• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 31, 2025
Kabariku
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
Home Nasional

Iklim Ekstrim, Ketua Kadin Garut Berharap Tidak Menjadi Krisis Pangan

Redaksi oleh Redaksi
18 September 2023
di Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan iklim yang tidak menentu telah menjadi tantangan serius yang memengaruhi sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Garut.

Perubahan cuaca ekstrem, perubahan pola hujan, dan ancaman lainnya telah menyebabkan ketidakpastian dalam produksi pertanian, yang pada gilirannya dapat berdampak pada ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam hal ini, Ketua Kadin Kabupaten Garut, Haji Yudi Nugraha Lasminingrat berharap Pemda Kabupaten Garut segara mencari solusi alternatif yang dapat membantu petani menyuplai produksinya dengan baik sambil menghindari inflasi dan kerawanan sosial.

RelatedPosts

Jadi Tersangka Korupsi K3 Kemnaker, Immanuel Ebenezer Dicopot dari Komisaris PT Pupuk Indonesia

Puan Maharani Sampaikan Belasungkawa dan Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Kematian Affan Kurniawan

Dewan Pers Imbau Insan Pers Profesional, Aparat Diminta Pastikan Keselamatan Liputan Demo

“Salah satu langkah penting yang harus diambil oleh pemda garut adalah diversifikasi pertanian,” kata H. Yudi. Senin (18/9/2023).

Kabupaten Garut, sebagai mana daerah lainnya memiliki beragam kondisi dan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman dan peternakan.

Karena itu, menurut Haji Yudi, Pemda Garut dapat berperan dalam mendorong petani untuk mempertimbangkan diversifikasi tanaman dan peternakan sebagai cara untuk mengurangi risiko dalam menghadapi perubahan iklim dan kemarau panjang.

“Ini juga dapat membantu meningkatkan pendapatan petani dan ketersediaan berbagai produk pertanian,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, perlu ada kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, dan kelompok petani serta stake holder lainya untuk bahu membahu.

“Tentu saja kita berharap Pemda Garut dapat memfasilitasi dialog antara semua pihak untuk mengidentifikasi masalah dan solusi yang tepat dalam menghadapi krisis pangan, termasuk memberikan pelatihan kepada petani tentang praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan yang dapat meningkatkan produktivitas mereka,” terang H. Yudi.

Baca Juga  Pesan Brigjen Pol Nurul Azizah ke Siswa Diktuk Ba Polwan: Jadilah Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Menurutnya, penting juga untuk mengawasi pasar lokal dan mencegah praktik harga tinggi yang merugikan konsumen.

“Dalam hal ini Kadin Garut dapat memainkan peran dalam memastikan bahwa pedagang di wilayah Kabupaten Garut tidak memanfaatkan situasi krisis untuk menaikkan harga secara tidak wajar dengan melakukan pengecekan langsung terhadap pada proses produksi hulu, hilir dan tengah baik produksi beras yang beredar di pasar modern maupun tradisional sebagai ratai produksi hilir, para pemilik gudang distributor sebagai pihak tengah yang berperan sebagai penyalur dan para petani sebagai subjek produk hulu yang memproduksi padi sebagai bahan dasar beras, peggecekan ini Kadin berharap bisa dilakukan bersam dengan melibatkan kerja sama dengan otoritas pengawasan harga dan regulasi pasar,” urainya.

Selanjutnya, H.Yudi berharap pemerintah hari ini dan saat mendatang bisa mendukung upaya untuk memperkuat rantai pasokan lokal.

“Ini mencakup membangun fasilitas penyimpanan yang baik, infrastruktur transportasi yang memadai, dan akses pasar yang lebih luas untuk produk-produk pertanian lokal ahar hal semacam ini tidak terjadi lagi dimasa mendatang,” jelas dia.

Dengan cara ini, kata H. Yudi, petani dapat memiliki lebih banyak opsi dalam menjual hasil panen mereka, dan konsumen akan mendapatkan akses yang lebih mudah ke produk-produk pertanian.

Pada akhirnya, dalam menghadapi perubahan iklim dan krisis pangan, Haji Yudi sebagai Kadin Kabupaten Garut , juga menghimbau kepada pemerintah Kabupaten Garut, agar mengambil peran aktif dalam mempromosikan pertanian yang berkelanjutan, mendiversifikasi produksi, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat rantai pasokan lokal.

“Dengan kerja sama yang baik antara semua pemangku kepentingan, kami dapat memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi sambil mengurangi kerawanan sosial dan inflasi yang dapat timbul dalam situasi krisis,” katanya.

Baca Juga  Raport Merah, KAMMI Jabar: Pemprov Gagal Atasi Problem Sampah di Jawa Barat

Berikut petikan saat mewawancarai Ketua Kadin Kabupaten Garut :

Kabariku: Salah satu permasalahan yang tengah menjadi sorotan adalah cuaca ekstrem dan kemarau panjang yang berdampak pada gagal panen petani di Kabupaten Garut. Bagaimana Kadin Kabupaten Garut melihat situasi ini?

Ketua Kadin Kabupaten Garut (K): Kami sangat prihatin dengan dampak cuaca ekstrem dan kemarau yang berkepanjangan ini terhadap para petani di Garut. Gagal panen dan bahkan ada yang tidak bisa menanam sama sekali, tentu merupakan masalah yang sangat serius.

Kabariku: Tentu, situasinya sangat mendesak. Bagaimana menurut Anda langkah-langkah solutif yang harus segera diambil untuk membantu para petani dan mengatasi krisis pangan yang mungkin akan terjadi?

K: Kami meyakini bahwa penanganan masalah ini harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah daerah, lembaga-lembaga terkait, dan masyarakat. Pertama, kami akan berupaya memobilisasi sumber daya dan logistik untuk mendistribusikan air irigasi ke daerah yang terdampak kekeringan.

Kabariku: Itu adalah langkah yang sangat penting. Bagaimana dengan para petani yang telah gagal panen? Bagaimana Kadin berencana membantu mereka?

K: Kami akan mengadvokasi agar pemerintah daerah memberikan bantuan langsung kepada petani yang telah gagal panen. Selain itu, kami akan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan agar mereka dapat lebih siap menghadapi perubahan iklim di masa depan.

Kabariku: Masalah harga beras yang tinggi juga menjadi perhatian. Apa rencana Kadin untuk mengatasi hal ini?

K: Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam rantai pasokan beras, mulai dari petani hingga pedagang. Kami akan mengupayakan agar harga beras tetap terjangkau bagi konsumen sambil memastikan petani tetap mendapatkan hasil yang adil dari usahanya.

Kabariku: Ini adalah situasi yang membutuhkan kerjasama semua pihak. Bagaimana pendapat Anda mengenai kolaborasi antara Kadin, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga terkait dalam menangani masalah ini?

K: Kolaborasi adalah kunci sukses dalam mengatasi krisis ini. Kami akan bekerja erat dengan pemerintah daerah, Dinas Pertanian, Badan Penanggulangan Bencana, serta lembaga-lembaga yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan sumber daya air dan pertanian. Bersama-sama, kita harus bergerak dengan cepat dan tepat.

Baca Juga  Pemkab Garut Dukung Program Sidang Keliling Pengadilan Negeri Garut

Kabariku:Terima kasih banyak, Pak Haji Yudi Nugraha, atas pandangan dan rencananya dalam mengatasi situasi yang sangat kritis ini. Kami berharap langkah-langkah yang diambil akan membantu para petani dan mengurangi dampak dari krisis pangan di Garut.

K: Terima kasih kepada Anda juga, semoga upaya bersama kita dapat memberikan solusi yang cepat, tepat, dan akurat bagi masyarakat Garut.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: KADIN GarutPerubahan Iklim dan Krisis PanganYudi Lasminingrat
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

PIJAR Indonesia Menuntut Klarifikasi Kabar Viral “ADA CAPRES NAMPAR WAMEN DI RUANG RAPAT?”

Post Selanjutnya

September Ceria Bagi Petani Perhutanan Sosial

RelatedPosts

Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel sesaat setelah ditetapkan tersangka bersama 10 orang lainnya dalam dugaan kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker

Jadi Tersangka Korupsi K3 Kemnaker, Immanuel Ebenezer Dicopot dari Komisaris PT Pupuk Indonesia

30 Agustus 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani/IST

Puan Maharani Sampaikan Belasungkawa dan Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Kematian Affan Kurniawan

30 Agustus 2025

Dewan Pers Imbau Insan Pers Profesional, Aparat Diminta Pastikan Keselamatan Liputan Demo

29 Agustus 2025
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa, Perintahkan Usut Tuntas Insiden Demonstrasi

29 Agustus 2025
Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi dalam pembukaan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025).

Ketum Apkasi, Bursah Zarnubi Tegaskan Semangat Kemandirian Daerah dan Kebijakan Fiskal Berkeadilan

28 Agustus 2025

Wamen Dilarang Rangkap Jabatan Komisaris, Berikut Amar Putusan MK

28 Agustus 2025
Post Selanjutnya

September Ceria Bagi Petani Perhutanan Sosial

Sebar Hoaks Tentang Prabowo, PPJNA 98 Tegas Katakan "Tangkap dan Penjarakan"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Nilai ijazah SMP Ahmad Sahroni kini ramai berseliweran di jagat maya usai rumahnya habis dijarah massa/Screenshot video warga

Nilai Ijazah SMP Crazy Rich Ahmad Sahroni Berseliweran di Jagat Maya, Usai Rumahnya Habis Dijarah Massa

30 Agustus 2025

Demi Tingkatkan Kompetensi Bidang Kerja Sama, Kemenimipas Gandeng Kemenlu

30 Agustus 2025

Beras SPHP di Koperasi Merah Putih Bisa Digunakan untuk Makan Bergizi Gratis

30 Agustus 2025

KDM Akan Bantu Korban Terdampak Kerusuhan Unjuk Rasa di Kota Bandung

30 Agustus 2025
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jakarta, Puji Hartoyo/Dok. KPID Jakarta

Puji Hartoyo Tegas Membantah KPID Jakarta Keluarkan Edaran Pembatasan Liputan Demo

30 Agustus 2025
Wamenpar Ni Luh Puspa berkesempatan mencoba proses menenun Sekomandi dengan alat tenun tradisional gedogan, Dalam kunjungan kerja ke Rumah Tenun Sekomandi, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/8/2025)./Kemenpar

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

30 Agustus 2025
Tindakan Aparat Kepolisian pada massa aksi buruh 28 Agustus (dok Institute for Criminal Justice Reform)

Polisi Superpower: Brutalitas Berulang, Presiden Harus Distribusikan Berbagai Fungsi Polri Sekarang!

30 Agustus 2025
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel sesaat setelah ditetapkan tersangka bersama 10 orang lainnya dalam dugaan kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker

Jadi Tersangka Korupsi K3 Kemnaker, Immanuel Ebenezer Dicopot dari Komisaris PT Pupuk Indonesia

30 Agustus 2025
Bentuk Solidaritas, GOTO Tanggung Biaya dan Bantu Pendidikan Adik Affan/GOTO

GOTO Dampingi Keluarga Mitra Driver Gojek Affan Kurniawan

30 Agustus 2025

Kabar Terpopuler

  • Bukan demo bubarkan DPR, ini merupakan demo mahasiswa di DPR RI beberapa tahun lalu/ humbanghasundutankab.go.id

    Isu Panas Demo Besar Bubarkan DPR 25 Agustus 2025, Ini Hasil Penelusuran Fakta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo Ricuh di Bandung, Rumah Aset MPR Dihantam Molotov hingga Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atalia Praratya Pamer Kemesraan dengan Ridwan Kamil, Kata-katanya Menyentuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja Pariwisata akan Makzulkan KDM Karena Study Tour, Warganet: Kelihatan Banget Berharap Duit Sekolahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nilai Ijazah SMP Crazy Rich Ahmad Sahroni Berseliweran di Jagat Maya, Usai Rumahnya Habis Dijarah Massa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Tajam Mahfud MD: Jokowi Rusak Demokrasi, Hancurkan Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Xiaomi 15T Series Siap Meluncur di Indonesia, Usung Performa Kencang dan Kamera Leica 50 MP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Kabariku - partner by Sorot Merah Putih.

Tidak ada hasil
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra

© 2024 Kabariku - partner by Sorot Merah Putih.