• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Mei 11, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

“KESEIMBANGAN” : Membaca Konfigurasi Kedepan

Redaksi oleh Redaksi
18 Februari 2024
di Kabar Terkini, Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Mangapul Silalahi
Wakil Komandan TKN Golf;
Jubir Koalisi Indonesia Maju (KIM);
Waketum PRIMA

Jakarta, Kabariku- Lupakan sejenak hiruk pikuk yang terjadi. Puas tidak puas, silahkan tempuh instrumen legal atau tidak, jika siap tentunya. Belajar berpikir menjadi negarawan yang bertindak jangka panjang.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hampir 80 tahun usia Republik. Jika kita kilas balik akan sangat panjang, kita random saja paska 1945 dimana kekuatan-kekuatan politik merumuskan berbagai hal yang menyangkut urusan berbangsa dan bernegara.

RelatedPosts

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

Kabinet jatuh bangun, pemberontakan muncul dimana-mana, terbuka atau tertutup. Sejarah kemudian mencatat, paska 1965 tepatnya 1968 muncul kekuatan politik tunggal, yang disokong tiga kekuatan dibawahnya.

Kritik pertama muncul era 1970-an sampai memuncak di 1974, empat tahun kemudian perlawanan terbuka muncul dari Bandung, 1978. Paska itu, kekuatan berserak, namun era 1980-an berbagai evaluasi & pola mulai bergeser.

Situasi internasional mulai berubah, 1989 Eropa berubah, Tiannamen mempertahankan dominasi. Kekuatan-kekuatan mulai mengkonsolidasikan diri dan berpuncak pada 1998. 48 partai politik pada tahun 1999 mengisi ruang-ruang bersamaan dengan munculnya pengawasan baik lokal maupun asing.

Perlahan kekuatan sipil mendominasi, isu yang masih tergiang diera 90-an awal. Dua simbol yang dijadikan rujukan muncul sebagai pemimpin namun tak lama. 2004-2009 muncul kekuatan politik baru namun hanya satu dekade.

Ditengah berbagai perubahan fundamental ketatanegaraan, pada tahun 2012 pendulum politik bergeser dengan munculnya pemimpin daerah yang naik panggung nasional.

Belum genap menyelesaikan tugasnya, panggilan lain muncul 2014-2019, disela munculnya kekuatan penyeimbang 2017. 2019-2024 meski belum berakhi, namun kembali lagi, satu dekade.

Baca Juga  Renstra Disnakertrans Menggagas 'Gentra Karya' Strategi Kolaborasi Penurunan Angka Pengangguran di Kabupaten Garut

Inilah pesan yang mampu kita tangkap bahwa paska reformasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dirumuskan oleh semua anak bangsa harus memiliki keseimbangan dan mengarah pada perlunya sirkulasi kepemimpinan nasional secara alamiah namun terbatas.

Kita boleh mengkritik secara keras siapapun pimpinan nasional paska reformasi. Sebaliknya, kita juga perlu memikirkan ulang bagaimana menjaga keseimbangan ditengah pesatnya kemajuan teknologi, munculnya peradaban-peradaban baru berbentuk startup, AI dan seterusnya.

Munculnya dunia anak muda yang memiliki sikap, pandangan dan cara memandang dunia dalam versi mereka.

Apakah ideologi sudah mati seperti analisi Francis Fukuyama atau kita akan shock oleh Alvin Toffer seteleh benturan peradaban yang diurai Samuel Huntington?

Membaca ulang perjalanan bangsa ini menjadi relevan bukan sekerdar pilpres ini. Bahwa itu penting semua sepakat, namun pesan-pesan yang tak tertulis perlu juga kita baca. Meski kemampuan membaca kita tidak semua sama.

Sampai hari ini dan kapanpun, ucapan The Legend itu tetap relevan; “Jadilah murid dari Timur yang belajar dari Barat”.

Suka tidak suka, percaya atau tidak, kita memang harus membatasi usia kekuasaan pada satu kelompok yang dipercaya harus terbatas.

Undang-Undang memang telah mengatur meski mudah saja mengubahnya saat syahwat kekuasaan diubun-ubun kepala, namun sebuah aksioma kutemukan hari-hari ini.

Berbangsa dan bernegara ini yang dibangun dan disepakati oleh semua anak bangsa memerlukan keseimbangan.

Sebuah kontemplasi menunggu air matang untuk menyeduh kopi.

“Jangan pernah lelah mencintai bangsa ini”.***

Jakarta, 17 Februari 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Koalisi Indonesia MajuMangapul SilalahiPaska reformasiPRIMATKN Golf
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Momen Hari Jadi Garut, Barnas Adjidin Bersama Teten Masduki Luncurkan Program ‘Kota Masa Depan’

Post Selanjutnya

Gagalkan Peredaran Miras: Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

RelatedPosts

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

8 Mei 2026

Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

8 Mei 2026

Pimpin HUT ke-75, Jaksa Agung Tegaskan PERSAJA Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Mengawal Stabilitas Nasional

7 Mei 2026
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memberikan keterangan pers usai menerima kunjungan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026)

Jenderal Dudung Abdurachman Ingatkan Tokoh Bangsa Jaga Persatuan dan Tidak Memprovokasi

5 Mei 2026
Foto Kantor Kompolnas : Istimewa

Cukup Sebagai Mitra Strategis, Kompolnas Tidak Perlu Kewenangan Eksekutorial

3 Mei 2026
Post Selanjutnya

Gagalkan Peredaran Miras: Operasi KRYD Libatkan 190 Personil Gabungan

Sat Narkoba Polres Garut Sita Ribuan Miras Milik RH dan AS di Wilayah Garut Utara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ilustrasi Flyover Bandung

KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

11 Mei 2026

Berliana pelajar SMAN 1 Garut raih atlet Selam Terbaik di Bandung Utama Finswimming 2026

11 Mei 2026

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026

Program MBG Butuh Dukungan Publik, BGN Perkuat Komunikasi dan Edukasi Digital

10 Mei 2026

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Tinjau Kesiapan PKW di LKP Aura Creative

10 Mei 2026

Survei IDM: Kepercayaan Publik ke Polri Capai 79,2 Persen, Penindakan Judol hingga TPPU Tuai Apresiasi

10 Mei 2026

Pertamina Fasilitasi Kunjungan Edukasi Mahasiswa Peserta M-Fest 2026 ke ORF Muara Karang

10 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026
Tom Lembong dan Miftah Sabri membahas dampak AI, dominasi algoritma, hingga tantangan pendidikan Indonesia (Istimewa)

Tom Lembong dan Miftah Sabri Kupas Bahaya AI dan Waspadai Dominasi Algoritma

10 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Letjen TNI Agus Widodo jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kemhan diisi Mayjen Bagus Suryadi.(Foto:Kemhan RI)

    Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Desak Sidang Etik Penyidik Polres Depok, Dugaan Pemerasan hingga Kriminalisasi Buruh Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com