satu dekade.

Inilah pesan yang mampu kita tangkap bahwa paska reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dirumuskan oleh semua anak bangsa harus memiliki keseimbangan dan mengarah pada perlunya sirkulasi kepemimpinan nasional secara alamiah namun terbatas.

Kita boleh mengkritik secara keras siapapun pimpinan nasional paska reformasi. Sebaliknya, kita juga perlu memikirkan ulang bagaimana menjaga keseimbangan ditengah pesatnya kemajuan teknologi, munculnya peradaban-peradaban baru berbentuk startup, AI dan seterusnya.

Munculnya dunia anak muda yang memiliki sikap, pandangan dan cara memandang dunia dalam versi mereka.

Apakah ideologi sudah mati seperti analisi Francis Fukuyama atau kita akan shock oleh Alvin Toffer seteleh benturan peradaban yang diurai Samuel Huntington?

Membaca ulang perjalanan bangsa ini menjadi relevan bukan sekerdar pilpres ini. Bahwa itu penting semua sepakat, namun pesan-pesan yang tak tertulis perlu juga kita baca. Meski kemampuan membaca kita tidak semua sama.

Sampai hari ini dan kapanpun, ucapan The Legend itu tetap relevan; “Jadilah murid dari Timur yang belajar dari Barat”.

Suka tidak suka, percaya atau tidak, kita memang harus membatasi usia kekuasaan pada satu kelompok yang dipercaya harus terbatas.

Undang-Undang memang telah mengatur meski mudah saja mengubahnya saat syahwat kekuasaan diubun-ubun kepala, namun sebuah aksioma kutemukan hari-hari ini.

Berbangsa dan bernegara ini yang dibangun dan disepakati oleh semua anak bangsa memerlukan keseimbangan.

Sebuah kontemplasi menunggu air matang untuk menyeduh kopi.

“Jangan pernah lelah mencintai bangsa ini”.***

Jakarta, 17 Februari 2024

Red/K.101

Tags: Koalisi Indonesia MajuMangapul SilalahiPaska reformasiPRIMATKN Golf
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Momen Hari Jadi Garut, Barnas Adjidin Bersama Teten Masduki Luncurkan Program ‘Kota Masa Depan’

Post Selanjutnya

Gagalkan Peredaran Miras: Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026

DPR WAJIB SAHKAN UU PERAMPASAN ASET. JANGAN JADIKAN HAM SEBAGAI TAMENG KORUPTOR.

16 Juli 2026

WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

15 Juli 2026
Post Selanjutnya

Gagalkan Peredaran Miras: Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

Sat Narkoba Polres Garut Sita Ribuan Miras Milik RH dan AS di Wilayah Garut Utara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Raih Pemred Award 2026,  Benyamin Davnie  Sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Komunikasi Publik

20 Juli 2026

Wamensos Agus Jabo Motivasi Siswa Sekolah Rakyat: Setiap Anak Punya Potensi Berprestasi

20 Juli 2026

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia, Tinggalkan Istri dan Tiga Anak

20 Juli 2026

Bambang Haryadi Tegaskan Prabowo Tak Pernah Campuri Proses Penegakan Hukum

20 Juli 2026

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tekuk Argentina 1-0 di Extra Time, Ferran Torres Jadi Penentu

20 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Anak Hotman Paris Kritik Ayahnya Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Pencitraan

19 Juli 2026

Benyamin Ungkap Pemkot Tangsel Catat Penurunan Stunting, Prevalensi 2026 Tinggal 8,2 Persen

19 Juli 2026

KBM UNPAM Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

19 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com